Avent Patiro
Universitas Teknologi Sulawesi Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance Pada Pelayanan Publik Di Era Digital (Studi Di Kantor Camat Ternate Utara Kota Ternate) Frangky E. D Robial; Christian Tarandung; Avent Patiro; Tonny Wangania
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11695

Abstract

Pelaksanaan tugas dalam konteks pemerintah daerah masih banyak menghadapi permasalahan dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik secara menyeluruh. Oleh karena itu, diundangkannya Undang-Undang Pemerintahan Daerah No. 23 Tahun 2014 akan memberikan peluang yang lebih besar untuk melaksanakan prinsip desentralisasi, pemisahan kekuasaan, tugas pembantuan dan otonomi daerah, memungkinkan pemerintah daerah untuk melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan. masyarakat dengan sebaik-baiknya, tidak lagi terlalu mengandalkan pemerintah pusat (sentralisasi). Di era digital saat ini, inovasi layanan berbasis teknologi merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mewujudkan layanan yang akuntabel dan transparan, yang merupakan pilar fundamental dari paradigma good governance. Komponen utama keberhasilan akuntabilitas publik adalah adanya sistem keterbukaan informasi. Transparansi informasi ini merupakan modal penting yang dapat digunakan untuk menilai kinerja pelayanan sektor publik dan menilai akuntabilitas pelaksana sektor publik atas segala keputusan dan tindakannya. Pertanyaan yang diajukan oleh penelitian ini adalah seberapa efektif penerapan prinsip good governance dalam pelayanan publik di era digital (penelitian dilakukan di Kanwil Kota Ternate Utara). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penerapan prinsip good governance dalam pelayanan publik di Kantor Kecamatan Ternate Utara di Kota Ternate.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data melalui wawancara. Temuan kajian efektivitas penerapan prinsip good governance pada pelayanan publik di era digital (penelitian dilakukan di Kantor Kecamatan Ternate Utara) sangat efektif dalam meningkatkan pelayanan publik. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Pemerintah Kecamatan Ternate Utara belum menerapkan layanan digital untuk mendukung efektifitas dan efisiensi pelayanan Kantor Camat Ternate Utara.
PERAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STUDI HARMONI SOSIAL ANTARA KOMUNITAS ADAT DAN PENDATANG DI KOTA MANADO Christian Franky Tarandung; Avent Patiro
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36451

Abstract

The city of Manado is an area of rich ethnicity and culture but has difficulties in maintaining good relations between local people and migrants. Local wisdom, such as the philosophy of “Torang Samua Basudara” has a great ability to enhance good intercultural communication but has not been much researched in depth as a way to communicate. This research aims to study the ways of intercultural communication between indigenous people and migrants, discover the contribution of local values in strengthening social unity, and design ways of communication based on local culture. The method used was descriptive qualitative through four steps: initial studies and group discussions, data collection through detailed interviews and observations, data analysis with specific themes, and report writing. Preliminary findings show that barriers in communication, such as prejudice and stereotypes can be overcome by internalizing local cultural values in daily interactions. In conclusion, local wisdom not only serves as a cultural binder but can also be used as an effective intercultural communication strategy to create an open and harmonious society.