Widigdo, Dwi Ari Murti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Learning With Concept Maps And Conference Appproach To The Achievement Of Learning Objectives Clinic Sunarmi Sunarmi; Dwi Ari Murti; Wiwin Renny Rahmawati
Jurnal LINK Vol 8, No 1 (2012): Januari 2012
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.237 KB) | DOI: 10.31983/link.v8i1.177

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the method of learning with concept maps and conference approach to the achievement of learning objectives Sampling technique was used saturated sampling method. Check-list that is used as an instrument to measure the effectiveness of using concept maps method with the method of the conference to the achievement of learning objectives clinic consisted of 25 item statements. This type of research was a quasi-experimental studies (quasi experiment), using a study design Two Independent-group post-test only. Methods of data analysis in this study using T Test - Test. The results indicate significance level of 5%, calculate r (0001) under the table r (0.05). with the concept map approach is more effective than the methods of the conference." So it can be concluded that the method of concept maps is more effective than conference approach method.
HUBUNGAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR DI SEKOLAH Kurniati Puji Lestari; Tri Anonim; Dwi Ari Murti W Politeknik Kesehatan Depkes Semarang
Jurnal Kebidanan Volume 3 No. 2 Desember 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v3i2.94

Abstract

HUBUNGAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR DI SEKOLAH   Kurniati Puji Lestari, Tri Anonim & Dwi Ari Murti W Politeknik Kesehatan Depkes Semarang   ABSTRAK Stres ganda dalam keluarga yang disebabkan oleh sedikitnya sumberdaya ekonomi (keluarga miskin), konflik perkawinan, masalah dalam keluarga yang menyangkut kesehatan, pendidikan dan kebutuhan sehari-hari dapat menyebabkan konflik dalam kehidupan anak. Gangguan interaksi sosial anak di tengah masyarakat ataupun sekolah dapat mempengaruhi anak dalam mencapai prestasi belajarnya. Prestasi belajar yang dicapai siswa merupakan interaksi antara berbagai faktor tersebut. Situasi Anak Indonesia dari catatan Komnas Perlindungan Anak 2001 adalah 40-50 ribu anak di 12 kota menjadi anak jalanan, 1,6 juta anak menjadi buruh, 21.000 anak menjadi korban eksploitasi seksual, 871 kasus kekerasan terhadap anak, 50% menimpa anak usia dibawah 5 tahun, termasuk korban usia 2,5 tahun. Tetapi nyata-nyata banyak  kasus yang melanggar hak-hak anak dengan memperlakukan anak secara tidak benar, namun kurang mendapat perhatian dari publik karena masyarakat masih beranggapan bahwa persoalan ini menjadi masalah intern keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji hubungan kekerasan terhadap anak dalam keluarga dengan prestasi belajar di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan   rancangan Case Control Study. Objek penelitian adalah anak kelas 3 dan 4 SD di SD Perumnas Banyumanik 7-8-14 Semarang tahun ajaran 2009-2010 yang mempunyai prestasi belajar dibawah rata-rata kelas sebagai kasus dan anak dengan prestasi belajar diatas rata-rata kelas sebagai kontrol. Besar sampel sebayak 54 kasus dan 54 kontrol. Variabel bebas adalah kekerasan terhadap anak dalam keluarga   sedangkan variabel terikat adalah prestasi belajar. Variabel luar adalah latar belakang pendidikan ibu, pegeluaran pendapatan keluarga dan jumlah absen dalam satu bulan. Analisis data secara bertahap, yaitu : 1) Analisis Univariat dilakukan dengan uji statistik deskriptif; 2) Analisis Bivariat dengan uji statistik Chi Square; 3) Analisis Multivariat dengan analisa Regresi Logistik. Hasil penelitian ini menggambarkan variabel bebas dan terikat mempunyai hubungan yang bermakna (p<0,05) siswa yang mengalami kekerasan tinggi memiliki risiko 14,5 kali lebih besar memiliki prestasi belajar kurang dibanding dengan siswa yang mengalami kekerasan rendah (CI 95%: 2.78-75.5). Kekerasan Tinggi berupa kekerasan fisik, emosional, verbal dan seksual adalah resiko terjadinya prestasi belajar dibawah rata-rata.   Kata kunci : Child’s abuse, school achievement.