Dennij Mandeij
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN 15 KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SULAWESI UTARA TAHUN 2010-2020 Reynaldi P. Kalesaran; Amran T. Naukoko; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 7 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan kondisi dimana masyarakat tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar dan merupakan permasalahan global yang dihadapi oleh berbagai negara termasuk Indonesia. Persentase kemiskinan di Provinsi Sulawesi Utara cenderung mengalami penurunan selama kurun waktu tahun 2010-2020, akan tetapi persentase kemiskinan 15 Kab/Kota di Provinsi Sulawesi Utara belum merata dan cenderung fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Jumlah Penduduk, IPM dan PDRB terhadap Tingkat Kemiskinan 15 Kab/Kota di Provinsi Sulawesi Utara. Teori yang digunakan dalam memahami kemiskinan yaitu teori Neo-Liberalisme dan teori Demokrasi Sosial. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yaitu data cross section dari 15 Kab/Kota di Provinsi Sulawesi Utara dan data time series yaitu data tahun 2010-2020. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakkan aplikasi Eviews-12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Jumlah Penduduk dan IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan, Sedangkan PDRB berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan. Secara simultan, Jumlah Penduduk, IPM dan PDRB berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sulawesi Utara.
PENGARUH DANA PIHAK KETIGA DAN NON PERFORMING LOAN TERHADAP PEMBIAYAAN UMKM (STUDI PADA BANK UMUM TAHUN 2015-2020) Glori Z.M Batuallo; Tri Oldy Rotinsulu; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap pembiayaan UMKM pada Bank Umum Tahun 2015-2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian adalah bank umum tahun 2015-2020. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu laporan tahunan perbankan yang bersumber dari Bank Indonesia yang meliputi data simpanan dan NPL periode 2015-2020. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis regresi berganda dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Thitung < T tabel (1,106 < 2,080) dengan signifikansi 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya hipotesis (H1) menunjukkan bahwa hasil Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh terhadap kredit UMKM dan Thitung = 0,610 yang berarti Thitung < T tabel (0,610 < 2,080) dengan signifikan 0,319 > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya hipotesis (H2) menunjukkan hasil Non Performing Loan (NPL) tidak berpengaruh terhadap kredit UMKM. Sedangkan secara simultan hasil perhitungan Fhitung Ftabel (207,773 > 3,47) dengan nilai yang diperoleh (0,000 < 0,05) maka secara simultan (bersama-sama) variabel bebas DPK dan NPL berpengaruh signifikan terhadap kredit UMKM pada bank umum tahun 2015 Titik. – 2020. Kata kunci: Dana Pihak Ketiga; Kredit Bermasalah; Kredit
Analisis Pengaruh Jumlah Kantor Cabang Bank, Kredit Macet dan Inklusivitas Keuangan Terhadap Penyaluran Kredit UMKM di Provinsi Sulawesi Utara periode 2012Q1-2021Q4 Zulhamdi M. Mandak; Robby J. Kumaat; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM menjadi sumber kontribusi terbesar bagi perekonomian Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari dukungan yang dilakukan perbankan dalam penyaluran kredit kepada UMKM. Penyaluran kredit perbankan kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah menjadi perananan penting dalam mendukung perekonomian suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Jumlah Kantor Cabang Bank (JKCB), Kredit Macet (KM), dan Inklusivitas Keuangan (IK) terhadap Penyaluran Kredit UMKM di Provinsi Sulawesi Utara periode 2012Q1-2021Q4. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data runtut waktu atau time series secara triwulan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistika dan Publikasi laporan kajian ekonomi dan keuangan regional Provinsi Sulawesi Utara. Data diolah menggunakan metode analisis regresi linear dengan bantuan Eviews 10. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Jumlah kantor cabang bank berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran kredit UMKM. Kredit macet berpengaruh secara negatif namun tidak signifikan terhadap penyaluran kredit UMKM. Inklusivitas keuangan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap penyaluran kredit UMKM. Secara simultan jumlah kantor cabang bank, kredit macet dan inklusivitas keuangan berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit UMKM di Provinsi Sulawesi Utara.
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALURAN KREDIT BANK UMUM PADA SEKTOR KONSTRUKSI DI INDONESIA (Periode 2015.1 – 2020.4) Evita Junita Isabel Kimbal; Robby J. Kumaat; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu sektor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia dan berperan dalam menggerakkan sektor riil yang secara langsung menyangkut kehidupan orang banyak. Selain itu, sektor konstruksi merupakan sektor yang dinamis dan dapat memberikan multiplier effect yang berguna dalam peningkatan ke-sejahteraan, baik secara langsung melalui penciptaan lapangan pekerjaan maupun tidak langsung melalui kontribusi terhadap PDB nasional (Mallick dan Mahalik 2008). Hasil penelitian Pengujian T-Statistik atau parsial menunjukan bahwa Variabel Suku Bunga Kredit Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi berpengaruh Positif secara parsial dan signifikan, Variabel Produk Domestik Bruto Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi berpengaruh Positif secara parsial dan signifikan, Variabel Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi Positif tapi tidak Berpengaruh Secara Parsial dan Signifikan. Non Performing Loan Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi Berpengaruh Negativ secara parsial dan signifikan Dalam Pengujian F-Statistik atau Simultan Variabel Suku Bunga Kredit, Produk Domestik Bruto, Inflasi, dan Non Performing Loan Berpengaruh Positif dan Signifikan Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi. Kata Kunci : Suku Bunga Kredit, Produk Domestik Bruto, Inflasi, Non Performing Loan, Kredit Konstruksi
ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI DAN REALISASI BELANJA APBD TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA MANADO PERIODE 2007 – 2021 Brilliant Arnold Maranatha Lengkey; Agnes L. Ch. P. Lapian; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 4 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangguran merupakan masalah yang dihadapi hampir semua daerah termasuk Kota Manado yang merupakan ibukota provinsi Sulawesi Utara pun tidak luput dari masalah pengangguran ini. Pengangguran merupakan isu penting dalam pembangunan ekonomi di kota Manado dan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besarnya tingkat pengangguran diantaranya adalah tingkat inflasi dan jumlah belanja APBD yang dikeluarkan. Dengan semakin tingginya tingkat inflasi maka akan berpengaruh pada tingkat pengangguran yang semakin besar belanja APBD yang dikeluarkan diharapkan mampu menekan tingkat pengangguran. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh inflasi dan realisasi belanja APBD terhadap pengangguran di Kota Manado. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari BPS Kota Manado dan BPS Provinsi Sulawesi Utara. Dalam penelitian ini menggunakan model analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengangguran di Kota Manado. Realisasi belanja APBD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Kota Manado. Kata Kunci: Kota Manado; Inflasi; Belanja APBD; Pengangguran.
PENGARUH TINGKAT KURS INFLASI DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP FLUKTUASI PENANAMAN MODAL ASING LANGSUNG DI SULAWESI UTARA Tio Saputra Dewo; Robby J. Kumaat; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 5 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kurs, inflasi dan produk domestik regional bruto terhadap penanaman modal asing langsung di Sulawesi Utara . Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode kuantutatif dengan menggunakan data sekunder selama 15 tahun dari 2007-2021. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perubahan suatu variabel dengan dengan variabel lainnya. Dalam penelitian ini digunakan data time series dari Badan Pusat Statistik dari tahun 2007-2021. Setelah melakukan uji analisis maka dapat diketahui hasil penelitian: Tingkat Kurs berpengaruh positif tidak signifikan terhadap penanaman modal asing langsung di Sulawesi Utara, Untuk Inflasi berpengaruh negatif signifikan terhadap penanaman modal asing langsung di Sulawesi Utara, dan untuk PDRB berpengaruh positif tidak signifikan terhadap penanaman modal asing langsung di Sulawesi Utara. Dan Secara serempak atau simultan tingkat kurs, inflasi dan PDRB berpengaruh signifikan terhadap penanaman modal asing langsung di Sulawesi Utara  KataKunci: Kurs; Inflasi; PDRB; Penanaman Modal Asing Langsung.  
ANALISIS KOINTEGRASI DAN KAUSALITAS ANTARA ALIRAN MODAL BERSIH DAN NILAI TUKAR RUPIAH/US$ Angela Monica Sonambela; Robby J. Kumaat; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 5 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari BI uang beredar (M2) atau likuiditas diperekonomian Indonesia mulai melambat di awal tahun 2022.Untuk meningkatkan likuiditas domestik dapat menggunakan Capital flow yang bisa dimanfaatkan sebagai alternatif sumber pembiayaan investasi yang relatif lebih murah dan dapat mendorong aktivitas investasi dan mendorong perekonomian domestik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keseimbangan jangka panjang dan hubungan timbal balik antara Arus Modal Bersih (Net Capital Flow) dan Nilai Tukar Rupiah.Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berbentuk runtut waktu (Time Series) dari tahun 2000-2021, yang diolah menggunakan metode VECM (Vector Error Correction Model) untuk mencari hubungan keseimbangan jangka panjang dan hubungan Kausalitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aliran modal bersih (Net Capital Flow) dan nilai tukar Rupiah di Indonesia tahun 2000 hingga 2021 memiliki hubungan keadaan keseimbangan jangka panjang, dengan nilai Trace Statistic sebesar 26.36744 > 15.49471. Hasil uji Kausalitas menunjukkan hanya terdeteksi hubungan kausalitas satu arah, dimana secara statistik nilai tukar Rupiah mempengaruhi Aliran modal bersih (Net Capital Flow) dengan nilai probabilitas F-statistik sebesar (0.0239) <α = 5%. Namun sebaliknya Aliran modal bersih (Net Capital Flow) tidak memiliki hubungan pengaruh terhadap nilai tukar Rupiah secara statistik, karena nilai F-statistik > F-kritis α = 5%. Kata Kunci: Aliran Modal Bersih; Nilai Tukar Rupiah; Kointegrasi; Kausalitas
Analisis Pengaruh Financial Technology Peer To Peer Lending Dan Digital Payment Terhadap Kinerja Perbankan Di Indonesia (Studi PT Bank Negara Indonesia Tbk. Tahun 2015.1-2020.4) Dian Anggelina Foe; Robby J. Kumaat; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui 1) bagaimana bagaimana pengaruh peer to peer lending terhadap Return on Equity (ROE) PT. BNI Tbk. tahun 2015-2020 2)Bagaimana pengaruh digital payment terhadap Return on Equity (ROE) PT. BNI Tbk. tahun 2015-2020? 3) bagaimana pengaruh digital P2P Lending dan digital payment terhadap Return on Equity (ROE) PT. BNI Tbk. tahun 2015-2020. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi berganda, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data P2P Lending, Digital Payment dan Return on Equity bank BNI periode 2015.1-2020.4). hasil penelitian ini adalah untuk variabel P2P Lending (X1) diperoleh angka t hitung sebesar -5.351810< t tabel 1.99962 dengan tingkat signifikansi lebih kecil dari = 0.05 yaitu sebesar 0.0000 dengan demikian maka H1 diterima, artinya P2P Lending berpengaruh secara signifikan terhadap Return on Equity Untuk variabel Digital Payment (X2) diperoleh angka t hitung sebesar -13.13531 < t tabel sebesar 1.99962 dengan tingkat signifikansi lebih kecil dari = 0.05 yaitu sebesar 0.0000 dengan demikian maka H2 diterima, artinya Digital payment berpengaruh signifikan terhadap Return on Equity. Nilai R2 yang dihasilkan sebesar 0.911205 atau 90.11 0%. Angka ini menjelaskan bahwa Return on Equity pada bank BNI pada periode 2015.1-2020.4 dipengaruhi oleh faktor P2P Lending (X1) dan Digital Payment (X2) sebanyak 90.11 %, sedangkan sisanya sebesar 9.89% dipengaruhi oleh faktor-faktor atau variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: Fintech; digital payment; kinerja keuangan,peer to peer lending.
Pengaruh Fintech Peer to Peer Lending dan Pembayaran Digital Uang Elektronik Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Erya P. Pailaha; Tri Oldy Rotinsulu; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan faktor yang sangat penting untuk mengetahui kondisi ekonomi suatu negara dan bisa kita lihat bahwa pertumbuhan ekonomi sekarang ini dalam proses pemulihan dimana adanya pandemi covid-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi menurun. Disisi lain perkembangan teknologi memunculkan inovasi baru seperti peer to peer lending dan pembayaran digital. Kedua jenis fintech ini merupakan layanan keuangan sedang populer sekarang ini. Dengan adanya kedua jenis ini membantu masyarakat dalam kondisi covid-19 karena mengandalkan teknologi semua kegiatan transaksi bisa dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fintech peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik secara simultan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh fintech peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dekunder pada Tahun 2019 Q1 - 2022 Q4. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear Berganda. Alat analisis yang digunakan untuk melakukan analisis adalah eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel fintech peer to peer lending tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, variabel pembayaran digital uang elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, dan secara simultan variabel fintech peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kata Kunci: Fintech, Peer to Peer Lending, Uang Elektronik, Pertumbuhan Ekonomi
Analisis Pengaruh Pusat Logistik Berikat dan Kurs Terhadap Ekspor Perusahaan Importir Pengguna Fasilitas Pusat Logistik Berikat Agnes N. Sibarani; Robby J. Kumaat; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 8 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya dalam mendorong ekspor Indonesia. Salah satu upaya pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai adalah dengan memberikan fasilitas Pusat Logistik Berikat untuk mendorong ekspor perusahaan importir di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh Pusat Logistik Berikat dan Kurs terhadap nilai Ekspor perusahaan importir pengguna fasilitas Pusat Logistik Berikat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data nilai impor melalui PLB, tingkat kurs dan ekspor perusahaan dari tahun 2017-2022. Data diperoleh dari  situs Bank Indonesia dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan model  estimasi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pusat Logistik Berikat berpengaruh positif signifikan terhadap nilai ekspor perusahaan. Hal ini ditunjukkan dengan impor perusahaan melalui PLB yang memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap nilai ekspor perusahaan tersebut. Sementara tingkat kurs memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai ekspor perusahaan. Kata Kunci: Pusat Logistik Berikat; Tingkat Kurs; Ekspor; Impor;