Perkembangan daerah dan peningkatan jumlah penduduk berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan pemukiman terutama di daerah perkotaan. Hal ini berkaitan terhadap penataan sistem drainase yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air pada suatu kawasan. Salah satu kawasan yang bermasalah pada sistem saluran drainase yaitu kawasan jalan DPR, Kel. Dadok Tunggul Hitam, Kec. Koto Tangah, Kota Padang. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi sistem jaringan drainase kawasan jalan DPR, Kel. Dadok Tunggul Hitam, Kec. Koto Tangah, Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Dalam menentukan data primer menggunakan alat Total Station dan meteran, sedangkan data sekunder menggunakan data curah hujan harian 2011-2020. Pada pengolahan data hidrologi menggunakan Metode Normal, Gumbel, Log Normal, dan Log Pearson III, dengan analisa frekuensi Kala Ulang 2, 5, dan 10 tahun serta intensitas curah hujan dengan persamaan Mononobe. Dalam analisis ini, debit rencana diperoleh dengan menggunakan analisis debit banjir kala ulang 2, 5, dan 10 tahun dengan metode rasional. Analisis kapasitas drainase eksisting menggunakan persamaan Manning. Dari hasil penelitian pada kawasan jalan DPR, Kel. Dadok Tunggul Hitam, Kec. Koto Tangah, Kota Padang untuk melakukan perubahan pola aliran jaringan drainase di segmen 1, 2, 3, 4, 6, 8, 10, 12,15, dan 17 sebagai tinjauan mencegah lamanya penyaluran air ke pembuangan akhir dan mengurangi pembebanan debit puncak rencana pada saluran penampang eksisting drainase. Serta dilakukan perubahan dimensi saluran penampang eksisting drainase dan perbaikan saluran yang tidak berfungsi dengan baik seperti saluran 88, 94, 95, 100, 101, 102, 103.