Muhammad Rif'at
UIN Antasari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Layanan Lembaga Pelatihan dan Pelayanan Bimbingan dan Penyuluhan Islam FDIK UIN Antasari Banjarmasin Ilham Ilham; Ermalianti Ermalianti; Samsul Rani; Muhammad Rif'at
Al-Hiwar : Jurnal Ilmu dan Teknik Dakwah Vol 10, No 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/al-hiwar.v10i2.7565

Abstract

LP2BPI is one of unit in the faculty of Da’wah and Communication at UIN Antasari Banjramasin, which was managed by students and lecturer as it is stated in the Decree of Dean on personnel management. It is interesting to better understand the services management of this training, counseling service, and islamic guidance unit. The research method used is descriptive qualitative by employing field study. The object of the research is the management of the LP2BPI at FDIK. Service management of the training, counseling service, and islamic guidance unit (LP2BPI) Faculty of Da'wah and Communication Sciences UIN at Antasari Banjarmasin is on the basis of four management functions, starting from planning, organizing, implementing and supervising. The management worked well due to good communication between the leaders and all members of the unit.  
Manajemen Nilai Spiritual dan Konservasi Lingkungan menggunakan Wireless Sensor Networks dalam Penerapan Moderasi Beragama pada Kearifan Lokal Dayak Meratus Raden Yani Gusriani; Muhammad Rif'at; Munsyi Munsyi
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 16 No 1 (2025): Technologia (Januari)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, di bawah koordinasi UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v16i1.17248

Abstract

Menginvestigasi dan mengupas integrasi nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal dalam konservasi lingkungan melalui pendekatan moderasi beragama, dengan studi khusus pada masyarakat Dayak Meratus di Kalimantan Selatan. Pendekatan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara nilai-nilai agama, tradisi lokal, dan praktik pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam identifikasi, dokumentasi, dan penerapan strategi konservasi yang relevan dengan konteks lokal. Nilai-nilai spiritual Islam, seperti tanggung jawab manusia sebagai khalifah bumi dan penghormatan terhadap alam, digabungkan dengan tradisi Dayak Meratus seperti larangan merusak kawasan tertentu dan ritual penghormatan hutan. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat mulai mengadopsi praktik konservasi berbasis teknologi, seperti panel surya dan sistem hidroponik, yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Program ini juga memperkuat kesadaran kolektif dan kemandirian masyarakat dalam menjaga ekosistem mereka, sambil mempromosikan kerjasama antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta. Namun, tantangan seperti kurangnya literasi teknologi dan terbatasnya akses terhadap pelatihan menjadi kendala utama yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan program edukasi berbasis teknologi, penyediaan subsidi untuk alat-alat pertanian modern, dan pelibatan generasi muda sebagai fasilitator teknologi. Dengan demikian, buku ini menawarkan model yang holistik untuk pelestarian lingkungan berbasis nilai spiritual dan tradisi lokal, sekaligus menjadi panduan strategis untuk mengimplementasikan moderasi beragama dalam konteks sosial dan ekologis. Model ini tidak hanya berkontribusi pada keberlanjutan ekosistem lokal, tetapi juga memperkuat harmoni sosial di masyarakat multikultural seperti Dayak Meratus. Kontribusi buku ini diharapkan dapat menginspirasi program-program serupa di berbagai komunitas yang menghadapi tantangan konservasi lingkungan dalam konteks keragaman budaya dan agama.