Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : KURVATEK

ENVIRONMENTAL GEOLOGY POTENTIAL OF KALIGESING, PURWOREJO Dianto Isnawan
KURVATEK Vol 2 No 2 (2017): November 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v2i2.544

Abstract

AbstrakPenelitian ini dimaksudkan sebagai survei geologi lingkungan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik geologi lingkungan daerah Kaligesing, meliputi potensi sumber daya maupun bencana alam. Daerah Kaligesing termasuk dalam Kubah West Progo pada peta RBI Lembar Purworejo.  Metode penelitian berupa survei geologi lapangan, untuk memperoleh  data geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi serta tata guna lahan. Analisis potensi pengembangan daerah dilakukan berdasarkan karakteristik geologi lingkungan setempat. Sumber daya alam ang potensial adalah pasir dan batu, serta tanah dan lahan yang relatif subur. Air permukaan didukung oleh sungai Jogobesan, bersama anak-anak sungainya. Airtanah dapat diperoleh dari mataair maupun sumur gali, dengan muka airtanah yang relatif dangkal. Mataair berdebit kecil hingga sedang (≤ 1 liter/detik). Bencana alam yang cukup potensial adalah erosi dan gerakan tanah. Banjir hanya berpotensi pada wilayah yang sempit dan setempat-setempat. Secara umum, geologi lingkungan daerah penelitian terbagi menjadi zona geologi lingkungan Pegunungan Gunungapi Purba dan Kars Jonggrangan yang masing-masing memiliki kekhasan tersendiri. Kata kunci: sumber daya alam, bencana alam, geologi lingkungan 
QUALITY AND GROUNDWATER FLOW AT DEGAN, BANJARARUM, WEST PROGO Dianto Isnawan; . . T. Listyani R.A.
KURVATEK Vol 4 No 2 (2019): November 2019
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v4i2.1141

Abstract

This research is a hydrogeological survey activity with the aim to determine the quality and pattern of groundwater flow in the Degan and surrounding areas, Banjararum Village, Kalibawang, West Progo District. The research method is carried out by hydrogeological surveys to collect groundwater data and groundwater quality in the form of pH, TDS and EC. The research area is included in the Dome of the Kulon Progo physiography, where this area is a non CAT area. The geomorphology of the study area in the north and west is dominated by relatively coarse landscapes forming hills, while in the central, eastern and southern parts it is a weak wavy landscape to the plains. The results showed that shallow groundwater depth of 1.2 - 10.8 m (under surface). The pattern of groundwater flow is to the east / southeast, with boundary conditions H5 and V1. Groundwater aquifers are composed of colluvium deposits and weathered  - medium weathered rock. The pH value of water in the study area ranges from 6.7 -7.1; TDS is 165 - 901 ppm, while EC ranges from 187 - 1240 µS / cm. Thus, groundwater in the Degan area is neutral and tasteless.
EVALUATION OF GEOTHERMAL RESERVOIR CONDITIONS BASED ON WELL PADS GEOCHEMICAL DATA IN LX GEOTHERMAL FIELD Monica Megita Veronika Assa; Dianto Isnawan
KURVATEK Vol 7 No 1 (2022): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v7i1.3133

Abstract

The research was conducted at the Geothermal Company Energy Lx Area. The research area includes three well pads of geothermal power plants, namely X1, X2, and X3, which are stratigraphically composed of quaternary volcanic rocks. Based on the geochemical data of the well pad, it shows that the chloride type fluid is in equilibrium/partial equilibrium with the reservoir temperature in the range of 230 – 300°C from the silica and Na-K geothermometer analysis. The geothermal system in the research area is a hydrothermal magmatic system with two-phase fluid dominated by water. Evaluation of reservoir conditions from monitoring the X3 well pad shows a decrease in temperature for the last 3 years from 320°C in 2018 to 290°C in 2020. Graphical analysis of several chemical elements including Ca, Cl, SiO2, Boron and HCO3 shows a trend with the same pattern on several elements/compounds so it can interpret that there are no mixing process occurs in the reservoir, especially mixing with drill pipe wall cement or groundwater. Utilization of two-phase geothermal fluid in the Lx Geothermal Field produces electricity with a capacity reaches more than 100 MW and is still being developed in several areas that are currently in the geothermal geochemical exploration stage.
ESTIMASI SUMBERDAYA BATUBARA SEAM S3 DAN SEAM S4 MENGGUNAKAN METODE POLIGON DONAT PADA DAERAH SERONGGA, KABUPATEN TANAH BUMBU, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Maynardi, Dharma Ikhsan Mahendra; Pratiwi, Dhea Ameila; Trianda, Obrin; Isnawan, Dianto
KURVATEK Vol 10 No 2 (2025): Energy Management and Sustainable Environment
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v10i2.6405

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumberdaya alam salah satunya batubara. Batubara merupakan salah satu sumber energi yang masih memiliki peranan penting dalam mendukung kebutuhan energi nasional. Kegiatan eksplorasi dan estimasi sumberdaya batubara diperlukan untuk mengetahui potensi dan kelayakan tambang secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi sumberdaya batubara pada daerah penelitian yang berlokasi di daerah Serongga, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan menggunakan metode poligon donat. Data yang digunakan berupa data pemboran dan data geofisika logging. Tahapan penelitian meliputi korelasi seam antar titik bor, penentuan batas sebaran seam batubara, pembuatan poligon donat untuk setiap kategori sumberdaya dan melakukan perhitungan tonase, dan ketebalan rata – rata. Dilakukan korelasi 15 titik bor dan dijumpai 2 seam utama yang digunakan untuk menghitung estimasi sumberdaya daerah penelitian yaitu Seam S3, dan Seam S4. Hasil dari penelitian menunjukkan ketebalan rata-rata Seam S3 adalah 1.5 m, dan Seam S4 adalah 1.45 m. Hasil total perhitungan sumberdaya batubara pada Seam S3 sebesar 2.254.679,08 ton, Seam S4 sebesar 3.455.205,60 ton, dengan total sumberdaya batubara sebesar 5.709.884,68 ton.