Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN EKONOMI BERBASIS PESANTREN: Studi Kasus Pondok Pesantren Darul Abidin Nahdlatul Wathan Lombok Timur LALU HAQQULYAKIN MULYAWAN
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 3 No. 1 (2023): Muslimpreneuer
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57215/muslimpreneur.v3i1.258

Abstract

This article discusses Islamic Boarding School-Based Economic Development. The researcher took the research object at Darul Abidin Nahdlatul Wathan Islamic Boarding School, East Lombok. The main problem studied is how to use it in realizing an increase in the pesantren economy. The methodology that the writer uses is qualitative by making the results of interviews and observations as the primary sources in this study. While secondary sources come from books, journals and several other scientific articles related to the object of research. After going through several of these processes, the authors found that (1) Developing potential, especially in the economic field, is a form of economic concept in the utilization of local resources to create Islamic boarding schools' economic resilience. (2) Cultivation of biofloc catfish as an effort to improve the pesantren's economy can already be seen from the development of pesantren's finances and all funding for each activity.
Memanfaatkan Potensi Alam dan Potensi Masyarakat Dalam Membangun Kreatifitas Di Desa Korleko Selatan Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur-NTB Lalu Haqqulyakin Mulyawan mulayawan; Mohammad Athar Athar; Matlaul Irpan Matlaul; Khairul Hafizin Hafizin; Muhammad Yani Muhammad Yani
AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/afada.v1i2.1113

Abstract

Masyarakat Desa Korleko Selatan sebagian besar bermata pencaharian sebagai tukang kebun dan petani, terutama tukang kebun kelapa, petani padi, buruh, pembuat batu bata. Hal ini terbukti dengan kondisi alam Desa Korleko Selatan yang mayoritas terdiri dari area perkebunan kelapa. Desa Korleko Selatan sebenarnya banyak memiliki potensi alam yang cukup baik, namun banyak kendala yang menyebabkan desa ini tidak berkembang. Di antaranya, kurangnya pemanfaatan hasil alam yang di miliki oleh masyarakat, sehingga masyarakat Desa Korleko Selatan hanya mengandalkan hasil yang di peroleh dari menjadi buruh harian. Hal ini disebabkan karena kurangnya kemampuan dan keingginan masyarakat untuk memamfaatkan sumber daya alam yang ada. Selain itu, masyarakat Desa Korleko Selatan kurang memiliki koneksi dari pihak luar untuk menjual hasil kreatifitas yang diperoleh. Dalam pelaksanaan kegiatan action program kami ini banyak di ikuti oleh ibu-ibu PKK sedesa Korleko Selatan yang langsung dibina proses pembuatannya oleh tim pendamping yang sudah mengikuti pelatihan tata boga ditingkat kabupaten dan potensi inilah yang dikembangkan oleh tim dalam membina pelatihan tersebut sehingga potensi ini bisa disalurkan ditengah-tengah masyarakat untuk memanfaatkan potensi alam dan potensi masyarakat desa Korleko Selatan. adapun proses pembuatannya berlangsung di kantor desa Korleko Selatan yang diikuti oleh tim pendamping dan ibu-ibu PKK desa Korleko Selatan.
Peran Ahli Dalam Memenuhi Beban Pembuktian Pada Kasus Perdata Komersial Haqqulyakin Mulyawan, Lalu
Fikroh: (Jurnal Studi Islam) Vol. 8 No. 1 (2024): Juni: Fikroh Jurnal Studi Islam
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban pembuktian merupakan elemen krusial dalam sistem hukum perdata, terutama dalam perkara perdata komersial. Dalam konteks ini, beban pembuktian menentukan pihak mana yang harus mengajukan bukti untuk mendukung klaim atau pembelaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengeksplorasi peran ahli dalam memenuhi beban pembuktian dalam kasus perdata komersial. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui studi literatur dan wawancara mendalam dengan praktisi hukum dan ahli, sementara pendekatan kuantitatif melibatkan analisis data dari kasus-kasus perdata yang telah diselesaikan di pengadilan. Desain penelitian menggunakan deskriptif-analitis untuk menggambarkan dan mengevaluasi peran ahli dalam konteks pembuktian hukum perdata. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kontribusi ahli dalam proses pembuktian dan mengevaluasi dampak nyata dari kesaksian ahli terhadap hasil kasus. Pengumpulan data menggabungkan wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan di persidangan, dan studi literatur. Analisis data dilakukan secara cermat untuk memastikan validitas dan reliabilitas temuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran ahli sangat signifikan dalam menjamin keputusan yang didasarkan pada bukti yang kuat dan objektif, serta membantu mengklarifikasi isu-isu teknis yang kompleks dalam kasus perdata komersial.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2021 TENTANG PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM DI LOMBOK TENGAH Lalu Haqqulyakin mulyawan Lalu haqqulyakin mulyawan
AL-RASYAD: JURNAL HUKUM DAN ETIKA BISNIS SYARIAH Vol. 3 No. 02 (2024): AL-RASYAD: JURNAL HUKUM DAN ETIKA BISNIS SYARIAH
Publisher : Prodi. Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAI Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak; Penelitian ini berfokus pada latar belakang pengadaan tanah untuk kepentingan umum sebagaimana yang telah diatur oleh pemerintah daerah kabupaten Lombok tengah nomor 19 tahun 2021. Yang mana tujuan penelitian ini ingin menjelaskan serta menganalisis bagaimana proses pengadaan tanah tersebut serta menganalisis bagaimana penerapan PP No. 19 Tahun 2021 dalam pembangunan Kepentingan Umum di Kabupaten Lombok Tengah. Dalam penelitian ini terdapat permasalahan dimana ganti untung yang tidak sesuai dengan harga tanah pada umumnya atau pengambilalihan hak atas tanah dari masyarakat ke pemerintah daerah diatambah lagi tanah yang diambil merupakan tanah persawahan yang menjadi salah satu mata penceharian masyarakat. Berdasarkan latar belakan tersebut, maka rumusan masalah yang dapat buat adalah; Bagaimana proses pengadaan tanah untuk kepentingan umum menurut PP No. 19 Tahun 2021, dan Bagaimana penerapan PP No. 19 Tahun 2021 dalam pembangunanKepentingan Umum di Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan Jenis penelitian normatif empiris, dan menggunakan tiga pendekatan yaitu; pendekatan undang-undang (statute approach),pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan sosiologis. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yang terdiri dari data; primer dan skunder. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 dalam pembangunan jalan baypass Bandara Internasional Lombok belum sepenuhnya efektif, didasarkan karena Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 digunkan sebagai dasar hukum setelah dilaksanakannya pengadaan tanah untuk kepentingan umum, sehingga ada beberapa pasal dari Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 yang blm terimplementasi dengan baik.