Muhammad Hasbullah Ridwan
IAIDA Blokagung Banyuwangi

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR PERCAKAPAN MERRY RIYANA DAN NARASUMBER PADA GELAR WICARA “ZERO TO HERO” Muhammad Hasbullah Ridwan; Lailatul Azizah
Jurnal PENEROKA: Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.129 KB) | DOI: 10.30739/peneroka.v2i1.1366

Abstract

Gelar wicara Zero to Hero merupakan acara yang digagas oleh pembisnis sekaligus motivator Marry Riana pada akun youtube resmi miliknya. Dalam gelar wicara Zero to Hero Merry Riana bersama dengan para narasumber saling melakukan kegiatan bahasa yakni percakapan. Sebagian besar percakapan melibatkan dua peserta atau lebih dalam percakapan terdapat pengambilan giliran atau perubahan siapa yang mendapat giliran. Suatu kemungkinan perubahan giliran disebut (Tempat Relevansi Pertukaran) TRP. Selain itu terdapat juga kejadian overlaps atau tumpang tindih. Penutur berharap lawan tutur memberikan sebuah respon yang mana respon tersebut disebut istilah backchannel. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui wujud dari struktur percakapan Merry Riana dengan narasumber jika dilihat dari segi Tempat Relevansi Pertukaran dan overlaps pada acara gelar wicara “Zero to Hero”, Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif penelitian menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang-orang dan prilaku yang diamati. Teknik simak bebas libat cakap adalah teknik yang dipilih oleh penelitian yang mana peneliti berperan hanya sebagai pennyimak. Hasil dari penelitian ini yaitu struktur percakapan merupakan sebuah peristiwa yang selalu terjadi dalam sebuah percakapan yang mana dalam peristiwa tersebut melibatkan penutur dan mitra tutur. dalam lima video tersebut terjadi Tempat Relevansi Pertukaran video pertama 10, Tempat Relevansi Pertukaran video kedua 10, Tempat Relevansi Pertukaran video ketiga 9, Tempat Relevansi Pertukaran video keempat 7, dan Tempat Relevansi Pertukaran video kelima 16. Temuan overlaps diantaranya video pertama 6, video kedua 4, video ketiga 3, video keempat 5, dan video kelima 4. Backchannel dalam video tersebut yaitu video pertama terdapat 10 temuan, video kedua 4 temuan, video ketiga 2 temuan yang mana dalam 2 temuan tersebut backchannel berruntutan, dan video keempat terdapat 8 temuan, video kelima 3 temuan.
ANALISIS TUTURAN IMPERATIF PADA KOMUNIKASI ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DI PERTOKOAN BIN-HASY BLOKAGUNG KABUPATEN BANYUWANGI (KAJIAN PRAGMATIK) Muhammad Hasbullah Ridwan; Ahmad Zamachsyari Dhofir
Jurnal PENEROKA: Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.976 KB) | DOI: 10.30739/peneroka.v2i2.1560

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan wujud kesantunan tuturan imperatif yang digunakan dalam komunikasi antara penjual dan pembeli di pertokoan Bin-Hasy Blokagung Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik simak catat, yang dilanjutkan dengan analisis data menurut Milles dan Huberman melalui analisis kualitatif yang dilakukan secara interaktif dan bersifat terus menerus yakni dengan reduksi, penyajian data dan terakhir adalah penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, teknik triangulasi digunakan dalam penelitian ini untuk pengujian kridibilitas data dari pelbagai sumber dengan pelbagai cara. Hasil dari penelitian ini menjabarkan jenis dan wujud kesantunan tuturan imperatif pada komunikasi antara penjual dan pembeli di Pertokoan Bin-Hasy Blokagung. Jenis-jenis tuturan imperatif dari 44 tuturan yang telah ditemukan dapat dikelompokkan menjadi 11 jenis tuturan imperatif yang mengandung makna pragmatik. Sebelas jenis tuturan tersebut antara lain : 6 imperatif perintah, 4 imperatif suruhan, 5 imperatif permintaan, 4 imperatif desakan, 4 imperatif bujukan, 3 imperatif persilaan, 4 imperatif permintaan izin, 1 imperatif mengizinkan, 7 imperatif larangan, 3 imperatif harapan, 3 imperatif anjuran. Kesantunan tuturan imperatif dapat diklasifikasikan menjadi 5 (lima) peringkat dari 44 tuturan imperatif yang dilakukan oleh penjual dan pembeli. Lima peringkat tersebut secara berurutan dimulai dari yang paling sopan antara lain : 4 tuturan imperatif rumusan saran, 5 tuturan imperatif rumusan pertanyaan, 20 tuturan imperatif rumusan pernyataan permintaan, 8 tuturan imperatif rumusan pernyataan keharusan, 7 tuturan imperatif rumusan imperatif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA Muhammad hasbullah ridwan
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.77 KB) | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v2i2.1363

Abstract

Pembelajaran inovatif adalah proses pembelajaran yang dirancang oleh guru dengan menerapkan beberapa metode dan teknik dalam setiap pertemuan. Artinya dalam setiap kali tatap muka guru harus menerapkan beberapa metode sekaligus. Namun dalam penerapannya harus memperhatikan karakteristik kompetensi dasar yang akan dicapainya, sehingga sangat dimungkinkan setiap kali tatap muka guru menerapkan metode pembelajaran yang berbeda. Untuk bisa melakukan pembelajaran yang inovatif guru dituntut mempunyai wawasan yang luas dalam hal metode pembelajaran. Jika hal ini tidak dimiliki oleh seorang guru maka pembelajaran tidak menutup kemungkinan mengarah ke pembelajaran ”tradisional” (ceramah, tanya jawab, diskusi). Bentuk pembelajaran inovatif diantaranya dapat dilakukan dengan menerapkan pendekatan kontekstual, dan PAIKEM. Kedua pendekatan ini dalam implementasin dan prinsipnya sama yaitu semuanya menuntut adanya kreatifitas guru yang tinggi serta dalam pelaksanaannya menuntut keaktifan dan kreatifitas siswa.
NILAI KEHIDUPAN YANG TERDAPAT PADA ADAT KEBO-KEBOAN DESA ALASMALANG SINGOJURUH BANYUWANGI Muhammad Hasbullah Ridwan; Dina Lutpiyana
Jurnal PENEROKA: Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/peneroka.v3i1.1929

Abstract

Adat as ancestral heritage plays an important role in people's lives. Adat is one of the studies of folklore. At the tip of the island of East Java, there is an area that has a lot of customs, namely Banyuwangi Regency. Banyuwangi Regency is famous for its Using Tribe. One of the famous Using Tribes in Banyuwangi is Singojuruh District. In Singojuruh District there is a kebo-keboan custom, this custom is carried out once a year. The focus of the research in this title is how to prepare and process the implementation of the kebo-keboan custom in Alasmalang Village and how the value of life is contained in the kebo-keboan custom. This study uses a partially oral folklore study. The method used in this study is a type of field qualitative research using data analysis methods, in this case, the researcher takes the title "the value of life contained in the kebo-keboan custom of Alasmalang Singojuruh Village, Banyuwangi". Researchers in obtaining data using observation techniques, interviews and documentation. This research resulted in 12 data from 4 different sources. This data explains the preparation and implementation procession in the kebo-keboan custom in Alasmalang Singojuruh Village, Banyuwangi. And then from the preparatory procession to the implementation of the kebo-keboan custom, there is a life value in it, where the values ??of life are very useful for the people of Krajan Hamlet, Alasmalang Village
ANALISIS KEBIASAAN MEMBACA DAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA KELOMPOK LITERASI BACA PAKSA SANTRI DARUSSALAM BLOKAGUNG TAHUN 2022-2023 Azkiatun Nabila; Muhammad Hasbullah Ridwan
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v4i1.2498

Abstract

Pada penelitian ini mendeskripsikan proses kebiasaan membaca dan hasil dari kemampuan membaca pemahaman yang terdapat pada kelompok literasi baca paksa santri Darussalam Blokagung pada Tahun 2022-2023. Kelompok literasi ini adalah sebuah organisasi yang berada di pondok pesantren Darussalam Blokagung yang berdiri pada tahun 2018 dan diketuai oleh saudara Nurul Huda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan untuk melakukan penelitian ini dengan 3 tahap yaitu, teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, kedua yaitu reduksi data, dan yang terakhir yaitu penyajian data dan penarikan kesimpulan. Proses kebiasaan membaca dilakukan dengan cara melaksanakan tour asrama yang bertujuan untuk memberikan informasi-informasi mengenai manfaat membaca buku, menjelaskan betapa pentingnya membaca buku. kemampuan membaca pemahaman yang banyak di kuasai oleh santri yaitu pemahaman literal dan pemahaman interpretatif dengan perincian 100% pemahaman literal, 100% pemahaman interpretatif, 95% pemahaman kritis, dan 85% pemahaman kreatif.