Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PADA PASAR GLOBAL Putri Salsa Nabila; Suhairi Suhairi; Irfan Fadhilah
Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bussman Journal | Januari - April 2023
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/buss.v3i1.109

Abstract

Globalization is a new challenge for companies in implementing marketing strategies. Because with globalization, companies are required to compete with world-class companies that have large capital and higher quality products. Currently, Indonesia is a target market for global companies to enjoy huge profits, while Indonesian companies are losing out in the competition. This study aims to obtain a global marketing strategy in the Indonesian market for Indonesian companies. The research method used is descriptive analysis method. The combination of adaptation of marketing strategy and standard marketing strategy is a global marketing strategy that is in accordance with market conditions in Indonesia
SEGMENTASI KEAKTIFAN MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA DALAM KEGIATAN KAMPUS MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING Nazwa Aliya Muthmainnah Hasibuan; Dodyk Fahlome; Putri Salsa Nabila; Said Arrahman; Mhd. Furqan
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 7, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v7i1.8981

Abstract

Kegiatan kemahasiswaan berperan penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa, namun tingkat keaktifan pada berbagai aktivitas seperti organisasi, seminar, kepanitiaan, lomba, dan pengembangan diri menunjukkan variasi yang signifikan sehingga diperlukan pendekatan berbasis data untuk mengidentifikasi pola keterlibatan secara lebih objektif. Penelitian ini menerapkan K-Means Clustering pada data 100 responden mahasiswa UINSU yang diperoleh melalui Google Forms, melalui tahapan preprocessing, konversi skala ordinal, serta analisis menggunakan Python (Google Colab). Jumlah cluster optimal ditentukan menggunakan metode Elbow berbasis Within Cluster Sum of Squares (WCSS). Hasil penelitian menunjukkan terbentuk tiga cluster (k=3), yaitu C0 (30 mahasiswa) dengan karakteristik aktif organisasi dan kepanitiaan yang ditandai skor panitia 2.43 dan organisasi 1.63, C1 (38 mahasiswa) sebagai kelompok sangat aktif/multitalenta dengan dominasi pengembangan diri 2.03 dan lomba 1.76, serta C2 (32 mahasiswa) sebagai kelompok kurang aktif dengan skor terendah pada organisasi 0.31 dan lomba 0.47. Visualisasi PCA memperkuat pemisahan cluster yang terbentuk, sehingga menunjukkan bahwa K-Means efektif dalam mengungkap heterogenitas tingkat keaktifan mahasiswa dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis data dalam pengelolaan program kemahasiswaan.Kata Kunci— Kegiatan Kampus, Keaktifan Mahasiswa, Klasterisasi; K-Means, Segmentasi ABSTRACT Student activities play a crucial role in developing students’ competencies; however, participation levels in various activities—such as student organizations, seminars, event committees, competitions, and personal development—show significant variation, necessitating a data-driven approach to identify patterns of engagement more objectively. This study applied K-Means Clustering to data from 100 UINSU student respondents collected via Google Forms, through stages of preprocessing, ordinal scale conversion, and analysis using Python (Google Colab). The optimal number of clusters was determined using the Elbow method based on the Within Cluster Sum of Squares (WCSS). The results indicate the formation of three clusters (k=3): C0 (30 students) characterized by active involvement in organizations and committees, marked by a committee score of 2.43 and an organizational score of 1.63; C1 (38 students) as a highly active/multitalented group dominated by personal development (2.03) and competitions (1.76), and C2 (32 students) as a less active group with the lowest scores in organizational activities (0.31) and competitions (0.47). PCA visualization reinforces the separation of the formed clusters, indicating that K-Means is effective in revealing the heterogeneity of student activity levels and can serve as a basis for data-driven decision-making in the management of student programs. Keywords— Campus Activities, Clustering, K-Means, Segmentation, Student Activity 
Penerapan Metode Decision Tree dalam Memprediksi Tingkat Resiko Drop Out Mahasiswa Berdasarkan Data Akademik Milawati Milawati; Zaskia Maghfira; Putri Salsa Nabila
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13978

Abstract

Drop out mahasiswa merupakan salah satu permasalahan yang dapat berdampak terhadap kualitas perguruan tinggi, terutama dalam pencapaian target kelulusan dan pengelolaan sumber daya akademik. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode yang dapat membantu perguruan tinggi dalam mengidentifikasi mahasiswa yang memiliki risiko drop out sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengategorikan status akademik mahasiswa dalam rangka memprediksi kemungkinan drop out dengan menerapkan metode data mining menggunakan algoritma Decision Tree. Dataset yang digunakan diperoleh dari Kaggle dan terdiri atas 500 data mahasiswa dengan beberapa atribut, yaitu kehadiran, nilai tugas, aktivitas e-learning, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), dan status akademis. Proses penelitian dilakukan menggunakan aplikasi RapidMiner yang meliputi tahap data preprocessing, pembagian dataset menjadi data latih dan data uji, pembentukan model klasifikasi menggunakan algoritma Decision Tree, serta evaluasi kinerja model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Decision Tree memperoleh tingkat akurasi sebesar 78,50%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan status akademik mahasiswa berdasarkan atribut yang digunakan dalam penelitian. Penerapan algoritma Decision Tree dapat memberikan informasi mengenai pola karakteristik mahasiswa yang berpotensi mengalami drop out. Dengan demikian, hasil klasifikasi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan bagi pihak perguruan tinggi dalam melakukan identifikasi dan pemantauan terhadap mahasiswa yang berisiko Drop out, sehingga tindakan pendampingan dan strategi akademik dapat dilakukan secara lebih terarah.
Klasifikasi Kategori Berita Menggunakan Algoritma Naive Bayes pada Dataset Berita Online Putri Salsa Nabila
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi kategori berita secara otomatis dengan menggunakan algoritma Naïve Bayes pada AG News Classification Dataset. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 7.533 berita yang terbagi ke dalam empat kategori, yaitu dunia, olahraga, bisnis, serta sains atau teknologi. Penggunaan klasifikasi otomatis diharapkan dapat membantu proses pengelompokan berita berdasarkan kategori secara lebih cepat, sistematis, dan terstruktur. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, preprocessing teks, pembentukan model klasifikasi, serta evaluasi terhadap kinerja model. Tahap preprocessing dilakukan melalui beberapa proses, yaitu tokenisasi, perubahan seluruh huruf menjadi lowercase, penghapusan stopword, dan pembobotan kata untuk mengubah data teks menjadi bentuk yang dapat diproses oleh algoritma. Tahapan tersebut dilakukan untuk mengurangi unsur yang kurang relevan pada teks serta menghasilkan data yang lebih sesuai untuk proses klasifikasi. Selanjutnya, model klasifikasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python melalui Google Colab. Kinerja model dievaluasi menggunakan confusion matrix untuk memperoleh nilai akurasi, precision, dan recall pada setiap kategori berita. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kemampuan model dalam mengenali dan membedakan berita berdasarkan kategori yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mampu melakukan klasifikasi berita ke dalam empat kategori dengan cukup baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode Naïve Bayes dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam klasifikasi teks, khususnya untuk membantu proses pengelompokan berita secara otomatis berdasarkan kategori yang telah ditentukan.