Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE DEMONSTRASI DALAM PENINGKATAN ATENSI BELAJAR SISWA ADHD As'ad As'ad
Maddah : Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.678 KB) | DOI: 10.35316/maddah.v2i2.851

Abstract

ADHD (Attention Defisit Hyperactivity Disorder) is a child who have attention defisit and hyperactivity disorder.The ability of ADHD in concentraten on a objec and choose the informatoin is low.Learning attention fo ADHD is a effort for improvement the attention or focus to the matheri in class TK Inklusif Star Kids Jember have implemented demonstration method for the solution in that problem. The result show that:1) Demonstratin method is started by the teachers showing the media and discribing the subjec material with the suitable instrument with a RPPH in that day. Then the teachers asked for the ADHD to try and practice it one by one oversightly and controlly; 2) Proponent factors from demosntration method implementation is therapy, parent active action, and the completing instrumes or media visual display. The teachers strategy are therapy fungsion optimally, parenting event ones a mounth, connection book, and completing visual display media; 3)Demonstration method that was implemented in the class is able for improvement attention learning ADHD during 2-3 minutes. This fact is a very good improvement because ADHD can’t to focus although for one minute before
Nilai-Nilai Konseling dalam Kitab Syawariqul Anwar Karya Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani Royatul Khairiyah; Yohandi Yohandi; As'ad As'ad; Abdul Haqqi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6133

Abstract

Kitab-kitab dzikir seperti kitab Syawariqul Anwar karya Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani dalam tradisi pesantren memiliki peran penting tidak hanya sebagai media ibadah, tetapi juga sebagai sumber nilai-nilai konseling Islam yang bersifat spiritual dan terapeutik. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pendekatan kesehatan mental yang selaras dengan nilai-nilai keislaman, kajian terhadap khazanah kitab klasik semacam ini menjadi semakin relevan untuk digali secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai konseling Islam dalam kitab Syawariqul Anwar tersebut serta mengkaji relevansinya terhadap pembentukan kesehatan mental dan spiritual individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) yang diperkuat dengan data wawancara. Sumber data utama adalah kitab Syawariqul Anwar, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur pendukung dan wawancara dengan pengasuh pesantren, guru, serta ketua kamar, guna memperoleh pemahaman kontekstual mengenai praktik pengamalan nilai-nilai tersebut di lingkungan pesantren. Analisis data dilakukan secara mendalam menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Syawariqul Anwar mengandung tujuh nilai utama konseling Islam, yaitu sabar, tawakal, ikhlas, muhasabah, tazkiyah al-nafs, ketenangan batin, dan raja' (harapan). Nilai-nilai tersebut berfungsi sebagai mekanisme spiritual coping yang berperan dalam pengelolaan emosi, penguatan resiliensi, peningkatan kesadaran diri, serta pembentukan stabilitas psikologis dan spiritual. Temuan ini menegaskan bahwa kitab Syawariqul Anwar tidak hanya berfungsi sebagai kumpulan dzikir dan doa, tetapi juga sebagai media konseling berbasis tasawuf yang relevan dalam pengembangan psikoterapi Islam kontemporer, sekaligus memperkaya khazanah kajian tasawuf dalam konteks keilmuan modern.