Muhafizah Muhafizah
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESEPSI TRADISI YASINAN PASAR OLEH PENDUDUK MIGRASI DI DESA PADANG TIKAR, KABUPATEN KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT Muhafizah Muhafizah; Muhammad Riyan Hidayat
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 3 No. 2 (2022): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v3i2.151

Abstract

Abstract The research on the Living Qur'an in this paper discusses the reception of the yasinan Pasar tradition, which was revived as a form of response to the revelation of Allah, namely Al-Qur'an. The transmission of societal traditions must be distinct from the informative and performative side of a figure in some places. This research focuses on the yasinan Pasar tradition of migrating residents in Padang Tikar village, Kubu Raya district, West Kalimantan province. Through this writing, two things become the author's concern, namely, how is the reception of yasinan Pasar tradition by migratory residents in the village of Padang Tikar? and how do migrate populations strengthen relationships among people? To answer these concerns, observation, interview, and documentation techniques are used by presenting the research results in receptions of the yasinan Pasar tradition by migratory residents in the village of Padang Tikar. This research was strengthened by observations and interviews conducted by researchers with authoritative parties in carrying out this tradition. Thus, the results of this study found that there are two of the three typologies in the reception study, namely the available reception of the yasinan Pasar tradition as an amaliah worship and the aesthetic reception of the yasinan tradition (reciting with tadwir at moderate speed).   Abstrak Penelitian Living Qur’an dalam tulisan ini membahas tentang resepsi tradisi yasinan pasar yang dihidupkan sebagai bentuk respon atas diturunkannya wahyu Allah, yakni Al-Qur’an. Transmisi tradisi kemasyarakatan tidak akan lepas dari sisi informatif dan performatif dari seorang figur di sebuah tempat. Fokus pada penelitian ini yaitu tradisi yasinan pasar penduduk migrasi di desa Padang Tikar, kabupaten Kubu Raya, provinsi Kalimantan Barat. Melalui tulisan ini, terdapat dua hal yang menjadi keresahan penulis yakni bagaimana resepsi tradisi yasinan pasar oleh penduduk migrasi di desa Padang Tikar? dan bagaimana penduduk migrasi memperkuat hubungan antar sesama?. Untuk menjawab keresahan tersebut, maka menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan menyajikan hasil dari penelitian berupa resepsi tradisi yasinan pasar oleh penduduk migrasi di desa Padang Tikar. Penelitian ini diperkuat dengan pengamatan dan wawancara yang dilakukan peneliti kepada pihak otoritatif dalam pelaksanaan tradisi tersebut. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini ditemukan ada dua tipologi dari tiga tipologi dalam kajian resepsi, yaitu resepsi fungsional tradisi yasinan sebagai ibadah amaliah dan resepsi estetis tradisi yasinan (pembacaan dengan tadwir dengan kecepatan sedang).   Keywords: Reception, Yasinan Tradition, Migration Population, Padang Tikar Village.   Abstrak Penelitian Living Qur’an dalam tulisan ini membahas tentang resepsi tradisi yasinan pasar yang dihidupkan sebagai bentuk respon atas diturunkannya wahyu Allah, yakni Al-Qur’an. Dalam hal ini yang menjadi objek adalah penduduk migrasi di desa Padang Tikar, kabupaten Kubu Raya, provinsi Kalimantan Barat. Penulis tertarik untuk menjelaskan bagaimana resepsi tradisi yasinan pasar oleh penduduk migrasi di desa Padang Tikar dan bagaimana penduduk migrasi memperkuat hubungan antar sesama dengan mengadakan kegiatan positif rutinan seperti kegiatan yasinan yang kemudian menjadi tradisi di tempat yang bukan tempat asal mereka. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan menyajikan hasil dari penelitian berupa resepsi tradisi yasinan pasar oleh penduduk migrasi di desa Padang Tikar. Penelitian ini diperkuat dengan pengamatan dan wawancara yang dilakukan peneliti kepada pihak yang merupakan pengurus inti dari kegiatan yasinan pasar tersebut. Hasil dari penelitian ini ditemukan ada dua tipologi dari tiga tipologi dalam kajian resepsi, yaitu resepsi fungsional tradisi yasinan sebagai ibadah amaliah dan resepsi estetis tradisi yasinan (pembacaan dengan tadwir dengan kecepatan sedang).   Kata Kunci:  Resepsi, Tradisi yasinan, Penduduk Migrasi, Desa Padang Tikar.
PENCIPTAAN ALAM SEMESTA DALAM AL-QUR’AN DAN TANAKH (YAHUDI) : PENDEKATAN INTERTEKSTUALITAS JULIA KRISTEVA Muhafizah Muhafizah
Mafatih Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Mafatih : Jurnal Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Publisher : IAT IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/mafatih.v1i2.499

Abstract

Abstract This article discusses the creation of nature in the Qur'an. As the title of this article suggests, the author is interested in explaining how the comparisons and differences in the creation of nature are found in the Qur'an, the Muslim book and the Tanakh, the Jewish book, because of the similarities between the two in explaining the creation of nature. Therefore, in this paper the author uses the intertextuality approach initiated by Julia Kristeva to compare the Qur'an and the Tanakh. The result of this paper from a structural point of view is the dominant overstatement equation, so that the parallel principle is slightly superior in the three sections, then the exception, haplology, and conversion principles are also found in each section. The fundamental difference lies in how the natural processes were created, in what stages they occurred, and the order in which the universe was created.