Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KONSUMSI JANTUNG PISANG TERHADAP KECUKUPAN ASI PADA IBU MENYUSUI DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAY JEPARA Istikomah Istikomah; Desi Ari Madiyanti; Hadijah Hadijah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v12i1.1924

Abstract

. Makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir adalah Air Susu Ibu (ASI). Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah nutrisi. Jantung pisang merupakan jenis tanaman yang mengandung laktagogum memiliki potensi dalam menstimulasi hormon oksitosin dan prolaktin seperti alkaloid, polifenol, steroid, flavonoid dan substansi lainnya paling efektif dalam meningkatkan dan memperlancar produksi ASI. Laktagogum dapat meningkatkan atau memperlancar pengeluaran ASI. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi jantung pisang terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui di posyandu wilayah kerja puskesmas Way Jepara Kabupaten Lampung Timur Tahun 2020. Desain penelitian adalah penelitian kuantitatif deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Sampel sebanyak 169 responden, sampel yang digunakan adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi 0 sampai 6 bulan, pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Cluster sampling. Instrumen penelitian berupa quesioner yaitu kuesioner konsumsi jantung pisang dan kuesioner kecukupan ASI. Hasil uji statistik didapat nilai p value 0.000 (α < 0.05) yang artinya terdapat hubungan konsumsi jantung pisang terhadap kecukupan asi pada ibu menyusui di posyandu wilayah kerja puskesmas Way Jepara Tahun 2020. Untuk itu diharapkan agar ibu menyusui dapat memanfaatkan jantung pisang sebagai alternativ non farmakologi untuk memperlancar produksi ASI.
EDUKASI “DISCHARGE PLANNING IBU POST PARTUM; PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DAN PERAWATAN TALI PUSAT “ DI RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH METRO” Yeti Septiasari; Marlinda Marlinda; Desi Ari Madiyanti; Wahyu Widayati
Bagimu Negeri Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v7i1.2019

Abstract

Masalah kependudukan tetap menjadi masalah utama bagi negara – negara berkembang termasuk Indonesia. . Laju pertumbuhan penduduk yang tidak dapat dikendalikan mengakibatkan banyak dampak terhadap penduduk yaitu menderita kekurangan makanan dan gizi sehingga mengakibatkan tingkat kesehatan memburuk, mempunyai pendidikan yang rendah, dan banyak penduduk yang pengangguran (BKKBN, 2015). Program yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk dapat dilakukan dengan gerakan Keluarga Berencana dan pemakaian alat kontrasepsi secara sukarela kepada PUS. Perawatan tali pusat adalah tindakan perawatan yang bertujuan merawat tali pusat pada bayi baru lahir agar tetap kering dan mencegah terjadinya infeksi (Afrina, 2011). Teknik perawatan tali pusat yang tidak benar akan menimbulkan infeksi tali pusat. Tujuan Pengabdian: Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu post partum tentang perawatan tali pusat pada saat persiapan pulang dan dapat mengimplementasikannya dirumah serta mampu memilih kontrasepsi yang tepat. Metode : Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan secara langsung mengajarkan cara melakukan perawatan tali pusat dan membantu memilih kontrasepsi untuk pasien post pasrtum. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat ini memperlihatkan ibu post partum mampu memilih kontrasepsi yang tepat untuk dirinya
PELATIHAN BIRTHBALL PADA BIDAN DALAM MENINGKATKAN OUTCOME PERSALINAN NORMAL Apri Sulistianingsih; Yeti Septiasari; Sumi Anggraeni; Desi Ari Madiyanti
Bagimu Negeri Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v6i2.1883

Abstract

Pelatihan Birthball Pada Bidan Dalam Meningkatkan Outcome Persalinan Normal . Peran yang dapat diberikan oleh seorang bidan dalam terapi komplementer atau alternatif dapat disesuaikan dengan peran dan tanggung jawab bidan yang ada dan sesuai dengan batas kemampuannya. Kebutuhan masyarakat yang meningkat dan berkembangnya penelitian terhadap terapi komplementer menjadi peluang bagi bidan untuk berpartisipasi sesuai kebutuhan masyarakat. Bidan dapat berperan sebagai konsultan untuk klien dalam memilih alternatif yang sesuai ataupun dapat memberikan bantuan terapi langsung.Terapi komplementer saat ini menjadi kebutuhan dalam kesehatan juga dalam asuhan kebidanan di Puskesmas Ujanmas, Muara enim. Bidan memberi asuhan pada persalinan dengan mempercepat persalinan dan mengurangi nyeri. Salah satu upaya non farmakologi yaitu pemanfaatan bola kelahiran pada masa persalinan Namun tidak semua bidan dapat menggunakannya karena belum masuk di kurikulum asuhan kebidanan pada ibu bersalin. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan birthball pada bidan dalam bentuk asuhan komplementer pada masa Persalinan di Puskesmas Ujanmas. Metode pengabdian ini menggunakan ceramah, diskusi Tanya jawab dan adanya demonstrasi serta pelatihan mandiri. Pengetahuan Bidan tentang penggunaan birth ball sebelum pengabdian adalah 60,23 (4,53) kemudian meningkat setelah pengabdian menjadi 85,6 (3,22). keterampilan bidan tentang penggunaan birth ball sebelum pengabdian adalah 53,21 (5,23) kemudian meningkat setelah pengabdian menjadi 90,4 (4,22) Hasil uji statistic menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat pada bidan efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan menggunakan birthball dalam manajemen nyeri dan durasi persalinan.