Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

INTERVENSI GIZI SPESIFIK DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DAN GIZI BURUK PADA BALITA DI DUSUN SIRA LAUK Nurlathifah N. Yusuf; Siti Naili Ilmiyani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.12875

Abstract

Stunting adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi dalam masyarakat. Selain itu, stunting dapat berpengaruh pada anak balita pada jangka panjang yaitu mengganggu kesehatan, pendidikan serta produktifitasnya di kemudian hari. Anak balita stunting cenderung akan sulit mencapai potensi pertumbuhan dan perkembangan yang optimal baik secara fisik maupun psikomotorik. Dalam  mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu inovasi yaitu intervensi gizi spesifik dalam upaya pencegahan stunting dan gizi buruk pada balita dengan cara memberikan   Penyuluhan Stunting, ASI ekslusif dan PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak).  Metode kegiatan dengan memberikan kuesioner pre test diawal dan post test di akhir kegiatan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang materi yang di sampaikan serta mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan. Berdasarkan tabel diatas, pada pretest sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 70% dari 10 responden tetapi masih ada 10%  respoden yag berpengetahuan kurang dan 20% responden berpengetahuan cukup. Setelah diberikan penyuluhan,  terdapat perubahan pengetahuan ibu  yang dari Kurang (10%) menjadi baik yaitu (90%) dan 10% responden yang bepengetahuan cukup, sehinga dapat disimpulkan bahwa di Dusun Sira Lauq yaitu Pelayanan penyuluhan Stunting, Asi Ekslusif  Dan PMBA dapat dikategorikan berhasil. Kegiatan –kegiatan seperti penyuluhan dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam  mencegah stunting sangat perlu ditingkatkan guna meningkatkan kesehatan pada bayi dan anak.
Pengaruh Hot Herbal Compres Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Siti Naili Ilmiyani; Dwi Wirastri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.570

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi merupakan tanda siklus subur dan puncak kesuburan perempuan dan juga secara seksualitas sudah siap untuk memiliki keturunan. Dalam keadaan normal, menstruasi terjadi saat lapisan dalam dinding rahim luruh dan keluar dalam bentuk yang kental yaitu darah menstruasi dan masa reproduksi dimulai ketika sudah terjadi pengeluaran sel telur yang matang (ovulasi) pada siklus menstruasi. Keluhan yang paling sering muncul pada wanita yang menstruasi adalah nyeri menstruasi (Dismenore) . Dismenore merupakan salah satu keluhan menstruasi paling umum yang dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penanganan nonfarmakologis seperti hot herbal compress menjadi alternatif yang aman dan efektif. Tujuan: Mengetahui pengaruh hot herbal compress terhadap intensitas nyeri dismenore pada siswi kelas X MA Yastaqiem Pengadangan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest pada 22 siswi. Intervensi berupa hot herbal compress dilakukan dua kali sehari selama dua hari. Data dikumpulkan menggunakan skala nyeri NRS dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri sedang (90,9%), dan setelah intervensi seluruh responden mengalami penurunan ke kategori nyeri ringan (100%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0.000 (< 0.05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan. Kesimpulan: Hot herbal compress efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada siswi kelas X MA Yastaqiem Pengadangan dan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis yang aman serta praktis.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Penanganan Dismenorea Siti Naili Ilmiyani; Dwi Wirastri; Eka Mustika Yanti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1110

Abstract

Dismenorea merupakan masalah kesehatan yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, konsentrasi belajar, serta kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenorea. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest pada 50 remaja putri yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup, sedangkan setelah diberikan edukasi kesehatan, sebagian besar responden meningkat menjadi kategori pengetahuan baik. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p=0,001 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi kesehatan dan peningkatan pengetahuan remaja putri tentang penanganan dismenorea. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja sehingga dapat dijadikan strategi promotif untuk mendukung penanganan dismenorea yang lebih tepat.
Effectiveness of the Supplementary Feeding Program on the Nutritional Status of Stunted Toddlers Nurlathifah N. Yusuf; Nurul Fitriani; Siti Naili Ilmiyani; Supiani Supiani
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.3790

Abstract

Providing additional food made from local food is one strategy for handling nutritional problems in toddlers and pregnant women. Lack of nutritious food intake in toddlers is one of the direct causes of toddler nutritional problems such as Stunting. So it is hoped that made from local food can encourage food independence and family nutrition in a sustainable manner. Aim to determine the effectiveness of providing local supplementary food on the nutritional status of stunted toddlers at Sekotong Health Center. Method: Pre-experimental research type with a one group pretest posttest design. The population, namely all stunted toddlers in October 2023, is 29 people. The sampling technique in this research was total sampling. The number of samples in this study was 29 people. Statistical tests use the Wilcoxon test. Results: The nutritional status of stunted toddlers before being given local was mostly in the Stunting category, as many as 20 people (69.0%). After being given, most of the Stunting category was 22 people (75.9%), with a mean value before of 1.69, while after being given the mean was 1.76. The Wilcoxon test results obtained a p value of 0.157 (p&gt;0.05). There is no effectiveness of local on the nutritional status of stunted toddlers at Sekotong Health Center.
Hubungan Peran Keluarga Terhadap Sikap Personal Hygiene Saat Mentruasi Pada Remaja Putri Nurannisa Fitria Aprianti; Eka Faizaturrahmi; Siti Naili Ilmiyani
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1235

Abstract

Pendahuluan: Personal hygiene saat menstruasi merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja putri. Kurangnya peran keluarga dalam memberikan edukasi, perhatian, dan dukungan dapat memengaruhi pembentukan sikap remaja terhadap kebersihan menstruasi. Tujuan: Mengetahui hubungan peran keluarga terhadap sikap personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Dusun Sandubaya Baran, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 204 remaja putri yang telah mengalami menstruasi dengan sampel sebanyak 135 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki peran keluarga kurang sebanyak 95 responden (70,4%) dan sikap personal hygiene negatif sebanyak 94 responden (69,6%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara peran keluarga terhadap sikap personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Dukungan keluarga melalui edukasi, komunikasi, perhatian, dan pengawasan diperlukan dalam membentuk sikap kebersihan menstruasi yang positif.