Heru Subrata
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Desain Pembelajaran STEAM dengan Media Selasi untuk Peserta Didik Kelas II SD Neni Mariana; Julianto Julianto; Heru Subrata; Khansa Iftina Balqis; Clariza Dyah Rachmadina; Veronica Herlida Kharisma Anindya; Silvi Amaliatus Sholihah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain pembelajaran berbasis STEAM menggunakan media SELASI. Media SELASI ini adalah singkatan dari media seni kolase kreasi, yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran yaitu SBdP, Matematika, dan Bahasa Jawa. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeksripsikan sisi kreatif, kritis dan inovatif yang dilakukan peserta didik saat melakukan aktivitas STEAM yang dirancang. Desain aktivitas diujicobakan ke tiga kelompok siswa skala kecil dari tiga kota yang berbeda sesuai tempat tinggal pengumpul data. Data ujicoba dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis untuk mendapatkan desain aktivitas STEAM yang sesuai untuk siswa kelas 2 SD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain STEAM yang telah dibuat peneliti dapat memicu kreativitas, kekritisan dan inovasi peserta didik. Peserta didik menjadi kreatif dengan mempertimbangkan estetik dalam pemilihan jenis bahan yang akan ditempel, kritis dalam menyesuaikan gambar dengan alas yang telah disediakan sebagai pilihan serta berinovasi dalam pemilihan tata letak jenis bahan tempel yang dipilih dengan mempertimbangkan estetik pula. Berdasar hasil penelitian ini, aktivitas STEAM dengan media SELASI bisa dijadikan alternatif dalam pembelajaran di kelas 2 sekolah dasar.
Artificial Intelligence sebagai Solusi Pemulihan Learning Loss Literasi-Numerasi di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review dan Implikasinya bagi Pendidikan Indonesia Afifah Khosyi Azmiy Fikri Saad; Addin Fikrullah Hidayat; Lailatul Ilmiyah; Maryam Isnaini Damayanti; Heru Subrata
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 9, No 3 (2026): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v9i3.41645

Abstract

Abstract: Post-pandemic literacy-numeracy learning losses remain a challenge for primary education in Indonesia, while evidence of the use of Artificial Intelligence (AI) as a recovery strategy has not been specifically synthesized. This study aims to synthesize empirical evidence regarding the use and effectiveness of AI in supporting the recovery of primary school students' literacy-numeracy and realizing its empowerment for Indonesia. The study used a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA protocol. From 264 records obtained through Scopus, Elicit, SciSpace, and Google Scholar, 17 studies met the inclusion criteria, consisting of 12 primary empirical studies and 5 systematic observations/meta-analyses spanning 2019–2026. The results indicate that AI has the potential to support recovery through personalization, adaptive feedback, and learning support tailored to student needs. Some studies reported effect sizes of 0.60–0.73, but these figures do not represent the full range of research. Its implementation affects teacher readiness, infrastructure, equitable access, and ethics and data protection. These findings form the basis for recommendations for contextual AI implementation for primary education in Indonesia.Abstrak: Learning loss literasi-numerasi pascapandemi masih menjadi tantangan pendidikan dasar di Indonesia, sementara bukti pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai strategi pemulihannya belum tersintesis secara khusus. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti empiris mengenai pemanfaatan dan efektivitas AI dalam mendukung pemulihan literasi-numerasi siswa sekolah dasar serta merumuskan implikasinya bagi Indonesia. Penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Dari 264 record yang diperoleh melalui Scopus, Elicit, SciSpace, dan Google Scholar, diperoleh 17 studi yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri atas 12 studi empiris primer dan 5 tinjauan sistematis/meta-analisis pada rentang 2019–2026. Hasil menunjukkan AI berpotensi mendukung pemulihan melalui personalisasi, umpan balik adaptif, dan dukungan belajar sesuai kebutuhan siswa. Beberapa studi melaporkan effect size 0,60–0,73, tetapi angka tersebut tidak merepresentasikan keseluruhan studi. Implementasi dipengaruhi kesiapan guru, infrastruktur, pemerataan akses, serta etika dan perlindungan data. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi implementasi AI yang kontekstual bagi pendidikan dasar Indonesia.
IMPLEMENTASI PENGUATAN KARAKTER SISWA MELALUI UNGGAH – UNGGUH BAHASA JAWA BERBASIS MUATAN LOKAL “AJINING DIRI SAKA LATHI” KELAS V SDN KAPASAN III/145 SURABAYA Vernanda Zhumrotul Kholifah; Heru Subrata
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.110

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena krisis karakter di kalangan siswa sekolah dasar semakin nyata, khususnya dalam penerapan Unggah - ungguh Bahasa Jawa yang mulai ditinggalkan akibat dominasi budaya luar dan penggunaan bahasa non - daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai lokal “Ajining Diri Saka Lathi” sebagai strategi penguatan karakter siswa kelas V SDN Kapasan III/145 Surabaya, mengidentifikasi kendala penerapan, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kesantunan berbahasa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data berbantuan perangkat lunak Atlas.Ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan tutur kata yang baik dan sopan mampu membentuk identitas moral serta karakter sopan santun siswa. Kendala utama meliputi kurangnya dukungan lingkungan keluarga dan pengaruh media digital yang menggeser interaksi budaya tradisional. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi muatan lokal dengan teknologi analisis modern efektif dalam memantau perkembangan etika komunikasi siswa dan dapat dijadikan model pembelajaran karakter kontekstual di sekolah dasar.