Listiyani
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Instiper Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Perkembangan Teh di Indonesia Danang Manumono; Listiyani
AGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation Vol. 2 No. 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis INSTIPER Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55180/aft.v2i2.281

Abstract

Perkembangan teh Indonesia sangat dinamis, luas areal tanam menduduki urutan 5 besar dunia, namun urutan 8  dalam hal produksi.   Penelitian untuk mengkaji fenomena pertehan Indonesia, melalui analisis trend dan laju pertumbuhan luas areal tanam teh Indonesia, produksi dan produktivitas, konsumsi dalam negri, harga, volume ekspor dan impor. Analisis data menggunakan analisis trend linier sederhana dengan menggunakan data sekunder time series  2006-2021. Data bersumber dari BPS, Pusat Sistem Informasi Pertanian, BI dan indexmundi.com.Hasil analisis menunjukkan luas areal tanam dan produksi memiliki trend negatif atau mengalami penurunan. Sebaliknya produktivitas memiliki kecenderungan yang positif atau meningkat yang disebabkan semakin baiknya sistem budidaya teh di Indonesia. Konsumsi teh di Indonesia memiliki kecenderungan yang menurun atau trend negatif. Perkembangan harga teh di Indonesia memiliki trend yang positif.  Volume ekspor teh Indonesia memiliki kecenderungan yang negatif karena menurunnya kapasitas produksi akibat alih fungsi lahan ke komoditas lain. Tetapi sebaliknya volume impor teh Indonesia memiliki kecenderungan yang positif. Peningkatan volume impor disebabkan antara lain rendahnya tarif bea masuk untuk impor teh yaitu sebesar 20% jauh lebih rendah dari standar yang ditetapkan WTO sebesar 40%, perubahan selera masyarakat milenial secara global dengan cita rasa yang berbeda atau varian rasa baru.     Kata Kunci: Teh, Produktivitas, Ekspor, Impor, Trend, Varian
Alokasi Pendapatan Rumah Tangga Karyawan Panen Kelapa Sawit di PT. Bakrie Sumatera Plantation Kisaran Kabupaten Asahan Muhammad Raihan Fadhali; Listiyani; Istiti Purwandari
AGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Program Studi Agribisnis INSTIPER Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55180/aft.v6i1.2162

Abstract

Income is one of the factors influencing consumption patterns, particularly among harvesting workers in oil palm plantations. This study aims to determine 1.) the level of income, 2.) the pattern of income allocation, and  3.) the effect of income on household consumption of oil palm harvesting workers at PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk, Kisaran, Asahan Regency. The research was conducted from November to December 2024 using a quantitative descriptive method with a simple random sampling technique involving 30 respondents. Data were obtained from both primary and secondary sources. Primary data were collected through interviews and questionnaires, and analyzed using descriptive analysis and simple linear regression. The results show that the average household income of harvesting workers is Rp4,549,333 per month, with the majority of respondents (76.66%) earning more than Rp4,000,000. The income allocation pattern indicates that 52% is spent on consumption needs, 22% on entertainment or discretionary spending, and 26% on savings and emergency funds, exceeding the 50-30-20 budgeting rule. Regression analysis shows that income has a positive and significant effect on household consumption, explaining 39.4% of the variation, while the remaining percentage is influenced by other factors. These findings indicate that harvesting workers are not only able to meet their basic needs but also demonstrate a relatively strong awareness of saving, which contributes to improving household welfare.   ABSTRAKPendapatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pola konsumsi, khususnya di kalangan pekerja panen di perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1.) tingkat pendapatan, 2.) pola alokasi pendapatan, dan 3.) pengaruh pendapatan terhadap konsumsi rumah tangga pekerja panen kelapa sawit di PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk, Kisaran, Kabupaten Asahan. Penelitian ini dilakukan dari November hingga Desember 2024 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana yang melibatkan 30 responden. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner, dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rumah tangga rata-rata pekerja panen adalah Rp4.549.333 per bulan, dengan mayoritas responden (76,66%) memperoleh pendapatan lebih dari Rp4.000.000. Pola alokasi pendapatan menunjukkan bahwa 52% dihabiskan untuk kebutuhan konsumsi, 22% untuk hiburan atau pengeluaran diskresioner, dan 26% untuk tabungan dan dana darurat, melebihi aturan penganggaran 50-30-20. Analisis regresi menunjukkan bahwa pendapatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi rumah tangga, menjelaskan 39,4% dari variasi, sedangkan persentase sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja panen tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka tetapi juga menunjukkan kesadaran yang relatif kuat untuk menabung, yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan rumah tangga.