Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEUNTUNGAN USAHATANI KENTANG DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI KABUPATEN KERINCI Robiatul Adawiyah; Edison Edison; A. Rahman
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): December
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v2i1.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum usahatani kentang dan penggunaan faktor produksinya, untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan keuntungan usahatani kentang serta menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi keuntungan usahatani kentang di Kabupaten Kerinci. Reponden adalah 96 petani kentang. Untuk mengetahui pengaruh faktor yang mempengaruhi keuntungan usahatani kentang digunakan digunakan metode regresi berganda dengan model fungsi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan (1) Usahatani kentang di Kabupaten Kerinci umumnya menggunakan varietas granola yang ditanam sebanyak tiga kali dalam setahun, dan pengolahan tanah menggunakan traktor. Petani menggunakan pupuk organik, Urea, SP36, KCI, NPK, Phonska, NPK166 dan pestisida. Untuk tenaga kerja petani juga menggunakan tenaga kerja dari luar keluarga (2) Rata-rata penerimaan usahatani kentang di Kabupaten Kerinci adalah sebesar Rp89.732.942,-/ha/MT. Rata-rata biaya usahatani sebesar Rp65,044,067,-/ha/MT dengan keuntungan usahatani sebesar Rp24,688,876,-/ha/MT. Usahatani kentang di Kabupaten Kerinci layak diusahakan karena masih menguntungkan (R/C Rasio sebesar 1,38). (3) Secara bersama-sama faktor luas lahan, biaya benih, biaya pupuk (Organik, Urea, SP36, KCI, NPK, Phonska, NPK166), biaya pestisida dan biaya tenaga kerja, berpengaruh nyata terhadap keuntungan usahatani kentang dengan koefisien determinasi 81%. Penambahan luas lahan dan pupuk dapat meningkatkan keuntungan, sebaliknya penambahan bibit akan mengurangi keuntungan usahatani kentang.
Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning pada Materi Kimia Hijau Berorientasi Literasi Sains dan Hasil Belajar Robiatul Adawiyah; Muhammad Naswir; Firdiawan Ekaputra; Afrida Afrida; Kriswantoro Kriswantoro
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4142

Abstract

Kondisi pembelajaran kimia hijau disekolah saat ini masih berpusat pada guru, yang mengakibatkan literasi sains dan pencapaian hasil belajar murid belum tergarap secara maksimal. Selain itu, kurangnya media ajar yang bersifat kontekstual serta berorientasi pada penyelesaian masalah menghambat siswa dalam mengaitkan konsep materi kimia hijau dengan fenomena kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi kimia hijau berorientasi literasi sains dan hasil belajar, serta menguji kelayakan dan respon siswa. Penelitian produk ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model Lee & Owens, meliputi tahapan analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil uji validasi memperlihatkan tingkat kelayakan yang sangat tinggi, yakni 95% dari ahli media, 92% dari ahli materi, dan 88% dari guru, yang dikategorikan sangat layak. Respon siswa dalam uji coba juga tercatat sangat baik, yakni 91,52 pada uji satu-satu (one to one trial) dan 90,67% pada uji coba kelompok kecil (small group trial) yang menunjukan bahwa LKPD terbukti layak dan dapat dijadikan altenatif media pembelajaran yang efektif.