Wintari Taurina
Universitas Tanjungpura

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH CARBOPOL 940 TERHADAP STABILITAS FISIK SEDIAAN SALEP KOMBINASI EKSTRAK IKAN GABUS DAN TERIPANG EMAS : THE EFFECT OF CARBOPOL 940 TO THE PHYSICAL STABILITY OF OINTMENT CONTAININNG SNAKEHEAD FISH EXTRACT AND GOLDEN SEA CUCUMBER Jefri; Mohamad Andrie; Wintari Taurina
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.514

Abstract

Salep kombinasi madu kelulut dan Ekstrak ikan gabus terbukti memiliki efek dalam mempercepat proses penyembuhan luka. Penambahan ekstrak teripang emas, ekstrak sirih dan minyak cengkeh pada formula dapat meningkatkan efektivitas salep dalam proses penyembuhan luka, namum pada studi orientasi yang dilakukan, penambahan ekstrak teripang emas, ekstrak sirih dan minyak cengkeh dapat menurunkan konsistensi sediaan salep sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi kestabilan sediaan salep. Penambahan Carbopol 940 sebagai gelling agent dapat meningkatkan konsistensi sediaan dan menjaga kestabilan sediaan salep. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi optimum penggunaan Carbopol 940 terhadap kriteria sifat fisik dan kestabilan sediaan salep yang baik selama masa simpan 28 hari pada suhu 40±20C dan RH 75±5%. Variasi konsentrasi Carbopol 940 yang digunakan adalah 1% dan 2% setelah itu diuji sifat fisik dan stabilitas sediaan. Hasil uji stabilitas didapat salep F2 memiliki stabilitas yang lebih baik dibanding salep F1, terbukti salep F1 mengalami pemisahan fase pada hari ke-21. Sediaan salep F2 memiliki homogenitas dan daya proteksi yang baik. Hasil analisis SPSS menggunakan independent sample t-test pada sifat fisik salep F1 dan F2 menunjukkan perbedaan yang signifikan (?<0,05) pada daya sebar sediaan namun tidak berbeda signifikan pada waktu lekat dan pH sediaan, hal ini menunjukkan penambahan konsentrasi Carbopol memiliki pengaruh yang signifikan terhadap daya sebar sediaan salep. Dari hasil percobaan disimpulkan salep F2 memiliki stabilitas dan sifat fisik yang lebih baik dibanding salep F1.
KARAKTERISASI PROSES PEMBUATAN SIMPLISIA TERIPANG NANAS (Thelenota ananas) SEBAGAI BAHAN BAKU SEDIAAN OBAT PENYEMBUHAN LUKA: CHARACTERIZATION OF MANUFACTURING PROCESS SIMPLICIA PINEAPPLE SEA CUCUMBER (Thelenota ananas) AS RAW FOR WOUND HEALING DRUG PREPARATIONS Milentry Christina Sidabutar; Wintari Taurina; Mohamad Andrie
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.699

Abstract

Teripang nanas (Thelenota ananas) telah diketahui memiliki khasiat yaitu aktivitas dalampenyembuhan luka, dimana peyebaran populasinya yang juga melimpah sehingga seringkalidimanfaatkan sebagai bahan baku sediaan obat. Penelitian ini bertujuan untukmengkarakterisasi simplisia teripang nanas guna menjamin keseragaman mutu dan khasiat daribahan baku obat dan produk obat yang di hasilkan. Karakterisasi teripang nanas (Thelenotaananas) juga dapat mempermudah bagi produsen sebagai awalan dalam melakukan tahapanstandardisasi sediaan obat bahan alam. Karakterisasi simplisia dilakukan secara biologimeliputi morfologi dan habitat, secara fisika meliputi organoleptis, kadar air, kadar abu, dankadar abu tidak larut asam, serta secara kimia meliputi skrining fitokimia dan kadar proteinserta karakter pembuatan simplisia teripang nanas terdiri dari pengumpulan sampel, sortasibasah, pencucian, perebusan, pengasapan, pengeringan pertama, perajangan, pengeringankedua, sortasi kering, pengemasan. Hasil karakterisasi menunjukan rendemen yang diperolehyaitu sebesar 10,01%, dengan morfologi teripang nanas segar yaitu memiliki tubuh berwarnamerah kecoklatan, panjang 33 cm,berat 1,6 kg, dan ketebalan tubuh 5 cm yang ditemukan disekitar terumbu karang dengan kedalaman laut sekitar 5 meter. Hasil karakterisasi simplisiateripang nanas yaitu memiliki warna coklat, bau khas teripang, rasa asin, bentuk berupa irisantipis, kadar air 9,46%, kadar abu 23,8%, kadar abu tidak larut asam 0,002%, protein 59,8%,serta secara kualitatif mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan triterpenoid.Kata kunci : Karakterisasi, Simplisia, Teripang Nanas (Thelenota ananas), SkriningFitokimia
UJI STABILITAS SIFAT FISIK SALEP KOMBINASI EKSTRAK IKAN GABUS, TERIPANG EMAS MENGGUNAKAN HPMC : PHYSICAL PROPERTIES STABILITY TEST OF OINTMENT COMBINATION OF SNAKEHEAD FISH EXTRACT, GOLDEN SEA CUCUMBER USING HPMC Anggun Lestari; Mohamad Andrie; Wintari Taurina
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.757

Abstract

Salep kombinasi ekstrak ikan gabus, madu kelulut, sirih hijau & minyak cengkeh sudah terbukti bisa dijadikan alternatif penyembuhan luka yang lebih baik & efektif. Ekstrak air teripang emas berguna pada peningkatan kecepatan penyembuhan luka luar juga pada luka dalam. Untuk mempertinggi efek sinergis berdasarkan bahan alam tersebut, maka dikombinasikan & diformulasikan ke dalam bentuk sediaan farmasi yaitu salep. Hasil orientasi yang dilakukan dalam formula sebelumnya memperlihatkan penurunan konsistensi sediaan yang merupakan dampak dari penambahan ekstrak teripang emas. Tujuan  penelitian ini untuk melihat dan menentukan konsentrasi HPMC yang baik terhadap stabilitas sifat fisik salep dengan penyimpanan suhu  40oC2oC dan RH 75%5% selama 28 hari dengan variasi konsentrasi HPMC yaitu 2% dan 3%. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa adanya efek HPMC terhadap daya sebar, daya lekat, dan pH sediaan yang dibuktikan dengan analisis statistik menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa salep dengan HPMC 3% lebih stabil dibandingkan dengan HPMC 2% yang telah mengalami pemisahan pada hari ke-3 karena adanya pengaruh suhu dan kelembaban selama masa simpan. HPMC 2% adalah formula yang memenuhi semua kriteria sifat fisik salep namun hanya stabil selama penyimpanan 3 hari sedangkan HPMC 3% adalah formula optimum yang lebih stabil selama penyimpanan 7 hari namun tidak memenuhi kriteria sifat fisik yang baik dalam uji daya sebar. Kata kunci : HPMC, salep, stabilitas sifat fisik, ikan gabus, teripang emas
PENGARUH KONSENTRASI ASAM HIALURONAT TERHADAP STABILITAS FISIK SALEP KOMBINASI EKSTRAK IKAN GABUS Lelek Kipli; Mohamad Andrie; Wintari Taurina
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 8 No 2 (2023): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v8i2.1452

Abstract

The combination of snakehead fish ointment is expected to have synergistic properties in wound healing. Variations in natural ingredients added to the formula will affect the stability of the preparation during its shelf life. Hyaluronic acid, as a humectant agent, is used to maintain stability and improve physical properties by increasing the consistency of the preparation and reducing the risk of syneresis. The test method in this study was the stability test of the intermediate at 30°C ± 2°C/ RH 65 ± 5 % for six months. The Parameters measured were spreadability, adhesion, and pH. The observations showed that all formulas met the physical characteristics of the ointment until the 1st month. The 0.25% hyaluronic acid concentration was the most stable formula, which maintained the stability of spreadability and adhesion up to the 1st-month test point.
PENGARUH CMC-NA TERHADAP STABILITAS FISIK SALEP KOMBINASI EKSTRAK IKAN GABUS DAN EKSTRAK TERIPANG EMAS: THE EFFECT OF CMC-NA ON PHYSICAL STABILITY OF COMBINATION OF SNAKEHEAD FISH AND GOLDEN SEA CUCUMBER EXTRACT OINTMENT Rizki Ardiansyah; Mohamad Andrie; Wintari Taurina
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i3.364

Abstract

Salep yang mengandung zat aktif madu lebah Heterotrigona dan fase air ekstrak ikan gabus terbukti berguna untuk pengobatan  luka. Penambahan ekstrak teripang emas, sirih hijau, dan minyak cengkeh pada formula dapat meningkatkan efektivitas salep terhadap  proses penyembuhan luka. Namun, pada studi orientasi yang dilakukan, penambahan ekstrak teripang emas pada salep menyebabkan penurunan konsistensi yang dikhawatirkan dapat mempengaruhi kestabilan sediaan salep. Penambahan CMC-Na pada sediaan salep dapat meningkatkan konsistensi sediaan dan menjaga kestabilan sediaan salep. Penelitian ini yaitu bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimum CMC-Na pada sifat fisik dan kestabilan salep dalam waktu 28 hari suhu 40°±2°C dan kelembaban 75%±5%. Konsentrasi variasi CMC-Na yang digunakan yaitu sebesar 2% dan 3% kemudian diuji stabilitas sifat fisik salep. Evaluasi uji sifat fisik yang dilakukan meliputi pengujian daya proteksi, daya lekat, daya sebar, homogenitas, pH, dan organoleptis. Berdasarkan data yang didapatkan konsentrasi CMC-Na pada formula 2 menunjukkan stabilitas sediaan salep yang baik yaitu mampu bertahan lebih lama dari formula 1 dalam penyimpanan selama 7 hari. Sediaan salep yang memiliki sifat fisik salep yang baik yaitu pada formula 1 nilai daya lekat dan daya sebar lebih baik dari pada formula 2. Hasil rata-rata uji daya lekat, daya sebar, dan pH berturut-turut yaitu formula 1 sebesar 161,65 detik, 5,32 cm, dan 6,22 serta formula 2 sebesar 160,23 detik, 4,96 cm, dan 5,69. Hasil analisis SPSS menunjukkan seluruh formula mengalami penurunan daya lekat dan peningkatan daya sebar yang signifikan dan penurunan pH selama masa simpan.
PENGARUH CARBOPOL 940 TERHADAP STABILITAS FISIK SEDIAAN SALEP KOMBINASI EKSTRAK IKAN GABUS DAN TERIPANG EMAS : THE EFFECT OF CARBOPOL 940 TO THE PHYSICAL STABILITY OF OINTMENT CONTAININNG SNAKEHEAD FISH EXTRACT AND GOLDEN SEA CUCUMBER Jefri; Mohamad Andrie; Wintari Taurina
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.514

Abstract

Salep kombinasi madu kelulut dan Ekstrak ikan gabus terbukti memiliki efek dalam mempercepat proses penyembuhan luka. Penambahan ekstrak teripang emas, ekstrak sirih dan minyak cengkeh pada formula dapat meningkatkan efektivitas salep dalam proses penyembuhan luka, namum pada studi orientasi yang dilakukan, penambahan ekstrak teripang emas, ekstrak sirih dan minyak cengkeh dapat menurunkan konsistensi sediaan salep sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi kestabilan sediaan salep. Penambahan Carbopol 940 sebagai gelling agent dapat meningkatkan konsistensi sediaan dan menjaga kestabilan sediaan salep. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi optimum penggunaan Carbopol 940 terhadap kriteria sifat fisik dan kestabilan sediaan salep yang baik selama masa simpan 28 hari pada suhu 40±20C dan RH 75±5%. Variasi konsentrasi Carbopol 940 yang digunakan adalah 1% dan 2% setelah itu diuji sifat fisik dan stabilitas sediaan. Hasil uji stabilitas didapat salep F2 memiliki stabilitas yang lebih baik dibanding salep F1, terbukti salep F1 mengalami pemisahan fase pada hari ke-21. Sediaan salep F2 memiliki homogenitas dan daya proteksi yang baik. Hasil analisis SPSS menggunakan independent sample t-test pada sifat fisik salep F1 dan F2 menunjukkan perbedaan yang signifikan (?<0,05) pada daya sebar sediaan namun tidak berbeda signifikan pada waktu lekat dan pH sediaan, hal ini menunjukkan penambahan konsentrasi Carbopol memiliki pengaruh yang signifikan terhadap daya sebar sediaan salep. Dari hasil percobaan disimpulkan salep F2 memiliki stabilitas dan sifat fisik yang lebih baik dibanding salep F1.
KARAKTERISASI PROSES PEMBUATAN SIMPLISIA TERIPANG NANAS (Thelenota ananas) SEBAGAI BAHAN BAKU SEDIAAN OBAT PENYEMBUHAN LUKA: CHARACTERIZATION OF MANUFACTURING PROCESS SIMPLICIA PINEAPPLE SEA CUCUMBER (Thelenota ananas) AS RAW FOR WOUND HEALING DRUG PREPARATIONS Milentry Christina Sidabutar; Wintari Taurina; Mohamad Andrie
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.699

Abstract

Teripang nanas (Thelenota ananas) telah diketahui memiliki khasiat yaitu aktivitas dalampenyembuhan luka, dimana peyebaran populasinya yang juga melimpah sehingga seringkalidimanfaatkan sebagai bahan baku sediaan obat. Penelitian ini bertujuan untukmengkarakterisasi simplisia teripang nanas guna menjamin keseragaman mutu dan khasiat daribahan baku obat dan produk obat yang di hasilkan. Karakterisasi teripang nanas (Thelenotaananas) juga dapat mempermudah bagi produsen sebagai awalan dalam melakukan tahapanstandardisasi sediaan obat bahan alam. Karakterisasi simplisia dilakukan secara biologimeliputi morfologi dan habitat, secara fisika meliputi organoleptis, kadar air, kadar abu, dankadar abu tidak larut asam, serta secara kimia meliputi skrining fitokimia dan kadar proteinserta karakter pembuatan simplisia teripang nanas terdiri dari pengumpulan sampel, sortasibasah, pencucian, perebusan, pengasapan, pengeringan pertama, perajangan, pengeringankedua, sortasi kering, pengemasan. Hasil karakterisasi menunjukan rendemen yang diperolehyaitu sebesar 10,01%, dengan morfologi teripang nanas segar yaitu memiliki tubuh berwarnamerah kecoklatan, panjang 33 cm,berat 1,6 kg, dan ketebalan tubuh 5 cm yang ditemukan disekitar terumbu karang dengan kedalaman laut sekitar 5 meter. Hasil karakterisasi simplisiateripang nanas yaitu memiliki warna coklat, bau khas teripang, rasa asin, bentuk berupa irisantipis, kadar air 9,46%, kadar abu 23,8%, kadar abu tidak larut asam 0,002%, protein 59,8%,serta secara kualitatif mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan triterpenoid.Kata kunci : Karakterisasi, Simplisia, Teripang Nanas (Thelenota ananas), SkriningFitokimia
UJI STABILITAS SIFAT FISIK SALEP KOMBINASI EKSTRAK IKAN GABUS, TERIPANG EMAS MENGGUNAKAN HPMC : PHYSICAL PROPERTIES STABILITY TEST OF OINTMENT COMBINATION OF SNAKEHEAD FISH EXTRACT, GOLDEN SEA CUCUMBER USING HPMC Anggun Lestari; Mohamad Andrie; Wintari Taurina
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.757

Abstract

Salep kombinasi ekstrak ikan gabus, madu kelulut, sirih hijau & minyak cengkeh sudah terbukti bisa dijadikan alternatif penyembuhan luka yang lebih baik & efektif. Ekstrak air teripang emas berguna pada peningkatan kecepatan penyembuhan luka luar juga pada luka dalam. Untuk mempertinggi efek sinergis berdasarkan bahan alam tersebut, maka dikombinasikan & diformulasikan ke dalam bentuk sediaan farmasi yaitu salep. Hasil orientasi yang dilakukan dalam formula sebelumnya memperlihatkan penurunan konsistensi sediaan yang merupakan dampak dari penambahan ekstrak teripang emas. Tujuan  penelitian ini untuk melihat dan menentukan konsentrasi HPMC yang baik terhadap stabilitas sifat fisik salep dengan penyimpanan suhu  40oC2oC dan RH 75%5% selama 28 hari dengan variasi konsentrasi HPMC yaitu 2% dan 3%. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa adanya efek HPMC terhadap daya sebar, daya lekat, dan pH sediaan yang dibuktikan dengan analisis statistik menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa salep dengan HPMC 3% lebih stabil dibandingkan dengan HPMC 2% yang telah mengalami pemisahan pada hari ke-3 karena adanya pengaruh suhu dan kelembaban selama masa simpan. HPMC 2% adalah formula yang memenuhi semua kriteria sifat fisik salep namun hanya stabil selama penyimpanan 3 hari sedangkan HPMC 3% adalah formula optimum yang lebih stabil selama penyimpanan 7 hari namun tidak memenuhi kriteria sifat fisik yang baik dalam uji daya sebar. Kata kunci : HPMC, salep, stabilitas sifat fisik, ikan gabus, teripang emas