Muhammad Kurnia
Universitas Balikpapan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS RISIKO PROYEK MENGGUNAKAN METODE SEVECINDEX PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR LINGKUNGAN SAMARINDA: PROJECT RISK ANALYSIS USING THE SEVECINDEX METHOD IN SAMARINDA ENVIRONMENTAL OFFICE DEVELOPMENT PROJECT Maslina Maslina; Muhammad Kurnia; Nike Agustiyana; Hikmah Maya Sari
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen risiko bertujuan mengetahui serta mengurangi risiko yang terjadi pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Samarinda agar proyek tersebut dapat segera terselesaikan. Pada penelitian ini akan dilakukan identifikasi terhadap risiko-risiko untuk mengetahui risiko yang sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan proyek untuk selanjutnya dilakukan analisis risiko yang terjadi kemudian dilakukan suatu tindakan mitigasi yang tepat terhadap risiko pada proyek, sehingga proyek dapat segera terselesaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode severity index. Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini yaitu terdapat 30 variabel. 5 risiko dominan terhadap waktu dengan kategori medium hingga high yaitu cuaca yang tidak menentu (hujan), kerusakan peralatan mesin dan perlengkapan proyek, kelelahan akibat banyaknya pekerjaan yang dilakukan secara lembur, kesalahan estimasi waktu. 3 risiko dominan terhadap biaya dengan kategori medium yaitu cuaca yang tidak menentu (hujan), kenaikan harga material, kerusakan peralatan mesin dan perlengkapan proyek. Risk management aims to identify and reduce risks that occur in the implementation of the Samarinda Environmental Office Development Project so that the project can be completed immediately. In this study, identification of risks will be carried out to determine the risks that greatly affect the implementation of the project for further analysis of the risks that occur then an appropriate mitigation action is carried out on the risks in the project, so that the project can be completed immediately. The method used in this study is the severity index method. The results obtained through this research are there are 30 variables. 5 dominant risks to time in the medium to high category are uncertain weather (rain), damage to machine tools and project equipment, fatigue due to a lot of work being done overtime, time estimation errors. 3 dominant risks to costs in the medium category, namely uncertain weather (rain), increase in material prices.
KAJIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI PEMBANGUNAN KANTOR DINAS LINGKUNGAN HIDUP SAMARINDA: ANALYSIS OF RISK ACCIDENTS ON CONSTRUCTION PROJECT FOR THE SAMARINDA ENVIRONMENT SERVICE OFFICE Maslina Maslina; Muhammad Kurnia; Natasya Amalia Iswanto Putri
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transukma
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hakikatnya Keselamatan dan Kesehatab Kerja (K3) merupakan kegiatan yang menjadi hal prioritas dalam kegiatan pekerjaan konstruksi guna mengantisipasi kemungkinan timbulnya kecelakaan kerja pada pekerjaan-pekerjaan konstruksi. Pada umumnya kecelakaan kerja dalam bidang konstruksi mayoritas disebabkan oleh faktor manusia dan faktor lingkungan kerja. Kecelakaan kerja pada proyek konstruksi tinggi, namun program keselamatan kerja masih kurang mendapat perhatian, maka yang dapat dilakukan antara lain mengidentifikasi apa-apa saja risiko dan bahaya serta faktor-faktor penyebab yang mungkin terjadi suatu kecelakaan kerja di lokasi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi resiko dan bahaya-bahaya yang mungkin terjadi pada proyek tersebut sehingga kecelakaan yang terjadi dapat diminimalisir. Hasil dari penelitian ini didapatkan risiko kecelakaan kerja yang dominan atau tinggi pada Proyek Pembangunan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Samarinda yaitu pada pekerjaan perakitan bekisting dengan berisiko tergores material. Faktor dari risiko kecelakaan kerja yang dominan berdasarkan teori domino yaitu Lack of control/ management, Basic cause/ origins. Immediate cause/ symptoms, dan Incident Loss. In essence, Occupational Safety and Health (K3) is an activity that becomes a priority in construction work activities in order to anticipate the possibility of work accidents in construction works. In general, the majority of work accidents in the construction sector are caused by human factors and work environment factors. Work accidents on construction projects are high, but the work safety program is still not getting enough attention, so what can be done is to identify the risks and hazards as well as the factors that may cause a work accident at that location. The purpose of this study is to identify the risks and hazards that may occur in the project so that accidents that occur can be minimized. The results of this study obtained a dominant or high risk of work accidents in the Samarinda Environmental Office Development Project, namely in the formwork assembly work with the risk of being scratched by the material. The dominant factors of occupational accident risk based on domino theory are Lack of control / management, Basic cause / origins. Immediate cause/symptoms, and Incident Loss.