Octa Dwienda Ristica
Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Aromaterapi Lavender (Lavandula Angustifolia) Dalam Mengurangi Nyeri Post Sectio Caesaria Octa Dwienda Ristica; Berliana Irianti
Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Akademi Kebidanan SEMPENA NEGERI Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan abnormal atau persalinan dengan bantuan suatu prosedur sering disebut dengan Sectio Caesarea (SC), merupakan prosedur efektif untuk mengatasi ketidaknormalan dalam proses persalinan. Masalah utama pada pasien post sectio caesarea adalah nyeri paska pembedahan di abdomen. Rasa nyeri ini dapat menghambat aktifitas (mobilisasi) pasien. Tujuan dari manajemen nyeri pasca operasi adalah untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan pasien dengan efek samping seminimal mungkin. Salah satu intervensi yang efek sampingnya minimal adalah penatalaksanaan nonfarmakologi yaitu pemberian aromaterapi lavender. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui efektifitas aromaterapi Lavender (Lavandula Angustifolia) dalam mengurangi nyeri post sectio caesaria. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Quasi experimental dengan Rancangan pendekatan one group pretest posttest. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non random sampling secara Purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 35 responden. Instrumen penelitian adalah lembar observasi berupa skala untuk mengukur nyeri yaitu menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan aromaterapi secara inhalasi menggunakan diffuser. Analisis data meliputi analisa Univariat dan Bivariat dengan menggunakan SPSS. Hasil uji statistik menunjukan nilai p value 0,000, diperoleh kesimpulan bahwa aromaterapi lavender efektifitas mengurangi nyeri post SC (p0,05). Penggunaan inhalasi minyak Lavender efektif untuk meredakan nyeri pasca operasi caesar. Sehingga dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis yang aman tanpa potensi efek samping.Kata Kunci : Lavender, Nyeri, Post Sectio Caesaria
Penerapan Prenatal Massage untuk Mengurangi Ketidaknyamanan Kehamilan di Klinik Pratama Jambu Mawar Kota Pekanbaru Rita Afni; Octa Dwienda Ristica
Jurnal Medika: Medika Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/m2vrfa65

Abstract

Perubahan yang terjadi pada ibu hamil menimbulkan ketidaknyamanan seperti, konstipasi, sering buang air kecil, sesak nafas, edema, kram kaki, dan nyeri punggung [1]. Prenatal Massage adalah pijat yang di lakukan pada ibu hamil agar dapat mengurangi keluhan dan ketidaknyamanan yang sering di alami ibu hamil [2]. Dengan melakukan prenatal massage dapat memberikan manfaat pada ibu hamil diantaranya dapat mengurangi ketidaknyamanan seperti kram, ketegangan otot, nyeri punggung dan kecemasan pada ibu hamil yang disebabkan perubahan hormonal selama kehamilan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mitra tentang prenatal masssage dan melakukan prenatal massage pada ibu hamil dengan ketidaknyamanan kehamilan. Pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan di Klinik Pratama Jambu Mawar, yang akan menjadi objek dalam Pengabdian ini adalah Ibu Hamil. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap yaitu penyuluhan yang dilakukan dengan ceramah langsung untuk meningkatkan pengetahuan mitra dan melakukan prenatal massage pada ibu hamil dengan ketidakanyamanan kehamilan untuk mengurangi ketidaknyamanan yang dialaminya. Luaran yang ditargetkan oleh penulis adalah adanya publikasi artikel pada jurnal pengabdian yang terakreditasi sinta 5 dan masyarakat khusunya ibu hamil mengetahui manfaat dan melakukan prenatal massage secara rutin yang merupakan bagian dari misi prodi sarjana kebidanan dan profesi bidan Fakultas Kesehatan Universitas hang Tuah Pekanbaru. PkM ini telah dilaksanakan pada Juli-Agustus 2023 diKlinik Pratama Jambu Mawar. Pelaksanaan PkM ini bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan tentang prenata massage dan ditemukan 11 orang ibu hamil yang mengalami ketidaknyamanan kehamilan yang kemudian dilakukan prenatal masage pada ibu hamil yang mengalami ketidaknyamanan tersebut.
PERBEDAAN EFEKTIFITAS PIJAT LAKTASI DENGAN PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KEBERHASILAN MENYUSUI DI PMB KOTA PEKANBARU Octa Dwienda Ristica; Rita Afni
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 8 No. 1 (2024): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v8i1.4054

Abstract

International Guidelines, which are based on scientific data about the advantages of breast milk for infants, moms, families, and nations, advise exclusive breastfeeding for six months. The sensation of having inadequate or too little breast milk, breast swelling, flat or painful nipples, clogged breast milk ducts, and mastitis are issues that nursing moms often face. Breast care and lactation massage are two of the numerous strategies that may be used to boost breast milk supply. The purpose of this study is to ascertain how lactation massage and breast care vary in their ability to support successful breastfeeding in PMB Pekanbaru City. The study design used was two group independent approach design, and the research methodology was quasi experimental (quasi experimental). Mothers who had given birth within two hours and were nursing in the Pekanbaru Midwife Independent Practice Work Area made up the study population. The present study used the independent T test for analysis in order to ascertain the impact of lactation massage and breast care on postpartum moms' success in breastfeeding. The average amount of breast milk provided to moms who undergo lactation massage is 5.47 months, with a standard deviation of 0.837, according to the findings of statistical data processing using the Independent Samples Test. Breastfeeding moms give birth to their children for 4.6 months on average, with a standard deviation of 1,352. Breast milk is delivered to women who do breast care
RANCANGAN TERAPI MUSIK SEBAGAI TERAPI NYERI LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI PMB MURTINAWITA KOTA PEKANBARU TAHUN 2023 Octa Dwienda Ristica; Rita Afni
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 9 No. 1 (2025): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v9i1.5316

Abstract

Perineal rupture is defined as a tear that occurs when the baby is born, either spontaneously or with an instrument or action (1). In 2017 in Indonesia, 75% of mothers who gave birth vaginally experienced perineal tears/perineal rupture. It was found that of a total of 1951 mothers who gave birth spontaneously vaginally, 57% of mothers received perineal stitches, namely 28% due to episiotomy and 29% due to spontaneous tearing (2). Every mother who undergoes labor and experiences perineal rupture will feel pain, and one effort to reduce pain in perineal wounds is by providing classical music. Music can help someone become more relaxed, reduce stress, create a sense of security and prosperity, relieve sadness, make them happy, and help and relieve pain. PMB Murtinawita is one of the midwife clinics that provides care during the postpartum period. From the results of observations, around 50% of deliveries were carried out by episiotomy and 30% rupture occurred due to spontaneous tearing. The aim of this research is to create a music therapy design for perineal wound pain in postpartum mothers at the Murtinawita Independent Midwife Practice in 2023. This research design uses research and development (R&D), which is a research method used to produce certain products and test the effectiveness of certain products. The population in this study was 28 postpartum mothers with perineal wounds at the Independent Midwife Murtinawita Pekanbaru Practice. Data analysis in this research is univariate analysis.Data statistics show that the interpretation of all components is 100% good/satisfactory. From the Attractiveness, Stimulation and Dependability components, the value is very good/extraordinary, this is because the music therapy used in this study is relaxation music, where relaxation music is music with various artistic styles that plays slowly. like natural sounds that create relaxation and optimism. So it can be concluded that the music therapy carried out brought positive results for postpartum mothers with perineal wound pain. It is hoped that this music therapy design can be given to postpartum mothers with perineal wound pain so that it can help reduce pain in perineal wounds.
PENGARUH EDUKASI BOOKLET NURTURING CARE TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DI PAUD AL-FAIQ Silvi Aprilia; Liva Maita; Octa Dwienda Ristica
Journal of Public Health Science Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v3i2.4199

Abstract

Anak usia dini berisiko mengalami hambatan perkembangan apabila tidak memperoleh pengasuhan, stimulasi, kesehatan, gizi, serta rasa aman yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi menggunakan booklet Nurturing Care terhadap pengetahuan dan sikap ibu di PAUD Al-Faiq Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan total sampling sebanyak 20 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang masing-masing terdiri atas 15 butir, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Sebelum intervensi, 9 ibu (45,0%) memiliki pengetahuan kurang dan 12 ibu (60,0%) menunjukkan sikap negatif. Setelah edukasi, 19 ibu (95,0%) memiliki pengetahuan baik dan 18 ibu (90,0%) menunjukkan sikap positif. Median skor pengetahuan meningkat dari 10,50 (IQR: 8,00–13,00) menjadi 15,00 (IQR: 13,00–15,00), sedangkan median skor sikap meningkat dari 47,50 (IQR: 46,00–50,00) menjadi 53,00 (IQR: 50,00–55,00). Uji Wilcoxon menunjukkan perubahan bermakna pada pengetahuan dan sikap (p<0,001). Edukasi menggunakan booklet Nurturing Care menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap ibu pada konteks PAUD Al-Faiq Kota Pekanbar