Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Representation of Target Culture in a Locally Published English Textbook Rizki Muhammad Ardian Setiadi; Daniel Simanjuntak; Mohammad Santosa Mulyo Diningrat
IALLTEACH (Issues In Applied Linguistics & Language Teaching) Vol 4 No 2 (2022): Issues in Applied Linguistics and Language Teaching
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris (Universitas Internasional Batam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/iallteach.v4i2.7254

Abstract

Culture is an important part of English language teaching and learning. Students must be exposed to the culture related to the communication skills being taught. Textbook can be a medium for the teachers to present different kinds of culture along with the language content. Therefore, it is essential for an English textbook to properly include cultural contents. This study aims to investigate the target culture included in a junior high school English textbook used by many teachers in Indonesia. Qualitative descriptive design was employed in order to describe the target culture in the textbook without any manipulation to the data. Moran’s (2001) five dimensions of culture that include products, practices, perspectives, communities, and persons was used to analyze the data. The results found 61 items in the textbook that contained references to the target culture. The ways those target culture were presented were not vary. Almost all of those items were presented in words or passages.
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PERGESERAN NILAI PELANGGAN DAN KEPUTUSAN PERPINDAHAN MEREK PADA GERAKAN BOIKOT PRODUK Netta Kainur Ansi; Rizki Muhammad Ardian Setiadi; Agus Santoso; Barkah Alkhaliq
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 5 (2026): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.597

Abstract

Fenomena boikot produk pada era digital tidak hanya sekadar bentuk protes sosial, tetapi juga mencerminkan pergeseran fundamental dalam persepsi nilai konsumen terhadap suatu merek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media sosial berperan dalam membentuk persepsi nilai pelanggan serta dampaknya terhadap keputusan perpindahan merek pada produk yang terafiliasi dengan isu boikot. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap empat informan dari kalangan Generasi Z yang aktif mengikuti isu boikot di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti Instagram dan TikTok bertindak sebagai katalis utama dalam mendiseminasikan informasi, membentuk opini publik, dan memperkuat nilai-nilai etis serta kemanusiaan. Keterlibatan konsumen di dunia digital terbukti memicu ketidaknyamanan psikologis akibat disonansi moral, yang pada akhirnya mendorong mereka melakukan perpindahan merek ke produk alternatif. Implikasi dari penelitian ini menuntut perusahaan untuk memperkuat manajemen isu berbasis digital dan menyelaraskan etika bisnis dengan ekspektasi moral konsumen.