Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Aplikasi POC Daun Lamtoro dan NPK Pelangi Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Produksi Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) Ramadhan, Rean Zulfikri; Sabli, T. Edy
Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2024
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.v4i2.18903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama pupuk organik cair daun lamtoro dan NPK pelangi terhadap pertumbuhan serta hasil produksi tanaman terung ungu. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama konsentrasi Pupuk Organik Cair Daun Lamtoro, terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 50, 100 dan 150 ml/L air. Faktor kedua NPK Pelangi, terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 3,125, 6,25 dan 9,375 g/tanaman. Sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan maka diperoleh 48 satuan percobaan, masing-masing percobaan (plot) setiap plot terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman dijadikan sampel pengamatan dengan seluruh satuan percobaan terdiri dari 192 tanaman. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh interaksi dari aplikasi POC daun lamtoro dan NPK pelangi berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per buah, dengan kombinasi perlakuan terbaik POC daun lamtoro 150 ml/L air dan NPK pelangi 9,375 g/tanaman. Pengaruh utama POC daun lamtoro nyata terhadap semua parameter pengamatan, dengan perlakuan terbaik terdapat pada 150 ml/L air. Pengaruh utama pupuk NPK pelangi nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik terdapat pada 9,375 g/tanaman.
Dampak Kemiringan Lahan terhadap Kadar Hara dan Produksi Kelapa Sawit Desrihastuti, Desrihastuti; Maryanti, Adelina; Sabli, T. Edy; Mahendra, Ilham Aghi; Hardi, Noer Arif
Jurnal Agro Industri Perkebunan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jaip.v12i2.3454

Abstract

Palm oil is one of Indonesia's sources of foreign exchange, derived from government, private, and smallholder plantations. However, palm oil production from smallholder plantations is relatively poor due to low-quality seeds, non-standard technical culture, low soil fertility, and a lack of attention to the topography and slope of the ground during planting. Therefore, this research aims to characterize the growth and production of oil palm based on soil and plant nutrient content on various land slopes. The research was conducted on an oil palm plantation in Baru Village, Siak Hulu District, Kampar Regency, Riau Province, Indonesia. Oil palm plants have been in production for seven years. The methods used in this research are survey methods, observation, and laboratory analysis. The research design used a non-factorial randomized block design. The research factor is the land slope, with three treatment levels consisting of flat land (0–8%), land slope 8–18%, and land slope 18–28%. The parameters observed in this research include land topographic characteristics, physical and chemical properties of soil, plant nutrient content, and agronomic characteristics of oil palm plants. The observation results showed that trunk circumference, number of fruit bunches per tree, and weight of bunches per tree gave better results on a slope of 8–18%. This is due to soil conservation measures in the form of rather deep depressions around the plant plates. However, the P and K nutrient levels of oil palm plants in this research area are included in the deficiency category. As a result, this research can help make decisions about fertilizer management and land usage in oil palm plantation areas with sloping topography.
Respons Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) terhadap POC Urine Sapi dan Pupuk Urea di Pembibitan Awal pada Media Gambut Butar, Robert Raikes Manalu R; Sabli, T. Edy
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2026
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2026.27177

Abstract

This study aims to determine the interaction effect and the main effect of LOF (liquid organic fertilizer) of cow urine and urea fertilizer. This research was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Islamic University of Riau, started from November to February 2023. This research used a completely randomized design (CRD) in factorial which consisted of two factors. The first factor was the LOF concentration of cow urine which consisted of 3 treatment levels, namely: 75, 150 and 225 ml/l of water. The second factor was the dose of urea fertilizer which consisted of 5 treatment levels, namely: 0, 1.5, 3, 4.5 and 6 g/polybag. Each treatment consisted of 3 replications so that there were 45 experimental units. Parameters observed were plant height, number of fronds, length of fronds, stem diameter, root volume and root length. The data were analyzed statistically and continued with the honest significant difference test (BNJ) at the 5% level. The results showed that the interaction effect of cow urine LOF and urea fertilizer was not significantly different on the parameters of plant height, number of fronds, frond length and stem diameter. The main effect of LOF of cow urine was significantly different on all observation parameters with the best treatment at a concentration of 225 ml/l water (S3). The main effect of urea fertilizer was significantly different on all observation parameters with the best treatment at a dose of 4.5 g/polybag (U3).
Pengaruh Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) dan NPK Phonska Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Ketan (Zea mays Ceratina) Prasetyo, Agung; Sabli, T. Edy
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Januari 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27194

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) dan NPK Phonska terhadap produksi tanaman jagung ketan.Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Kaharuddin Nasution N0.113, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.Penelitian ini di laksankan selama 3 bulan terhitung dari Februari 2021 sampai Mei 2021.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor.Faktor pertama adalah pemberian jenis LCPKS (L) dan faktor kedua adalah pemberian NPK Phonska (N) yang masing-masing terdiri dari 4 taraf perlakuan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), umur panen (hst), panjang tongkol berkelobot (cm), panjang tongkol tanpa kelobot (cm), berat tongkol berkelobot (gr), berat tongkol tanpa kelobot (gr), diameter tongkol berkelobot (cm), diameter tongkol tanpa kelobot (cm), jumlah biji perbaris (butir), dan berat 100 biji basah (gr). Data hasil pengamatan dari masing-masing perlakuan dianalisis secara statistik dan di lanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian LCPKS dan NPK Phonska berpengaruh nyata terhadap hamper semua parameter pengamatan kecuali pada umur panen (hst), panjang tongkol tanpa kelobot (cm), dan jumlah biji perbaris (butir). Perlakuan kombinasi terbaik LCPKS 300 ml/tanaman dan NPK Phonska 9,5 g/tanaman (L3N3). Pengaruh utama LCPKS dan NPK Ponska memberikan pengaruh terhadap semua parameter pengamatan, dengan perlakuan terbaik yaitu 300 ml/tanaman (L3) dan NPK Phonska 9,5 gr/tanaman (N3).
Pengaruh Pemberian Pupuk Kaliphos dan Fermentasi Urin Sapi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa) Prastio, Herdiyansyah; Sabli, T. Edy
Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur Edisi Juli 2025
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaaa.2025.27201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pupuk Kaliphos dan fermentasi urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman bawang Dayak. Penelitian dilaksanakan di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, selama empat bulan, yaitu Agustus hingga November 2022. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu pupuk Kaliphos (4 taraf) dan fermentasi urin sapi (4 taraf), sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan diulang tiga kali, menghasilkan 48 satuan percobaan. Setiap unit percobaan terdiri atas empat tanaman, dengan dua tanaman sebagai sampel, sehingga total tanaman berjumlah 192. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, umur panen, jumlah umbi per rumpun, berat umbi per rumpun, berat umbi per umbi, berat umbi basah per plot, dan berat umbi kering angin per plot. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji F dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pupuk Kaliphos dan fermentasi urin sapi berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi K3U3, yaitu dosis Kaliphos 27 g/L air dan fermentasi urin sapi 1.500 ml/L air. Secara mandiri, pupuk Kaliphos dan fermentasi urin sapi juga memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil bawang Dayak, dengan perlakuan terbaik masing-masing pada dosis K3 dan U3.