Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KAJIAN EROSI DENGAN METODE MUSLE DAERAH TANGKAPAN HUJAN WADUK SERMO KABUPATEN KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWAYOGYAKARTA Silta Yulan Nifen; Bambang Agus Kironoto; Djoko Luknanto3 Luknanto
JURNAL TEKNIK SIPIL ITP Vol 3, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL (JTS) ITP
Publisher : LP2M ITP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.563 KB)

Abstract

Waduk pada hilir DAS dipengaruhi beberapafaktor salah satunya erosi.Pendangkalan waduk yang disebabkan oleh sedimentasi banyak terjadi di Indonesia seperti Daerah Tangkapan Hujan (DTH) Waduk Sermo. Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equiation) lebih unggul dibanding dengan Metode USLE yang biasa digunakan untuk menghitung laju erosi. Metode MUSLE menggunakan software Arc.GIS 10.1.serta software ENVI 4.5 untuk menghitung kerapatan vegetasi. Dari hasil analisis diperoleh laju erosi yang terjadi di DTH Waduk Sermo sebesar 6,97 mm/tahun atau 125,42ton/ha/tahun. Tingkat bahaya erosi sangat berat seluas 82,296 Ha atau 4,24 %.Kata kunci :waduk, erosi, daerah tangkapan hujan (DTH), MUSLE
KAJIAN LAJU EROSI DIPENGARUHI TUTUPAN VEGETASI MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT-8 PADA DAS BATANG KURANJI BAGIAN HILIR Silta Yulan Nifen; Afri Triwanda
Reviews in Civil Engineering Vol 2, No 2 (2018): Reviews in Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v2i2.894

Abstract

DAS Batang Kuranji merupakan salah satu DAS yang besar di kota Padang. Namun memiliki beberapa permasalahan, salah satu permasalahan yang terdapat pada DAS Batang Kuranji khususnya Bagian Hilir adalah erosi. Erosi merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang sangat serius pada suatu ekosistem daerah aliran sungai (DAS).Pada penelitian ini menggunakan metode MUSLE  untuk memprediksi besaran laju erosi yang terjadi pada DAS Batang Kuranji Bagian Hilir.Metode MUSLE menggunakan software Arc.GIS 10.3. and software ENVI 4.5 untuk menghitung kerapatan vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju erosi permukaan lahan yang terjadi di Daerah Aliran Sungai Batang kuranji Bagian Hilir diperoleh sebesar 927.502 Ton/bulan atau 7,26 mm/tahun atau 130,72 ton/ha/tahun. Tingkat bahaya erosi termasuk tingkat sedang  karena jumlah erosi yang terjadi pada Daerah Aliran Sungai Batang kuranji Bagian Hilir sebesar 130,72 ton/ha/tahun, maka termasuk klasifikasi sedang (16<180ton/ha/tahun).
PENGARUH TUTUPAN VEGETASI TERHADAP EROSI PADA HULU SUNGAI BATANG ARAU, KOTA PADANG Silta Yulan Nifen; Idris Idris
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 2 (2021): Vol 3 No 2 Edisi 1 Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1927.68 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i2.619

Abstract

The Batang Arau River is one of the major rain catchment areas in the city of Padang. However, there are various problems including erosion problems. The aim of this research is to predict the rate of erosion that occurs in the Upper Batang Arau River Catchment using the MUSLE method. MUSLE method uses Arc.Gis 10.3 software and NDVI 4.5 software to calculate vegetation density. The results showed that the estimated land surface erosion that occurred in the Upper Batang Arau River Catchment Area was 14.12 cm / year or 254.16 tons / ha / year. The amount of erosion that occurs in the Upper Batang Arau River Catchment Area is valued at 254.16 tons / ha / year, so it is classified as a heavy category because the erosion value ranges from 180
KAJIAN STRUKTUR CHECK DAM 3 BATANG HULU KURANJI KOTA PADANG STUDY OF CHECK DAM STRUCTURE 3 BATANG HULU KURANJI PADANG CITY Silta Yulan Nifen; Afif Dzaky Almy
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 4 (2021): Vol 3 No 4 Edisi 1 Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.536 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i4.770

Abstract

Batang Kuranji is a river located in Kota Padang. The high rainfall and human factors that cause changes in characteristics, especially in the upstream area make the water from the flow of kuranji stems in the rainy season often overflows, and cause flash floods, therefore built Check Dam at the head of the river batang kuranji to prevent the shallowing of the riverbed. Thisresearch aims toreview the structure of the Check Dam 3 building on Batang Kuranji in the city of Padang. This study refers to SNI 2851:2015 with rainfall data for 15 years used from 2005 to 2019, with batu busuk observation station and rice fields obtained from PSDA. Luas DAS is obtained from ArcGIS Applications. Dari hydroligi analysis obtained rainfall plan (R100th) 153,152 m3/dt with Gumbel method, Discharge flood plan for the 100 year anniversary period used Haspers method obtained (Q100th) 165.19 m3/dt. The type of Check Dam that is planned is the type of pelimpah (head work) with a height of Check Dam 8.5 m. Tilt of the body at the upstream 0.6, the distance between the main dam and sub dam 25.2 m, the thickness of the apron floor 1.6 m, with an estimated volume of sediment flow that can be accommodated by 14797.6 m3. The stability of the Check Dam construction was obtained at a value of 3.43 >1.5 and a sliding of 1.53 > 1.5 with a safety coefficient of 1.5, so that the construction of the Check Dam was stable.
KAJIAN EROSI DENGAN METODE MUSLE DAERAH TANGKAPAN HUJAN WADUK SERMO KABUPATEN KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWAYOGYAKARTA Silta Yulan Nifen; Bambang Agus Kironoto; Djoko Luknanto
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.563 KB) | DOI: 10.21063/jts.2016.V302.048-59

Abstract

Waduk pada hilir DAS dipengaruhi beberapafaktor salah satunya erosi.Pendangkalan waduk yang disebabkan oleh sedimentasi banyak terjadi di Indonesia seperti Daerah Tangkapan Hujan (DTH) Waduk Sermo. Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equiation) lebih unggul dibanding dengan Metode USLE yang biasa digunakan untuk menghitung laju erosi. Metode MUSLE menggunakan software Arc.GIS 10.1.serta software ENVI 4.5 untuk menghitung kerapatan vegetasi. Dari hasil analisis diperoleh laju erosi yang terjadi di DTH Waduk Sermo sebesar 6,97 mm/tahun atau 125,42ton/ha/tahun. Tingkat bahaya erosi sangat berat seluas 82,296 Ha atau 4,24 %.
EVALUASI SISTEM SALURAN DRAINASE KAWASAN JALAN DPR, KEL. DADOK TUNGGUL HITAM, KEC. KOTO TANGAH, KOTA PADANG Silta Yulan Nifen; Alif Maarifatullah; Yessy Yusnita
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 No. 2 Edisi 1 Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.491 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i2.1523

Abstract

Perkembangan daerah dan peningkatan jumlah penduduk berbanding  lurus dengan peningkatan kebutuhan pemukiman terutama di daerah perkotaan. Hal ini berkaitan terhadap penataan sistem drainase yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air pada suatu kawasan. Salah satu kawasan yang bermasalah pada sistem saluran drainase yaitu kawasan jalan DPR, Kel. Dadok Tunggul Hitam, Kec. Koto Tangah, Kota Padang. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi sistem jaringan drainase kawasan jalan DPR, Kel. Dadok Tunggul Hitam, Kec. Koto Tangah, Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Dalam menentukan data primer menggunakan alat Total Station dan meteran, sedangkan data sekunder menggunakan data curah hujan harian 2011-2020. Pada pengolahan data hidrologi menggunakan Metode Normal, Gumbel, Log Normal, dan Log Pearson III, dengan analisa frekuensi Kala Ulang 2, 5, dan 10 tahun serta intensitas curah hujan dengan persamaan Mononobe. Dalam analisis ini, debit rencana diperoleh dengan menggunakan analisis debit banjir kala ulang 2, 5, dan 10 tahun dengan metode rasional. Analisis kapasitas drainase eksisting menggunakan persamaan Manning. Dari hasil penelitian pada kawasan jalan DPR, Kel. Dadok Tunggul Hitam, Kec. Koto Tangah, Kota Padang untuk melakukan perubahan pola aliran jaringan drainase di segmen 1, 2, 3, 4, 6, 8, 10, 12,15, dan 17 sebagai tinjauan mencegah lamanya penyaluran air ke pembuangan akhir dan mengurangi pembebanan debit puncak rencana pada saluran penampang eksisting drainase. Serta dilakukan perubahan dimensi saluran penampang eksisting drainase dan perbaikan saluran yang tidak berfungsi dengan baik seperti saluran 88, 94, 95, 100, 101, 102, 103.