Mohamed Angky Al Fajr
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Ekstrinsik Dan Intrinsik Terhadap Kinerja Pekerja Proyek Konstruksi Mohamed Angky Al Fajr; Marelianda Al Dianty
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 7, No 1 (2020): Urban Development & Urban Lifestyle
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.108 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v7i1.228

Abstract

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan yang bersifat satu arah dari komunikator (penyampai pesan) kepada komunikan (penerima pesan) dengan menggunakan media tertentu sehingga memunculkan efek. hal yang penting dalam suatu organisasi adalah SDM atau sumber daya manusia, aspek motivasi kerja, dan aspek pendidikan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja pekerja konstruksi ketika diberikan motivasi oleh atasannya, mengetahui perlu atau tidaknya motivasi diterapkan di lingkungan konstruksi, mengetahui motivasi apa saja yang diperlukan oleh pekerja konstruksi untuk meningkatkan kinerjanya, mengetahui metode yang dipakai dalam menganalisis parameter motivasi, serta hasil yang didapatkan pekerja ketika diberikan motivasi. Pada riset ini menggunakan studi literatur mengenai pengaruh motivasi terhadap kinerja pekerja, dengan membandingkan tiga jurnal terkait. Dari hasil analisis dengan menggunakan uji wolcoxon sign-rank menyatakan variabel kebutuhan fisiologis sangat berpengaruh terhadap kinerja pekerja dengan persentase sebesar 29,49%. Kemudian dengan menggunakan metode analisis path menyatakan bahwa variabel kebutuhan aktualisasi berpengaruh cukup signifikan terhadap kinerja pekerja dengan persentase 57,08%. Kemudian dengan metode regresi linear berganda menghasilkan persentase sebesar 29,89% pada variabel kebutuhan fisiologis. Berdasarkan analisis dari ketiga jurnal terkait, menyatakan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja pekerja adalah kebutuhan aktualisasi dengan rata-rata persentase pengaruh sebesar 29,02%. Motivasi yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja pekerja konstruksi adalah kebutuhan aktualisasi diri, kebutuhan fisiologis dan kebutuhan sosial.
Penggunaan Material Limbah High Density Polyetylene (HDPE) Sebagai Bahan Pengganti Agregat Kasar Pada Campuran Beton Mohamed Angky Al Fajr; Agustinus Agus Setiawan
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 6 (2019): Special Issue : Green Building
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.063 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v6i0.161

Abstract

Abstrak : HDPE atau High Density Polyethylene merupakan salah satu bahan material plastik yang banyak digunakan untuk pembuatan kemasan berbahan plastik. Beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen. Berat jenis agregat kondisi SSD diperoleh sebesar 1,15 (syarat agregat ringan antara 1 sampai 1,8) dan memiliki tingkat penyerapan terhadap air (absorsi) sebesar 3,945% (syarat maks. 3,5%), berat isi kering 1378 kg/m3 (syarat maks. 1800 kg/m3) serta ketahanan aus (abrasi) agregat buatan sebesar 29,64% (syarat agregat dipakai untuk beton maks. 40%). HDPE adalah jenis plastik yang berwarna putih susu/putih bersih. Digunakan untuk kantong tissue, botol detergent, minyak, plastik anti panas, pipa plastik, shopping bag dan kantong plastik yang biasa untuk sayur makanan yang berkuah. Kekuatan tekan beton terbesar diperoleh pada pemberian suhu sampai 90⁰ C yakni sebesar 13,16 MPa. Bila beton dicampur dengan 20% limbah HDPE menghasilkan kuat tekan beton sebesar 11,08 MPa. Namun, beton yang dicampur dengan limbah HDPE yang dibuat simpul menghasilkan kuat tekan beton sebesar 2,67 MPa.Kata Kunci : HDPE, beton, agregat