Marcelus Tene
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Manado, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM PENCEGAHAN OTITIS MEDIA AKUT BERULANG PADA ANAK DI POLI THT RS.R W MONGISIDI MANAD Marcelus Tene
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 1 No. 2 (2017): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.867 KB)

Abstract

Penyakit Otitis media akut (OMA) adalah peradangan akut telinga tengah. Penyakit ini masih merupakan masalah kesehatan khususnya pada anak-anak. Diperkirakan 70% anak mengalami satu atau lebih episode otitis media menjelang usia 3 tahun. Penyakit ini terjadi terutama pada anak dari baru lahir sampai umur sekitar 7 tahun, dan setelah itu insidennya mulai berkurang. Penyebabnya adalah bakteri atau virus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan ibu dalam pencegahan otitis media akut berulang pada anak di poli klinik THT Rs.R W Mongisidi Manado. Desain penelitian menggunakan rancangan pra-eksperimen yang bersifat one (group pretest and posttest design) Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang dipoli klinik tht Rs R W Mongisidi Manado Propinsi Sulawesi Utara yaitu 15 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang dengan teknik pengambilan sampel secara Total sampling. Analisa data dengan menggunakan uji statistic Wilcoxon pada tingkat kemaknaan yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu a = 0,05. Nilai yang didapat dari pre adalah 15 responden yang kurang pengetahuan dan post test 15 responden baik responden. Hasil analisa pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pencegahan otitis media akut dengan menggunakan uji statistic uji Wilcoxon menunjukkan p = 0,001 di mana nilai ini kurang dari a = 0,05 artinya ada pengaruh sebelum dan sesudah di berikan penyuluhan kesehatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKAMBUHAN KLIEN SKIZOFERNIA DI POLIKLINIK RSJ PROF.D.R.V.L RATUMBUYSANG MANADO Marcelus Tene
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 1 (2018): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.142 KB)

Abstract

Faktor yang memicu kekambuhan antara lain penderita tidak minum obat dan tidak kontrol ke dokter secara teratur, kurangnya dukungan dari keluarga, serta dukungan sosial. sehingga penderita kambuh dan perlu dirawat di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan klien skizofrenia di Poliklinik RSJ Prof. Dr. V.L. Ratumbuysang Manado. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat Cross Sectional. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 50 orang dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16.0 untuk dianalisa dengan uji statistic Fisher Exact dengan kemaknaan (α) 0,05. Hasil dari masing-masing variabel didapatkan dengan menggunakan uji statitistik Chi-Square dengan nilai p=0,000 yang artinya (p ≤ α=0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara faktor kepatuhan minum obat dengan kekambuhan klien skizofrenia (p=0,000) ≤ α = 0,05, terdapat hubungan antara faktor dukungan keluarga dengan kekambuhan klien skizofrenia (p=0,000) ≤ α = 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai tambahan pengetahuan untuk mengurangi frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia, menambah pengetahuan dan wawasan perawat khususnya mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia.