Hanly F. Dj. Siwu
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN DI PROVINSI SULAWESI UTARA Hidman Globali Kairupan; George M.V Kawung; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jumlah penduduk, angka partisipasi sekolahi, tingkat pengangguran terbuka terhadap kemiskinan di Provinsi Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, metode analisis deskriptif dimaksudkan untuk menggambarkan secara jelas bagaimana pengaruh jumlah penduduk, tingkat partisipasi sekolah dan tingkat pengangguran terbuka terhadap kemiskinan di Provinsi Sulawesi Utara. Untuk data kuantitatif dalam penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SPSS. Model regresi yang digunakan adalah metode analisis Regresi Linier Berganda (Ordinary Least Squares Regression Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Sulawesi Utara. Angka partisipasi sekolah bernilai positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Sulawesi Utara, dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Sulawesi Utara.
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI PAPUA Karnelus Kogoya; George M.V Kawung; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 7 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jayapura sebagai ibu Kota Provinsi Papua tidak terlepas dari masalah pertumbuhan ekonomi salah satu indikator penting memberikan dampak dan selalu muncul dalam kehidupan sehari-hari, ketika sumber daya di gunakan terbatas untuk memenuhi kebutuhan, yang di hadapi bagi Provinsi Papua selama tahun 2005-2020, dengan adanya peningkatan dan penurunan laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto dari tahun ke tahun.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pengeluaran pemerintah dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi diprovinsi papua. Jenis data penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Papua. Dalam penelitian ini menggunakan model Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi secara parsial berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan pengeluaran pemerintah, investasi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.
ANALISIS PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROVINSI MALUKU UTARA Onesimus Djambula; Josep Bintang Kalangi; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan nasional di suatu negara pada hakekatnya diselenggarakan oleh masyarakat bersama dengan pemerintah. maka dalam mensukseskan pembangunan nasional, peranan penerimaan dalam negeri menjadi hal yang sangat penting mengingat sumber pembiayaan merupakan pendukung utama dalam pembangunan. salah satu sumber pendapatan daerah yaitu pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor di peovinsi Maluku Utara. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas dan kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama di Provinsi Maluku Utara terhadap Pendapatan Asli Daerah. alat analisis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus efektifitas dan kostribusi. data yang sudah diolah kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. hasil penelitian menunjukan bahwa efektifitas Pajak Kendaraan Bermotor Berfluktuasi dari tahun ke tahun tingkat efektivitasnya tidak efektif dan Bea Balik Nama berfluktuasi dari tahun ke tahun tingkat efektivitasnya sangat efektif. sementara kontribusi Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama juga berflukutuatif dari tahun ke tahun. Itu berarti Badan Pendapatan Daerah sudah cukup baik dalam merealisasikan Pendapatan Asli Daerah melalui Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama. Kata Kunci : Pajak Kendaraan Bermotor; Bea Balik Nama; Efektifitas; Konstribusi
ANALISIS PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO, RATA-RATA LAMA SEKOLAH, DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD Dio Refelindo Mandey; Daisy S.M Engka; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah pokok yang ada di negara sedang berkembang seperti Indonesia yang dapat menghambat proses pembangunan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data time series periode 2004-2021 yang diperoleh dari BPS Kabupaten Kepulauan Talaud dan BPS Provinsi Sulawesi Utara. Data diolah menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan bantuan program EViews 10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PDRB dan IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Sedangkan, RLS berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Secara simultan PDRB, RLS, dan IPM berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Talaud.
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP TINGKAT KETIMPANGAN PENDAPATAN (STUDI PADA KOTA – KOTA DI PROVINSI SULAWESI UTARA) Axel J. Lala; Amran T. Naukoko; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pembangunan yang berorientasi pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), secara sadar atau tidak akan mengarahkan semua upaya pemerintah, swasta, BUMN, koperasi, dan masyarakat untuk mengukur kemajuan hanya dengan melihat pencapaian PDRB saja. Pembangunan dalam lingkup spasial memang tidak selalu merata, Ketimpangan Pendapatan antar wilayah menjadi salah satu permasalahan yang sangat serius. Persoalan ketimpangan punya makna yang lebih dari sekedar deretan angka. Hal itu berhubungan erat dengan masalah keadilan, keterbukaan informasi, serta pemerataan kesempatan dan akses dari sebuah proses perubahan yang bernama pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh terhadap Ketimpangan Pendapatan di kota–kota dalam Provinsi Sulawesi Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder dari tahun 2011-2021 dengan silang tempat 4 kota di Provinsi Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dan diolah menggunakan program Eviews 9. Hasil regresi menunjukan bahwa secara parsial variabel Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Ketimpangan Pendapatan, sedangkan variabel Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Ketimpangan Pendapatan. Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia secara simultan berpengaruh terhadap Ketimpangan Pendapatan di kota-kota dalam Provinsi Sulawesi Utara.
Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow Elvira Rosa Laoh; Josep Bintang Kalangi; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan masih menjadi topik utama pembangunan ekonomi oleh semua negara di dunia baik di negara maju maupun negara berkembang seperti Indonesia. Kemiskinan adalah masalah pembangunan ekonomi dimana masih terdapat masyarakat kurang mampu, tidak sejahterah, tidak sekolah, tidak sehat, tidak mempunyai tempat tinggal yang layak, dan tidak bebas dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode yang di gunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Bolaang Mongondow periode tahun 2010-2021. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Secara parsial variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemiskinan, dan secara parsial variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN UPAH MINIMUM PROVINSI (UMP) TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA (TPAK) DI PROVINSI SULAWESI UTARA Vinaria Gabriel Mumekh; Debby Ch. Rotinsulu; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan upah minimum memiliki hubungan yang positif terhadap TPAK, dikarenakan pertumbuhan ekonomi merupakan pertambahan output yang dihasilkan melalui sektor-sektor industri yang ada dalam suatu wilayah dan tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi utama dalam peningkatan output barang dan jasa tersebut. Upah merupakan hak yang harus dibayar terhadap jasa yang telah diberikan. Semakin tinggi upah yang ditawarkan maka akan semakin tinggi tingkat partisipasi Angkatan kerja untuk berkontribusi dalam kegiatan perekonomian dalam suatu wilayah atau negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi dan upah minimum Provinsi terhadap tingkat partisipasi Angkatan kerja di Provinsi Sulawesi Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode pengamatan dua puluh tahun yaitu tahun 2000-2019. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan analisis adalah eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat partisipasi Angkatan kerja. Variabel upah minimum Provinsi bepengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat partisipasi Angkatan kerja dan secara berama-sama variabel pertumbuhan ekonomi dan upah minimum Provinsi berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi Angkatan kerja di Provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi; Upah Minimum; Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
Kinerja Keuangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Pada Masa Pandemi Covid-19 Periode 2019-2021 Geraldo Steven Gohung; Vecky A.J Masinambow; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek penting pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi yang harus diatur secara hati-hati adalah masalah pengelolaan keuangan daerah dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penelitian ini menggunakan data yang diambil dari tahun 2020 hingga 2021 dari hasil publikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan menggunakan rumus analisis pertumbuhan belanja, dan juga digunakan alat analisis Compare Means Independent Sample T-Test dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Berdasarkan hasil analisis pertumbuhan belanja diketahui bahwa pertumbuhan belanja pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2020 adalah negatif atau lebih kecil dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 182.641.383.000, hal ini berarti bahwa pada tahun tersebut pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Utara belum mampu meningkatkan pertumbuhan daerahnya. Sedangkan pertumbuhan belanja pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2021 adalah positif atau lebih besar dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 81.755.881.000, hal ini berarti bahwa pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah mampu meningkatkan pertumbuhan daerahnya dari tahun sebelumnya. Kata Kunci : Pendapatan; Belanja; Daerah; Pandemi Covid-19
PENGARUH NON PERFORMING FINANCE, BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL TERHADAP RETURN ON ASSET PADA BANK MUAMALAT INDONESIA PERIODE 2017-2021 Abdul Muzakir Van Gobel; Robby J. Kumaat; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 4 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi di Indonesia tidak terlepas dari kontribusi sektor perbankan, peran perbankan sebagai media intermediasi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di suatu Negara. Indonesia sendiri memiliki 2 (dua) jenis perbankan, yaitu perbankan konvensional dan syariah. Bank syariah sebagai salah satu bagian sistem perbankan juga memiliki fungsi yang sama dengan bank konvensional, yaitu bertindak sebagai administrator sistem pembayaran dan sebagai lembaga perantara keuangan. Namun terdapat perbedaan filosofi dan sistem operasional  antara bank syariah dengan bank konvensional, yaitu adanya internalisasi nilai-nilai dan hukum Islam dalam perbankan syariah. Indikator untuk mengukur kinerja suatu perbankan umumnya diproksikan dengan Return On Assets (ROA). Faktor-faktor yang mempengaruhi ROA anatara lain Non Performing Finance (NPF) dan Beban Operasional Pendapatan Operasioanal (BOPO). Kata Kunci : NPF; BOPO; ROA; Bank Syariah.  
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Pengangguran di Kota Tomohon Charles Gabriel Polii; Amran T. Naukoko; Hanly F. Dj. Siwu
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 5 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu masalah utama yang selalu dihadapi setiap negara. Jika berbicara tentang masalah pengangguran, berarti tidak hanya berbicara tentang masalah sosial tetapi juga berbicara tentang masalah ekonomi. Perekonomian yang baik dicerminkan dari penurunan tingkat pengangguran secara terus menerus dari tahun ke tahun. Pertumbuhan ekonomi pada suatu daerah jika terus meningkat pada waktu ke waktu, ini menunjukkan bahwa perekonomian daerah tersebut mengalami peningkatan. Indeks pembangunan manusia memuat tiga dimensi penting dalam pembangunan yaitu terkait dengan aspek hidup panjang umur dan hidup sehat, untuk mendapatkan pengetahuan dan mampu memenuhi standar hidup layak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh indeks pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran di Kota Tomohon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder berupa data time series periode 2007-2021 yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tomohon. Metode yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda menggunakan software IBM SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Kota Tomohon. Variabel pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat pengangguran. Kata Kunci: Indeks Pembangunan Manusia; Pertumbuhan Ekonomi; Produk Domestik Regional Bruto; Pengangguran.