Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan pada Perusahaan Penerima dan Bukan Penerima Green Company (Studi Kasus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2014-2018) Eka Putra Nicky Adare; Marjam Mangantar; Joy E. Tulung
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2023): JE. Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.169 KB) | DOI: 10.35794/emba.v11i1.45966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan semen yang terdafar di Bursa Efek Indonesia (BEI) penerima dan bukan penerima penghargaan Green Company.  Dalam perkembangan perindustrian di Indonesia terutama dalam bidang manufaktur seperti semen yang begitu bekembang. Dapat dilihat dari data permintaan semen domestik yaitu naik setiap tahunnya 7,6%. Green Company menjadi benchmark untuk perusahaan yang bukan saja memiliki kelengkapan legitimasi legal dan keseimbangan nilai ekonomi dengan kontribusi sosial dan pelestarian lingkungan. Sehingga dengan Green CompanyDevelopment bisa lebih mendukung dan menjaminkan terwujudnya business sustainability (keberlangsungan bisnis) bagi perusahaan. Kinerja perusahaan tentunya dapat dilihat dari laporan keuangan sendiri. Laporan keuangan merupakan alat memperoleh informasi mengenai posisi keuangan dan dapat diperoleh dari informasi kinerja perusahaan aliran kas dan informasi lain yang berkaitan dengan laporan keuangan. Suatu informasi bisa bermanfaat jika memenuhi kebetuhan pemakai dalam proses pengambilan keputusan. Teknik analisis data dalam penilitian ini menggunakan indepedent t-test. Adapun rasio keuangan yang diteliti yaitu Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR), Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Total Asset Ratio (DAR), Return on Assset (ROA), Net profit Margin (NPM), dan Turn Asset Turnover (TAT).   Kata Kunci: Kinerja perusahaan, green company, rasio keuangan
Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Harga Saham Perbankan Go Public yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2019 Chesya Mouren Sambuaga; Joy E. Tulung; Victoria N. Untu
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 11 No. 3 (2023): JE. VOL. 11 No. 3
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v11i3.50814

Abstract

Harga Saham merupakan suatu gambaran tentang kondisi nilai suatu perusahaan, semakin tinggi Harga Saham mencerminkan bahwa nilai perusahaan tersebut juga semakin baik. Penilaian tingkat kesehatan bank merupakan aspek yang penting untuk mengetahui sehat atau tidak sehat suatu bank. Dengan adanya penilaian tingkat kesehatan bank akan memudahkan investor dalam mengambil keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tingkat kesehatan bank yaitu RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Return on Asset dan Capital Adequacy Ratio) terhadap Harga Saham Perbankan di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2019. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu menggunakan sampel dengan kriteria–kriteria tertentu, sampel yang digunakan adalah 15 perusahaan bank. Metodde analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian uji secara parsial menunjukkan bahwa Risk Profile, GCG dan CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham, sementara ROA berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham. Sedangkan secara uji simultan menunjukkan bahwa RGEC secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham. Kata Kunci: Risk Profile, Good Corporate Governance, Return on Asset, Capital Adequacy Ratio, Harga Saham
Pengaruh ESG Disclosure terhadap Nilai Perusahaan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Moderasi Sherryl Graciella Pangemanan; Joy E. Tulung; Sjendry S. R. Loindong
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13804

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada industri perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2025. Nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin's Q, sedangkan ukuran perusahaan diukur dengan logaritma natural total aset. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan data sekunder berbentuk data panel. Sampel ditentukan melalui purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan perbankan dengan 30 observasi. Analisis data menggunakan regresi data panel dengan bantuan Stata, meliputi Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier untuk pemilihan model, uji asumsi klasik, serta Moderated Regression Analysis (MRA) untuk pengujian hipotesis. Hasil pemilihan model menunjukkan Random Effect Model paling sesuai digunakan. Hasil penelitian menunjukkan ESG Disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (koefisien 7,559692; signifikansi 0,033), sehingga hipotesis pertama diterima. Ukuran perusahaan juga terbukti signifikan memoderasi pengaruh ESG Disclosure terhadap nilai perusahaan (koefisien interaksi −4,423362; signifikansi 0,000), namun arah moderasinya memperlemah, sehingga hipotesis kedua diterima dengan arah negatif. Nilai Overall R-squared sebesar 0,2204 menunjukkan model mampu menjelaskan 22,04% variasi nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ESG Disclosure menjadi sinyal yang lebih kuat bagi bank berskala kecil, sementara pada bank besar yang sudah memiliki reputasi dan pengawasan publik tinggi, pengaruh tambahan ESG Disclosure terhadap nilai perusahaan menjadi relatif lebih lemah.