Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai permasalahan kesehatan reproduksi akibat rendahnya literasi kesehatan, sehingga diperlukan upaya edukasi yang efektif untuk mencegah perilaku berisiko. Salah satu media edukasi yang dapat dimanfaatkan adalah e-leaflet, karena mudah diakses, menarik, dan sesuai dengan karakteristik remaja di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan perilaku berisiko pada remaja melalui penyuluhan berbasis e-leaflet. Kegiatan dilaksanakan di Desa Suela, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur dengan melibatkan 35 remaja sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pembagian e-leaflet dalam format digital. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest–posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang (71,4%), sedangkan setelah penyuluhan sebagian besar berada pada kategori baik (71,4%). Selain itu, tidak terdapat lagi peserta dengan kategori pengetahuan kurang pada posttest, yang menunjukkan adanya peningkatan literasi kesehatan reproduksi setelah pemberian edukasi. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi berbasis e-leaflet merupakan strategi edukasi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja dan berpotensi mendukung upaya pencegahan perilaku berisiko. Media e-leaflet dapat direkomendasikan sebagai alternatif promosi kesehatan yang inovatif, praktis, dan berkelanjutan di sekolah maupun masyarakat.
Copyrights © 2026