Tri Oldy Rotinsulu
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH DANA PIHAK KETIGA DAN NON PERFORMING LOAN TERHADAP PEMBIAYAAN UMKM (STUDI PADA BANK UMUM TAHUN 2015-2020) Glori Z.M Batuallo; Tri Oldy Rotinsulu; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap pembiayaan UMKM pada Bank Umum Tahun 2015-2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian adalah bank umum tahun 2015-2020. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu laporan tahunan perbankan yang bersumber dari Bank Indonesia yang meliputi data simpanan dan NPL periode 2015-2020. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis regresi berganda dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Thitung < T tabel (1,106 < 2,080) dengan signifikansi 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya hipotesis (H1) menunjukkan bahwa hasil Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh terhadap kredit UMKM dan Thitung = 0,610 yang berarti Thitung < T tabel (0,610 < 2,080) dengan signifikan 0,319 > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya hipotesis (H2) menunjukkan hasil Non Performing Loan (NPL) tidak berpengaruh terhadap kredit UMKM. Sedangkan secara simultan hasil perhitungan Fhitung Ftabel (207,773 > 3,47) dengan nilai yang diperoleh (0,000 < 0,05) maka secara simultan (bersama-sama) variabel bebas DPK dan NPL berpengaruh signifikan terhadap kredit UMKM pada bank umum tahun 2015 Titik. – 2020. Kata kunci: Dana Pihak Ketiga; Kredit Bermasalah; Kredit
PERBANDINGAN PERAN KREDIT PERBANKAN DALAM PENGEMBANGAN TEMPAT TUJUAN WISATA DI KOTA TOMOHON (Studi Kasus Melby’s dan Wale ne Reiden) Greina Agnes Riny Mandagi; Tri Oldy Rotinsulu; Steeva Y.L Tumangkeng
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Tomohon merupakan kota pariwisata di Sulawesi Utara yang dimana potensi alam yang terdapat didalamnya diangkat menjadi sektor unggulan pendapatan daerah yang ramah anak dan ramah keluarga dan tentunya ramah di kantong para penikmat jalan-jalan baik untuk sekedar melepas penat ataupun untuk sekedar hiburan semata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kredit perbankan dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kota Tomohon. Objek Penelitian dalam penelitian ini adalah nasabah yang mengambil Kartu Kredit pada Tahun 2021 serta Pendapatan pada Usaha yang berkaitan dengan Kepariwisataan di Kota Tomohon. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan peneliti beserta dengan uji statistik Independent Sample T-Test, dapat ditarik kesimpulan bahwa kredit perbankan berperan secara signifikan terhadap sektor pariwisata Kota Tomohon dilihat dari besarnya peningkatan pendapatan rata-rata yang diterima oleh kedua sampel tempat wisata yaitu, Melby’s dan Wale ne Reiden. Dengan adanya peningkatan pendapatan sektor wisata yang menggunakan kredit perbankan, ada pula peningkatan kepercayaan terhadap penggunaan kredit perbankan oleh pelaku-pelaku usaha lain. Diharapkan bagi pihak perbankan, untuk mempertahankan dan meningkatkan proses dan pembiayaan kredit bagi pelaku-pelaku usaha yang ingin mengambil kredit untuk pengembangan usaha mereka dan bagi pelaku-pelaku usaha wisata untuk mengoptimalkan kredit perbankan yang diterima bagi pengembangan tempat wisata sehingga dapat meningkatkan pendapatan yang terima. Kata kunci: Pariwisata, Pendapatan, Kredit
Pengaruh IPM, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Pemerintah terhadap Kemiskinan di Bolaang Mongondow Anjela Nadia Wongkar; Tri Oldy Rotinsulu; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu kondisi ketidakmampuan secara ekonomi untuk memenuhi standar hidup rata-rata masyarakat di suatu daerah. Kondisi ketidakmampuan ini ditandai dengan rendahnya kemampuan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pokok baik berupa pangan, sandang, maupun papan. Kemampuan pendapatan yang rendah ini juga akan berdampak berkurangnya kemampuan untuk memenuhi standar hidup rata-rata seperti standar kesehatan masyarakat dan standar pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IPM, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Pemerintah terhadap Kemiskinan secara parsial maupun simultan di Kabupaten Bolaang Mogondow tahun 2015-2021. Penelitian ini menggunakan data Sekunder dengan pendekatan Kuantitatif dengan analisis data Analisis Regresi Linear Berganda dengan sumber data dari Badan Pusat Statistik Bolaang Mongondow, Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara dan DJPK Kemenkeu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial IPM memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Belanja Pemerintah memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. IPM, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Pemerintah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Kata Kunci : IPM; Tingkat Pengangguran Terbuka; Belanja Pemerintah; Kemiskinan
ANALISIS PENGANGGURAN TENAGA KERJA TERDIDIK DI SULAWESI UTARA Febriyanti Husain; Tri Oldy Rotinsulu; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangguran adalah salah satu masalah yang dihadapi hampir semua negara di dunia. Masalah masalh tersebut terjadi akibat adanya ketidaksesuain antara jumlah penduduk usia kerja yang termasuk angkatan kerja dengan ketersediaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadi penentu meningkatnya Jumlah Pengangguran terdidik di Sulawesi Utara dimana variabel upah minimum, kualitas sumber daya manusia dan tenaga kerja, apakah berpengaruh Terhadap Pengangguran Terdidik Di Sulawesi Utara. Data yang digunakan adalah data time series berupa data sekunder dengan jangka waktu 11 tahun dari tahun 2008 – 2018. Uji analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan melakukan uji statistik parsial (uji t) dengan keyakinan 97 persen. Dilakukan Uji F dan diukur dengan Uji R2 (uji koefisien determinasi). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil pengujian secara simultan upah minimum, kualitas sumber daya manusia, tenaga kerja secara serempak berpengaruh terhadap pengangguran terdidik di Provinsi Sulawesi Utara. Secara parsial dapat dijelaskan bahwa Upah Minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran terdidik di Sulawesi Utara, kualitas Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran terdidik di Sulawesi Utara sedangkan Tenaga kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terdidik di Sulawesi Utara. Kata Kunci : Pengangguran Terdidik; Upah Minimum; Kualitas Sumber Daya Manusia; Tenaga Kerja
Analisis Pengaruh Ekspor Migas, Non Migas dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Periode 2001-2021 Sri Devi Tubagus; Tri Oldy Rotinsulu; Jacline I. Sumual
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 4 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pertumbuhan ekonomi merupakan bagian terpenting dalam kebijakan ekonomi dinegara maupun system ekonomi manapun. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Indonesia pertumbuhan ekonomi indonesia mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara adalah kegiatan ekspor dan inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Ekspor Migas, Ekspor Non Migas, inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia Periode Tahun 2001-2020. Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik Indonesia. Adapun variable independen dalam penelitian ini adalah Ekspor Migas, Ekspor Non-Migas, dan Inflasi Sedangkan variable dependen yaitu Pertumbuhan Ekonomi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penelitian secara parsial, Ekspor Migas berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Sedangkan Ekspor Non Migas dan Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Hasil uji F, Ekspor Migas, Ekspor Non-Migas, dan Inflasi berpengaruh simultan terhadap variable Pertumbuhan Ekonomi. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi; Ekspor Migas; Ekspor Non-Migas; Inflasi.  
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Petani Jagung di Kecamatan Ranoyapo (Studi kasus : Desa Mopolo, Mopolo Esa, Ranoyapo) Vebiola V. Masinambow; Tri Oldy Rotinsulu; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian merupakan sektor terbesar dalam hampir setiap ekonomi negara berkembang. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor penting peranannya dalam perekonomian di sebagian negara-negara yang sedang berkembang salah satunya di Indonesia. Ada beberapa hal yang mendasari mengapa pembangunan pertanian di Indonesia mempunyai peranan penting, antara lain : potensi sumber daya alam yang besar dan beragam terhadap pendapatan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh Tenaga Kerja, Teknologi dan Modal terhadap tingkat Pendapatan di desa Mopolo, Mopolo Esa, Ranoyapo. Metode penelitian ini yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parisal, tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pendapatan petani jagung di desa Mopolo, Mopolo Esa, Ranoyapo, teknologi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tingkat pendapatan petani jagung di desa Mopolo, Mopolo Esa, Ranoyapo, dan modal berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat pendapatan petani jagung di desa Mopolo, Mopolo Esa, Ranoyapo. Kata kunci: Tenaga Kerja; Teknologi; Modal; Tingkat Pendapatan
Analisis Pengaruh Inflasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Dan Realisasi APBD Terhadap Tingkat Kemiskinan Joshua V. Padang; Tri Oldy Rotinsulu; Audie O. Niode
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah yang kompleks. Walaupun berdasarkan data tingkat kemisknan di Provinsi Sulawesi Utara paling rendah di Pulau Sulawesi. tetapi penanggulangan kemiskinan tetap menjadi agenda dan prioritas dalam pembangunan nasional. Berbagai kebijakan, strategi serta kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah demi untuk mengatasi masalah kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Inflasi, Indeks Pembangunan Manusia dan Realisasi APBD terhadap Kemiskinan di Kota Manado periode 2007-2021. Penelitian ini menggunakan data yang di dapat dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Data penelitian terdiri dari variabel dependen yaitu Kemiskinan dan variabel independen yaitu Inflasi, Indeks Pembangunan Manusia dan Realisasi APBD selama periode 2007-2021. Alat atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Inflasi memiliki pengaruh negatif dan terhadap Kemiskinan. Sedangkan, Indeks Pembangunan Manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kemiskinan, Realisasi APBD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Hasil Uji F menunjukkan, Inflasi, Indeks Pembangunan Manusia dan Realisasi APBD secara simultan berpengaruh atau secara bersama-sama signifikan terhadap Kemiskinan di Kota Manado. Kata Kunci : Inflasi, Indeks Pembangunan Manusia, Realisasi APBD, Kemiskinan.
Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja, dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur Eviana Surat; Tri Oldy Rotinsulu; Steeva Y.L Tumangkeng
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perekonomian suatu negara dianggap maju apabila masyarakatnya hidup makmur dan sejahtera. Pertumbuhan ekonomi adalah indikator yang biasanya digunkan untuk melihat keberhasilan pembangunan sutau daerah. Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu peroses peningkatan output dari waktu ke waktu menjadi indikator penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh investasi, tenaga kerja, dan kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lembata, data yang digunakan adalah data skunder investasi, tenaga kerja, kemiskinan dan data pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lembata berupa time series terkusus dari tahun 2012-2021. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan alat analisis yaitu Eviewes-12. Adapun hasil penelitian ini menunjukan investasi berpengaruh positif dan signifikan, tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan kemudian kemiskinan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lembata. dan secara bersama-sama Investasi, Tenaga Kerja dan Kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lembata. Kata Kunci: Investasi, Tenaga Kerja, Kemiskina, Pertumbuhan Ekonomi.
Pengaruh Fintech Peer to Peer Lending dan Pembayaran Digital Uang Elektronik Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Erya P. Pailaha; Tri Oldy Rotinsulu; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan faktor yang sangat penting untuk mengetahui kondisi ekonomi suatu negara dan bisa kita lihat bahwa pertumbuhan ekonomi sekarang ini dalam proses pemulihan dimana adanya pandemi covid-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi menurun. Disisi lain perkembangan teknologi memunculkan inovasi baru seperti peer to peer lending dan pembayaran digital. Kedua jenis fintech ini merupakan layanan keuangan sedang populer sekarang ini. Dengan adanya kedua jenis ini membantu masyarakat dalam kondisi covid-19 karena mengandalkan teknologi semua kegiatan transaksi bisa dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fintech peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik secara simultan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh fintech peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik secara parsial terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dekunder pada Tahun 2019 Q1 - 2022 Q4. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear Berganda. Alat analisis yang digunakan untuk melakukan analisis adalah eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel fintech peer to peer lending tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, variabel pembayaran digital uang elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, dan secara simultan variabel fintech peer to peer lending dan pembayaran digital uang elektronik berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kata Kunci: Fintech, Peer to Peer Lending, Uang Elektronik, Pertumbuhan Ekonomi
Analisis Pengaruh Ekspor, Tingkat Kurs, Investasi dan Utang Luar Negeri Sektor Ekonomi Terhadap Cadangan Devisa di Indonesia Tahun Periode 2016:Q1-2022:Q4 Fajar Ahsan Dwinoviyanto; Tri Oldy Rotinsulu; Steeva Y.L Tumangkeng
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 8 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cadangan devisa adalah sebuah aset yang dimiliki oleh bank sentral suatu negara dan dapat digunakan untuk menjaga stabilitas ekonomi negara serta mengatasi krisis keuangan dan perdagangan internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jangka pendek dan jangka panjang ekspor, tingkat kurs, investasi, dan utang luar negeri sektor ekonomi terhadap cadangan devisa tahun periode 2016:Q1-2022:Q4. Metode analisis yang digunakan adalah model dinamis Error Correction Model (ECM). Dalam hubungan jangka pendek, ekspor memiliki hubungan positif dan tingkat kurs memiliki hubungan negatif tidak signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia, sedangkan investasi dan utang luar negeri sektor ekonomi memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia. Dalam hubungan jangka panjang, ekspor, investasi, dan utang luar negeri sektor ekonomi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia, sedangkan tingkat kurs memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia. Secara bersama-sama ekspor, tingkat kurs, investasi, dan utang luar negeri sektor ekonomi berpengaruh signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang terhadap cadangan devisa di Indonesia. Kata Kunci: Cadangan Devisa, Ekspor, Tingkat Kurs, Investasi, Utang Luar Negeri Sektor Ekonomi