Diyono Bambang Ledoh, Diyono Bambang
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL PERMINTAAN PERJALANAN PENUMPANG ANTAR KOTA/KABUPATEN DENGAN MODA TRANSPORTASI DARAT: STUDI KASUS PROPINSI SUMATRA SELATAN Ledoh, Diyono Bambang; ., Dewanti; ., Widodo
Jurnal Transportasi Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.902 KB)

Abstract

Abstract Model permintaan perjalanan penumpang antar kota merupakan suatu model alternatif yang dapat digunakan untuk memprediksi jumlah perjalanan penumpang antar kota dengan moda transportasi darat. Pada studi ini dicoba untuk dikembangkan suatu model permintaan perjalanan penumpang tersebut dengan menggunakan data Propinsi Sumatra Selatan. Model ini diharapkan dapat digunakan sebagai suatu alat bantu dalam perencanaan transportasi darat di Propinsi Sumatra Selatan, serta sebagai dasar bagi penelitian selanjutnya. Dari studi ini diperoleh hasil sebagai berikut:(1)     Model untuk permintaan perjalanan penumpang antar kota menggunakan moda darat:(a)     Untuk waktu perjalanan antar kota kurang dari 4 jam:Y1 =  43429.75 exp (– 0.0000021 Z2  + 0.498 Z4 + 1.116 Z9 + 0.00000028 Z15 )             (b)     Untuk waktu perjalanan antar kota kurang antara 4 hingga 5 jam:Y1 = 5211554.99 exp (0.309 Z3 – 0.799 Z8 1.566 Z9 + 0.000000122 Z15 )(c)     Untuk waktu perjalanan antar kota lebih dari 5 jam:Y1 = 1.93 .10-10 exp (0.336 Z3 + 0.987 Z4 + 6.15 Z9 + 4.077 Z10 + 16.22 Zp + 0.00000054 Z15 )(2)     Model untuk permintaan perjalanan penumpang antar kota dengan menggunakan angkutan umum:(a)     Untuk waktu perjalanan antar kota kurang dari 5 jam:Y2 = 3332537957 exp ( 0.606 Z3 + 2.459 Z4 – 7.455 Z5+ 0.000017 Z6+1.089 Z9 – 5.39 Z10 )(b)     Untuk waktu perjalanan antar kota antara 5 hingga 7 jam:Y2 = 2.754  exp ( 1.983 Z3 – 0.753 Z4 +0.00017 Z6+4.25 Zq – 0.00000037 Z14+0.00000018 Z15)(c)     Untuk waktu perjalanan antar kota lebih dari 7 jam:Y2 =  93.10-35 Z3 3.089 Z6 12.96 Z10 8.42 Z14 -5.69  Z15 1.96 Kata-kata kunci: Model permintaan perjalanan, perjalanan antar kota, waktu perjalanan.
MODEL PERMINTAAN PERJALANAN PENUMPANG ANTAR KOTA/KABUPATEN DENGAN MODA TRANSPORTASI DARAT: STUDI KASUS PROPINSI SUMATRA SELATAN Ledoh, Diyono Bambang; ., Dewanti; ., Widodo
Jurnal Transportasi Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.902 KB) | DOI: 10.26593/jt.v5i2.1789.%p

Abstract

Abstract Model permintaan perjalanan penumpang antar kota merupakan suatu model alternatif yang dapat digunakan untuk memprediksi jumlah perjalanan penumpang antar kota dengan moda transportasi darat. Pada studi ini dicoba untuk dikembangkan suatu model permintaan perjalanan penumpang tersebut dengan menggunakan data Propinsi Sumatra Selatan. Model ini diharapkan dapat digunakan sebagai suatu alat bantu dalam perencanaan transportasi darat di Propinsi Sumatra Selatan, serta sebagai dasar bagi penelitian selanjutnya. Dari studi ini diperoleh hasil sebagai berikut:(1)     Model untuk permintaan perjalanan penumpang antar kota menggunakan moda darat:(a)     Untuk waktu perjalanan antar kota kurang dari 4 jam:Y1 =  43429.75 exp (– 0.0000021 Z2  + 0.498 Z4 + 1.116 Z9 + 0.00000028 Z15 )             (b)     Untuk waktu perjalanan antar kota kurang antara 4 hingga 5 jam:Y1 = 5211554.99 exp (0.309 Z3 – 0.799 Z8 1.566 Z9 + 0.000000122 Z15 )(c)     Untuk waktu perjalanan antar kota lebih dari 5 jam:Y1 = 1.93 .10-10 exp (0.336 Z3 + 0.987 Z4 + 6.15 Z9 + 4.077 Z10 + 16.22 Zp + 0.00000054 Z15 )(2)     Model untuk permintaan perjalanan penumpang antar kota dengan menggunakan angkutan umum:(a)     Untuk waktu perjalanan antar kota kurang dari 5 jam:Y2 = 3332537957 exp ( 0.606 Z3 + 2.459 Z4 – 7.455 Z5+ 0.000017 Z6+1.089 Z9 – 5.39 Z10 )(b)     Untuk waktu perjalanan antar kota antara 5 hingga 7 jam:Y2 = 2.754  exp ( 1.983 Z3 – 0.753 Z4 +0.00017 Z6+4.25 Zq – 0.00000037 Z14+0.00000018 Z15)(c)     Untuk waktu perjalanan antar kota lebih dari 7 jam:Y2 =  93.10-35 Z3 3.089 Z6 12.96 Z10 8.42 Z14 -5.69  Z15 1.96 Kata-kata kunci: Model permintaan perjalanan, perjalanan antar kota, waktu perjalanan.
Strategi Peningkatan Keselamatan Transportasi Jalan Susanto, Eko Agus; Sofilda, Eleonora; ledoh, diyono bambang
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 31, Nomor 2, DESEMBER 2025 (IN PROGRESS)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v31i2.70387

Abstract

The increasing number of road traffic accidents and the high fatality rate in Indonesia, encourage the Government to develop strategies and preventive measures to reduce accidents in the short, medium and long term, although until now the fatality rate is still high. The purpose of this study is to analyze the influence of regulatory factors, humans, traffic signs, supervision and enforcement, and vehicles with technological variables as intervening factors on road safety in an effort to reduce the level of traffic accidents in Indonesia. The location of the study was conducted in 34 provinces in Indonesia, using quantitative data analysis through questionnaires on 500 respondents, with the SEM method (Smart Pls 4.0). The results of the study explain that regulatory factors, humans, traffic signs, supervision and enforcement, and vehicles with technological variables have a positive and significant influence on traffic safety, which means that an increase in the performance of the independent variables has a positive impact on traffic safety. The recommendations from this study are the priority of traffic safety improvement policies, namely: increasing active and passive safety in vehicles, using safety technology in vehicles, utilizing CCTV and e-ticketing for supervision and enforcement, fulfilling ffective and efficient traffic signs and safety campaigns for road users and improving regulations.