Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada industri perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2025. Nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin's Q, sedangkan ukuran perusahaan diukur dengan logaritma natural total aset. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan data sekunder berbentuk data panel. Sampel ditentukan melalui purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan perbankan dengan 30 observasi. Analisis data menggunakan regresi data panel dengan bantuan Stata, meliputi Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier untuk pemilihan model, uji asumsi klasik, serta Moderated Regression Analysis (MRA) untuk pengujian hipotesis. Hasil pemilihan model menunjukkan Random Effect Model paling sesuai digunakan. Hasil penelitian menunjukkan ESG Disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (koefisien 7,559692; signifikansi 0,033), sehingga hipotesis pertama diterima. Ukuran perusahaan juga terbukti signifikan memoderasi pengaruh ESG Disclosure terhadap nilai perusahaan (koefisien interaksi −4,423362; signifikansi 0,000), namun arah moderasinya memperlemah, sehingga hipotesis kedua diterima dengan arah negatif. Nilai Overall R-squared sebesar 0,2204 menunjukkan model mampu menjelaskan 22,04% variasi nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ESG Disclosure menjadi sinyal yang lebih kuat bagi bank berskala kecil, sementara pada bank besar yang sudah memiliki reputasi dan pengawasan publik tinggi, pengaruh tambahan ESG Disclosure terhadap nilai perusahaan menjadi relatif lebih lemah.