Faktor yang memicu kekambuhan antara lain penderita tidak minum obat dan tidak kontrol ke dokter secara teratur, kurangnya dukungan dari keluarga, serta dukungan sosial. sehingga penderita kambuh dan perlu dirawat di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan klien skizofrenia di Poliklinik RSJ Prof. Dr. V.L. Ratumbuysang Manado. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat Cross Sectional. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 50 orang dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16.0 untuk dianalisa dengan uji statistic Fisher Exact dengan kemaknaan (α) 0,05. Hasil dari masing-masing variabel didapatkan dengan menggunakan uji statitistik Chi-Square dengan nilai p=0,000 yang artinya (p ≤ α=0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara faktor kepatuhan minum obat dengan kekambuhan klien skizofrenia (p=0,000) ≤ α = 0,05, terdapat hubungan antara faktor dukungan keluarga dengan kekambuhan klien skizofrenia (p=0,000) ≤ α = 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai tambahan pengetahuan untuk mengurangi frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia, menambah pengetahuan dan wawasan perawat khususnya mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia.