Nina Yuliana
Sultan Ageng Tirtayasa University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ANAK DENGAN ORANG TUA DALAM KELUARGA INTI Nadia Handayani; Nina Yuliana
MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/massive.v2i2.24

Abstract

Komunikasi merupakan sebuah hal yang sangat penting dalam berinteraksi dengan orang lain, dengan berkomunikasi juga merupakan suatu hal yang tidak bisa terlepaskan bagi seorang manusia. Seseorang akan mengetahui pesan yang dimaksud dari orang lain melalui komunikasi, seperti halnya dalam cakupan keluarga inti. Komunikasi antarpribadi sangat diperlukan dan menjadi faktor penting dalam mengetahui keterbukaan seorang anak serta menumbuhkan perilaku yang baik dalam diri seorang anak. Terkait dengan hal tersebut, maka penulis melakukan penelitian ini dengan komunikasi antarpribadi dikarenakan komunikasi antarpribadi memiliki efektivitas yang lumayan besar dalam berkomunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sebuah komunikasi antarpribadi antara anak dengan keluarga inti (ayah, ibu, atau orang tua) dalam menanggapi suatu kejadian, penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualititatif serta pengumpulan data teknik yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam (depth interview) kepada keluarga inti (kedua orang tua, ayah, dan ibu). Lalu dari hasil penelitian tersebut dianalisis dengan ciri-ciri komunikasi antarpribadi yang efektif sesuai dengan apa yang dikemukakan oleh Joseph DeVito, kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya efektivitas komunikasi yang dilakukan dalam menanggapi suatu kejadian melalui komunikasi antarpribadi anak dengan orang tua dalam keluarga inti.Kata kunci: Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi, Efektivitas Komunikasi, Keluarga
Preferensi Pengguna Media Sosial TikTok dalam Menonton Konten TikTok Abe Vincent Tanvaltin; Nina Yuliana
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12022

Abstract

TikTok telah muncul sebagai salah satu platform media sosial paling populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi pengguna TikTok dalam menonton konten, dengan fokus pada konten yang dibuat oleh Abe, seorang influencer anak. Penelitian ini mengeksplorasi jenis konten yang paling disukai, faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi tersebut, dan implikasinya bagi pembuat konten dan pemasar digital. Penelitian ini menggunakan Teori Reasoned Actions (TRA) untuk menjelaskan perilaku pengguna, dengan fokus pada niat perilaku, sikap terhadap perilaku, dan norma subjektif. Metode kualitatif, termasuk wawancara mendalam dengan pengguna aktif TikTok dan analisis konten komentar pada video Abe, digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna TikTok memiliki niat perilaku yang kuat untuk menonton konten Abe setiap hari, didorong oleh motivasi untuk hiburan, edukasi, dan peningkatan suasana hati. Hal ini sejalan dengan TRA, yang menyatakan bahwa sikap positif dan norma subjektif yang mendukung meningkatkan niat perilaku
Peran Komunikasi Antarbudaya pada Mahasiswa dengan Empat Etnis Berbeda di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Vasulia Nur Fitri; Nina Yuliana
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12048

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan komunikasi antarbudaya yang mencakup hambatan bahasa, perbedaan nilai dan norma budaya, serta stereotip. Studi ini menyoroti pentingnya kemampuan hidup berdampingan dalam masyarakat majemuk dan bagaimana fakta-fakta ini dapat mencegah potensi konflik. Fokus utama penelitian adalah pada akomodasi kultur sosial yang memungkinkan pembauran dalam hubungan antarbudaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan kasus, mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara mendalam dengan mahasiswa/i dari empat etnis berbeda (Tionghoa, Batak, Jawa, dan Banten) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive sampling dan Snowball sampling. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi bagi setiap etnis dalam mengatasi hambatan komunikasi antarbudaya dan memanfaatkan peluang yang ada. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dialek budaya yang berpotensi menghambat komunikasi antarbudaya karena masing-masing etnis memiliki unsur kebudayaan yang berbeda