This Author published in this journals
All Journal Jurnal Tafsere
Abduh Wahid
UIN Alauddin Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TAFSIR LIBERATIF FARID ESACK Abduh Wahid
Jurnal Tafsere Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.585 KB)

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan tentang sosok pemikir Islam yang berupaya membumikan al-Qur’an sebagai kitab suci yang mampu menyelesaikan persoalan realitas. Farid Esack adalah salah satu figur sentral menggulirkan rezim apartheid di Afrika Selatan. Semangat perjuangannya terinspirasi dari semangat perjuangan Nabi Muhammad melawan segala bentuk rasialisme, tirani, ketidakadilan dan kapitalisme kaum Quraiys yang didokumentasikan dalam al-Qur’an. Bagi Esack, al-Qur’an adalah teks pembebasan. Peristiwa eksodus (hijrah) Nabi Musa dan kaumnya dalam al-Qur’an merupakan cermin dalam memaknai kembali ajaran-ajaran al-Qur’an. Esack mengelaborasi peristiwa eksodus Nabi Musa seabgai tipikal penindasan yang serupa dengan apa yang dialami oleh kemunitas Afrika Selatan. Hermeneutika liberatif Farid Esack memang patut diapresiasi sebagai model penafsiran yang progresif berpijak pada teologi dan fokus pada kondisi Afrika Selatan yang dikuasai rezim apartheid dan layak dikembangkan dalam konteks negara dunia ketiga yang secara garis besar terjerat dalam kemiskinan dan ketidak-adilan.