Debby Ch. Rotinsulu
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Leo Devid Sumigar; Debby Ch. Rotinsulu; Ita Pingkan F. Rorong
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja keuangan pemerintah daerah merupakan suatu alat yang dapat digunakan untuk mencatat, mengukur, menilai, dan mencapai pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah. Tujuan dalam penelian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kemandirian kemandirian, efektivitas dan efisiensi secara simultan terhadap kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kemandirian, efektivitas, dan efisiensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara, baik secara simultan maupun secara parsial. Saran dalam penelitian ini yaitu: 1) bagi Pemerintah, penelitian ini berfungsi sebagai masukan kepada pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara untuk memperhatikan konsep value of money yang terdiri atas tiga hal yaitu ekonomis, efisiensi, dan efektif sehingga mampu meningkatkan kinerja keuangan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Selain itu pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara harus memiliki pertimbangan agar postur anggaran tidak mengalami defisit di setiap tahunnya dan dapat mempertahankan pencapaian realisasi penerimaannya. 2) bagi Pembaca, penelitian ini sebagai pengingat kepada para pembaca yang sudah memiliki NPWP untuk melakukan kewajibannya berupa membayar pajak, karena hal ini akan berdampak terhadap kinerja keuangan di daerah setempat, dan 3) bagi Peneliti Selanjutnya, disarankan menggunakan tambahan variabel independen lainnya yang berkaitan dengan kinerja keuangan daerah.
PENGARUH PAJAK HOTEL DAN PAJAK RESTORAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA MANADO Gabrielle T. Polii; Debby Ch. Rotinsulu; Ita Pingkan F. Rorong
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 7 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi merupakan suatu keharusan jika suatu negara ingin meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyatnya. Pemerintahan Daerah menetapkan pajak daerah menjadi salah satu sumber penerimaan yang berasal dari dalam daerah dan dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi masing-masing daerah. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui pengaruh Pajak Hotel dan Pajak Restoran secara Parsial terhadap PAD Kota Manado. 2). Untuk mengetahui pengaruh Pajak Hotel dan Pajak Restoran secara Simultan terhadap PAD Kota Manado. 3). Untuk mengetahui potensi Pajak Hotel dan Pajak Restoran terhadap PAD Kota Manado. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari Badan Pendapatan Daerah Kota Manado dengan periode tahun 2012-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan software Eviews 12. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1). Pajak Hotel berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap tingkat PAD di Kota Manado dan rasio potensi pajak hotel disimpulkan kurang berpotensi. 2). Pajak Restoran berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap tingkat PAD di Kota Manado dan rasio potensi pajak restoran cukup berpotensi. 3). Pajak Hotel dan Pajak Restoran secara Simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap PAD di Kota Manado dan Pajak Hotel dan Restoran secara simultan cukup berpotensi.
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN BELANJA MODAL TERHADAP PETUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN TAHUN 2010-2020 Mody T. Manengkey; Debby Ch. Rotinsulu; Ita Pingkan F. Rorong
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 7 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minahasa Selatan merupakan Kabupaten yang tingkat pertumbuhan ekonominya selalu mengalami fluktuasi. Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus berusaha untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya yang ada, demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal secara parsial terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Minahasa Selatan. 2). Untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal secara simultan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Selatan dengan periode tahun 2010-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan software Eviews 12. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1). Pendapatan asli daerah berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa Selatan. 2). Belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa Selatan. 3). Pendapatan asli daerah dan Belanja modal berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa Selatan.
PENGARUH BELANJA LANGSUNG DAN BELANJA TIDAK LANGSUNG TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI SULAWESI UTARA Gabryel D. Purnomo; Debby Ch. Rotinsulu; Ita Pingkan F. Rorong
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator yang sangat penting untuk mengetahui dan mengevaluasi hasil pembangunan yang dilaksanakan, khususnya dalam bidang ekonomi. Laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Utara tahun 2005 sampai 2019 cenderung mengalami penurunan dan kenaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode waktu 15 tahun. Dari tahun 2005-2019. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Square. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan pengukuran yaitu dengan menggunakan alat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel belanja langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Variabel belanja tidak langsung berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan secara bersama-sama variabel belanja tidak langsung dan variabel belanja langsung secara signifikan berpengaruh positif terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah (PED).
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP) TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA (TPAK) DI PROVINSI SULAWESI UTARA Vinaria Gabriel Mumekh; Debby Ch. Rotinsulu; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan upah minimum memiliki hubungan yang positif terhadap TPAK, dikarenakan pertumbuhan ekonomi merupakan pertambahan output yang dihasilkan melalui sektor-sektor industri yang ada dalam suatu wilayah dan tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi utama dalam peningkatan output barang dan jasa tersebut. Upah merupakan hak yang harus dibayar terhadap jasa yang telah diberikan. Semakin tinggi upah yang ditawarkan maka akan semakin tinggi tingkat partisipasi Angkatan kerja untuk berkontribusi dalam kegiatan perekonomian dalam suatu wilayah atau negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi dan upah minimum Provinsi terhadap tingkat partisipasi Angkatan kerja di Provinsi Sulawesi Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode pengamatan dua puluh tahun yaitu tahun 2000-2019. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan analisis adalah eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat partisipasi Angkatan kerja. Variabel upah minimum Provinsi bepengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat partisipasi Angkatan kerja dan secara berama-sama variabel pertumbuhan ekonomi dan upah minimum Provinsi berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi Angkatan kerja di Provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi; Upah Minimum; Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
Analisis Pengaruh Sektor Unggulan Terhadap Perekonomian di Kabupaten Mimika Tahun 2015-2020 Ludia Wallery Wakris; Debby Ch. Rotinsulu; Jacline I. Sumual
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Mimika adalah kabupaten yang terkenal memiliki tambang emas terbesar di dunia milik PT. Freeport Indonesia. Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mimika masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan setiap kota kabupaten yang ada di Papua hal ini dikarenakan adanya perubahan terhadap jumlah produksi barang dan jasa yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi tidak tumbuh dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sektor unggulan dan yang memberikan daya saing terbesar di Kabupaten Mimika. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) yang bersifat kuantitatif dengan metode analisis Location Quotient (LQ), analisis Dynamic Location Quotient, analisis Shift Share (SS) dan analisis Tipologi Klassen. Analisis Location Quotient (LQ) dan analisis Tipologi Klassen digunakan untuk menentukan sektor unggulan di Kabupaten Mimika, analisis Dynamic Location Quotient (DLQ) untuk menentukan sektor ekonomi yang menjadi prospektif dan analisis Shift Share digunakan untuk melihat sektor yang memberikan daya saing di Kabupaten Mimika. Hasil analisis Location Quotient (LQ) menunjukkan bahwa dari 17 sektor ekonomi di Kabupaten Mimika terdapat 1 sektor ekonomi yang menjadi sektor unggulan sedangkan hasil analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa di Kabupaten Mimika terdapat 10 sektor ekonomi yang menjadi sektor unggulan. Hasil Dynamic Location Quotient menunjukkan bahwa dari 17 sektor ekonomi terdapat 14 sektor yang menjadi prospektif dan terakhir hasil dari analisis Shift Share (SS) menunjukkan bahwa dari 17 sektor ekonomi di Kabupaten Mimika terdapat 4 sektor ekonomi yang memiliki daya saing terbesar di Kabupaten Mimika. Kata kunci: Kabupaten Mimika; PDRB; Sektor Unggulan; Pertumbuhan Ekonomi.
Analisis Perubahan Struktur Ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2017 - 2021 Byron A. Salindeho; Debby Ch. Rotinsulu; Jacline I. Sumual
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 4 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki 17 sektor perekonomi. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2021 mulai menunjukan peningkatan, hal ini di tunjukkan adanya pergerakan positif dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh negatif. Pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara tahun 2021 tumbuh sebesar 4.16 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perubahan struktur ekonomi serta sektor yang menjadi penggerak utama Perekonomian di-Provinsi Sulawesi Utara tahun 2017 sampai tahun 2021. Dengan menggunakan teknik analisis Location Quotient (LQ) dan Shift Share (SS).Hasil penelitian menggunakaan analisis Location Quotient (LQ) menunjukan bahwa di Provinsi Sulawesi Utara dari 17 sektor terdapat 7 sektor unggulan atau sektor basis. Dari hasil perhitungsn Shift Share atau pengaruh terbesar di Provinsi Sulawesi Utara yaitu sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, sektor Konstruksi, sektor Informasi dan Komunikasi, sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Perekonomian Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan hasil yang sangat positif nilai total kinerja selama kurun waktu 2017-2021 karena mengalami kenaikan nilai absolute serta keunggulan kinerja perekonomian daerah. Kata Kunci : PDRB; Sektor Unggulan; Location Quotient; Shift Share