Purwono Sidik Permono
Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis teknik dasar dan kondisi fisik pemain bulutangkis usia 11-13 Franciska Dina Dameria; Purwono Sidik Permono; Suratman Suratman; Dewangga Yudhistira
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 2 (2023): June
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i2.15251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan teknik dasar dan kondisi fisik pemain bulu tangkis PB. Gemilang Semarang Usia 11-13 tahun. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pesertanya adalah kelompok yang terdiri dari 10 pemain pria dengan tinggi badan sekitar 162 cm dan berat badan sekitar 55 kg. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dari populasi sebanyak 15 pemain, dan teknik pengumpulan data menggunakan survei dan tes. Tes teknis meliputi servis pendek, panjang, lob, dan smash. Tes kondisi fisik meliputi kelincahan, power, kekuatan otot, dan daya tahan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemain dengan kemampuan teknik dasar dan kondisi fisik yang prima memiliki satu pemain atau sepuluh persen; dua pemain, atau dua puluh persen, tiga pemain, atau tiga puluh persen, cukup bagus; dan empat pemain, atau empat puluh persen, kurang. Hasil kajian menyimpulkan bahwa tujuh pemain atau tujuh puluh persen tidak memiliki kemampuan teknik dan fisik yang baik sehingga sulit bersaing dengan teman-teman di dalam dan di luar klub. Hasil penelitian ini juga menyarankan kepada para pelatih dan pemain PB Gemilang Semarang agar dapat ditambahkan porsi latihan berikut agar para pemain dapat bersaing dengan pemain lainnya di Kota Semarang.
The Effect of The Square Drill Passing Trainning Method on the Passing Accuracy of IMFA Clubs ageds 15 Years Anugerah Muhammad Afrizal; Purwono Sidik Permono
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i2.25654

Abstract

Football is one of the most populer sports in society and has many benefits. One of problems that occurs in football is passing because there are still mistakes when passing. The purpose of this study was to determine the effect of suare drill tranning on the passing ability of U-15 Indonesia Muda Football Academy players. This type of research is quantitative using one group pretest-posttest design. The population in this study were U-15 players of the Indonesia Muda Football Academy Club. The sampling technique used total sampling, namely all U-15 players were sampled as many as 12 players. The research data were analyzed descriptively quantitatively, the requirement test was normality and homogeneity test of data, and the T test using SPSS 26.00. Based on the table above, it can be concluded that the value of t=Low 3.973, this value is greater than t=Upper 2.527 or t=Low of 3.973 and the sig. The result (2-tailed) is 0.000<0.05. This means that there is a significant influence between the Square Drill Passing Trainning Method on the Passing Accuracy of the 15-Year-Old IMFA Club.
The Influence of Instagram Use on the Consistency of Recreational Runners’ Activity in Semarang City Aldy Nurul Iman; Purwono Sidik Permono
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v7i1.48598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Instagram terhadap konsistensi aktivitas pelari rekreasional di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 113 responden (90 laki-laki dan 23 perempuan) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria berusia 20-40 tahun, aktif menggunakan Instagram, dan melakukan aktivitas lari minimal dua kali dalam seminggu. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner skala Likert yang mengukur intensitas penggunaan Instagram (X1), interaksi dan keterlibatan (X2), serta konsistensi aktivitas lari (Y). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram dan konsistensi aktivitas lari berada pada kategori sedang hingga tinggi. Secara simultan, X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap konsistensi aktivitas lari dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,829. Namun, secara parsial hanya variabel interaksi dan keterlibatan yang berpengaruh signifikan, sedangkan intensitas penggunaan tidak signifikan. Dengan demikian, konsistensi aktivitas lari lebih dipengaruhi oleh kualitas interaksi dibandingkan frekuensi penggunaan Instagram   Abstract This study aimed to analyze the influence of Instagram use on the running consistency of recreational runners in Semarang. The sample consisted of 124 runners aged 20–40 years (94 males and 30 females) who actively used Instagram and ran at least twice a week. Respondents completed a questionnaire measuring Instagram usage frequency, exposure to sports content, digital social interaction, and involvement in running communities, while running consistency was assessed through frequency, duration, and continuity of training. Descriptive results indicated that Instagram use was at a moderate to active level (mean = 60), while running consistency was fairly consistent (mean = 59). Simple linear regression analysis revealed a positive and significant effect of Instagram use on running consistency (t-calculated = 16.380 > t-table = 1.98, α = 0.05). These findings suggest that the more frequently runners use Instagram, the more consistent their training, influenced by personal motivation, exploratory drive, and community social support. The results can serve as guidance for running communities and relevant stakeholders in promoting an active lifestyle in urban settings.