Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Vol. 3 No. 2 (2022): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta

RESEPSI TRADISI YASINAN PASAR OLEH PENDUDUK MIGRASI DI DESA PADANG TIKAR, KABUPATEN KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT

Muhafizah Muhafizah (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
Muhammad Riyan Hidayat (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2022

Abstract

Abstract The research on the Living Qur'an in this paper discusses the reception of the yasinan Pasar tradition, which was revived as a form of response to the revelation of Allah, namely Al-Qur'an. The transmission of societal traditions must be distinct from the informative and performative side of a figure in some places. This research focuses on the yasinan Pasar tradition of migrating residents in Padang Tikar village, Kubu Raya district, West Kalimantan province. Through this writing, two things become the author's concern, namely, how is the reception of yasinan Pasar tradition by migratory residents in the village of Padang Tikar? and how do migrate populations strengthen relationships among people? To answer these concerns, observation, interview, and documentation techniques are used by presenting the research results in receptions of the yasinan Pasar tradition by migratory residents in the village of Padang Tikar. This research was strengthened by observations and interviews conducted by researchers with authoritative parties in carrying out this tradition. Thus, the results of this study found that there are two of the three typologies in the reception study, namely the available reception of the yasinan Pasar tradition as an amaliah worship and the aesthetic reception of the yasinan tradition (reciting with tadwir at moderate speed).   Abstrak Penelitian Living Qur’an dalam tulisan ini membahas tentang resepsi tradisi yasinan pasar yang dihidupkan sebagai bentuk respon atas diturunkannya wahyu Allah, yakni Al-Qur’an. Transmisi tradisi kemasyarakatan tidak akan lepas dari sisi informatif dan performatif dari seorang figur di sebuah tempat. Fokus pada penelitian ini yaitu tradisi yasinan pasar penduduk migrasi di desa Padang Tikar, kabupaten Kubu Raya, provinsi Kalimantan Barat. Melalui tulisan ini, terdapat dua hal yang menjadi keresahan penulis yakni bagaimana resepsi tradisi yasinan pasar oleh penduduk migrasi di desa Padang Tikar? dan bagaimana penduduk migrasi memperkuat hubungan antar sesama?. Untuk menjawab keresahan tersebut, maka menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan menyajikan hasil dari penelitian berupa resepsi tradisi yasinan pasar oleh penduduk migrasi di desa Padang Tikar. Penelitian ini diperkuat dengan pengamatan dan wawancara yang dilakukan peneliti kepada pihak otoritatif dalam pelaksanaan tradisi tersebut. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini ditemukan ada dua tipologi dari tiga tipologi dalam kajian resepsi, yaitu resepsi fungsional tradisi yasinan sebagai ibadah amaliah dan resepsi estetis tradisi yasinan (pembacaan dengan tadwir dengan kecepatan sedang).   Keywords: Reception, Yasinan Tradition, Migration Population, Padang Tikar Village.   Abstrak Penelitian Living Qur’an dalam tulisan ini membahas tentang resepsi tradisi yasinan pasar yang dihidupkan sebagai bentuk respon atas diturunkannya wahyu Allah, yakni Al-Qur’an. Dalam hal ini yang menjadi objek adalah penduduk migrasi di desa Padang Tikar, kabupaten Kubu Raya, provinsi Kalimantan Barat. Penulis tertarik untuk menjelaskan bagaimana resepsi tradisi yasinan pasar oleh penduduk migrasi di desa Padang Tikar dan bagaimana penduduk migrasi memperkuat hubungan antar sesama dengan mengadakan kegiatan positif rutinan seperti kegiatan yasinan yang kemudian menjadi tradisi di tempat yang bukan tempat asal mereka. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan menyajikan hasil dari penelitian berupa resepsi tradisi yasinan pasar oleh penduduk migrasi di desa Padang Tikar. Penelitian ini diperkuat dengan pengamatan dan wawancara yang dilakukan peneliti kepada pihak yang merupakan pengurus inti dari kegiatan yasinan pasar tersebut. Hasil dari penelitian ini ditemukan ada dua tipologi dari tiga tipologi dalam kajian resepsi, yaitu resepsi fungsional tradisi yasinan sebagai ibadah amaliah dan resepsi estetis tradisi yasinan (pembacaan dengan tadwir dengan kecepatan sedang).   Kata Kunci:  Resepsi, Tradisi yasinan, Penduduk Migrasi, Desa Padang Tikar.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

wawasan

Publisher

Subject

Religion Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

The journal is aimed to disseminate the results of research/study on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations and development of teaching materials that improving the quality of training for educational and religious ...