Andriawan Andriawan
Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kualitas Hidup Tenaga Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 Andriawan Andriawan; Lusi Nuryanti; Lina Alfiyani; Widya Kaharani Putri
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v3i3.28

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada kesehatan masyarakat, khususnya tenaga kesehatan. Petugas kesehatan medis terus-menerus dihadapkan pada situasi yang sangat berisiko. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi dampak pandemi Covid-19 terhadap kualitas hidup tenaga kesehatan di Surakarta. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan skala kualitas hidup oleh World Health Organization (2004), dengan cara menyebarkan kuesioner melalui Google Forms. Subjek dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan yang bertugas selama masa pandemi Covid-19 yang berjumlah 147 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kualitas hidup tenaga kesehatan termasuk dalam kategori sedang. Sebanyak 50 orang tenaga kesehatan (34,01%) menunjukkan kualitas hidup mereka baik, 54 orang tenaga kesehatan (36,73%) merasa sedang dengan kesehatan mereka, 94 orang tenaga kesehatan (63,94%) kesehatan fisik mereka tergolong sedang, 88 orang tenaga kesehatan (59,86%) menilai kesehatan psikologis mereka sedang, kemudian sebanyak 84 orang tenaga kesehatan (57,14%) menjawab hubungan sosial mereka dalam kategori sedang, dan 94 orang tenaga kesehatan (63,94%) menyatakan lingkungan mereka juga termasuk dalam kategori sedang. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup di masa pandemi yaitu menjaga kesehatan fisik dengan mengontrol pola tidur 6-8 jam, menjaga kesehatan psikologis dengan memberikan afirmasi positif pada diri sendiri, menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar terutama dengan rekan seprofesi agar senantiasa saling memberi semangat, serta menjalin kerja sama yang baik dengan lingkungan sekitar. Hal ini berguna untuk peningkatan, pencegahan, penyembuhan, dan pemulihan.