Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN INTERNET SEHAT UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA CYBER BULLYING PADA SISWA DI SMK CITRA NUSANTARA PANONGAN Lely Panca Andriyanto; Nanang Nanang; Meidy Fajar Wahyu
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.634 KB)

Abstract

The development of internet technology is growing so rapidly. The internet has become an inseparable part of modern human life. From year to year the internet in Indonesia is growing very fast. Currently the internet is a primary need because it fulfills almost all areas of life. From the smallest thing to the most complex, everything can be done with the internet. Behind the benefits are so great, the internet has a negative impact. One of the negative impacts is cyber crime. In Indonesia, the number of internet users is dominated by teenagers or students aged 15-19 years. Internet crimes that often befall students are Cyber Bullying. From the problems that occurred, the community service team  has carried out service activities with the theme of Socializing the Use of Healthy Internet to increase knowledge about the dangers of Cyber Bullying in students at SMK Citra Nusantara Panongan. This activity aims to provide counseling to students and vocational school students how to use internet technology wisely so that students avoid Cyber Bullying.
Pengenalan Dan Sosialisasi Web 2.0 Dan Web 3.0 Sekolah Alia Islamic School Tangerang Meidy Fajar Wahyu; Nanang; Ade Putra Prima Suhendri
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 : Juli (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran teknologi website dan disertai dengan adanya layanan jaringan internet, merupakan salah satu pencapaian terbesar di bidang teknologi informasi yang dihasilkan dari penelitian oleh para peneliti dan pakar teknologi informasi. Website merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat modern sekarang ini,baik itu digunakan untuk melakukan transaksi, penyebaran informasi, maupun pencarian informasi. Sama halnya dengan perkembangan telepon yang akhirnya menjadi handphone, kini dalam dunia internet, web juga mengalami perkembangan. Web atau Internet yang kita gunakan saat ini merupakan generasi ke tiga atau sering disebut dengan web 3.0. Kehadiran web 3.0 atau Internet generasi ketiga telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara berkomunikasi dan berinteraksi di dunia maya. Web 3.0 memiliki konten yang lebih bermakna dan lebih terpersonalisasi. Internet generasi ke tiga ini juga sudah mampu mendukung komunikasi real time (langsung) dan mendukung tumbunya portal-portal tiga dimensi (3D) sekaligus mendukung penyajian informasi grafis, pendidikan, dan bisnis secara terintegrasi. Dengan kehadiran Web 3.0 atau Internet generasi ketiga telah memungkinkan berlangsungnya komunikasi seperti halnya dakwah secara lebih interaktif dan realtime. Web 3.0 didefinisikan sebagai web semantik dan terpersonalisasi yang mampu memberi layanan dan konten berkualitas tinggi dengan menggunakan teknologi web 2.0 sebagai platform pendorong. Web 3.0 juga dikatakan sebagai web semantik karena kemampuannya yang lebih personal dan real time. Internet generasi baru ini dapat memanfaatkan kecerdasan kolektif dan memfasilitasi komputasi partisipatif. Akibat dari kehadiran teknologi web 3.0 telah pula memunculkan cara berkomunikasi baru yang sifatnya kolaboratif dan partisipatif dan juga lebih terpesonalisasi di dunia online. Kegiatan pengabdian kegiatan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengarahan dalam wawasan pengetahuan Pengenalan dan Sosialisasi Web 2.0 dan Web 3.0 di Sekolah Alia Islamic School. Pada kenyataannya, Pengenalan dan Sosialiasi ini sangat bermanfaat pada siswa-siswa Alia Islamic School karena berdampak posistif dalam pemahaman teknologi, kemajuan teknologi internet, bagaimana penerapan web serta implementasi web itu sendiri pada era zaman sekarang. Pengenalan dan Sosialisasi Web 2.0 dan Web 3.0 di Sekolah ALIA Islamic school kususnya terhadap para siswa-siswa. Pengenalan dan sosialisasi ini akan dilakukan beberapa tahapan, seperti analisis dunia web, sejarah web, desain web, pengembangan data, serta implementasi dalam dunia web.
IMPLEMENTASI ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK PROGRAM CEGAH STUNTING (STUDI KASUS: PUSKESMAS BOJONGSARI DEPOK) Asha Riska Amalia; Meidy Fajar Wahyu
Informatika: Jurnal Teknik Informatika dan Multimedia Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober : JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN MULTIMEDIA
Publisher : LPPM Politeknik Pratama Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/informatika.v5i2.1378

Abstract

Stunting in toddlers remains a major public health challenge in Indonesia as it has long-term impacts on children’s growth and quality of life. Manual detection through community health posts often requires considerable time, is prone to errors, and lacks practical tools that can be independently used by the community. This study aims to develop an application based on the Naïve Bayes algorithm to support early detection of stunting risk among toddlers in the Bojongsari Community Health Center, Depok. The research employed a quantitative descriptive approach using the CRISP-DM method, involving data collection of children aged 0–59 months through observation, interviews, and documentation, followed by data cleaning, modeling with Naïve Bayes, and evaluation based on accuracy. The results indicate that the application successfully classifies toddlers’ nutritional status into normal or stunting categories with good accuracy, while providing a simple and user-friendly interface for independent use. The findings conclude that the implementation of the Naïve Bayes algorithm is effective in accelerating stunting risk detection and enhancing community participation in prevention efforts, which ultimately contributes to more efficient health services and reduced stunting prevalence.