Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANEMIA PADA GAGAL JANTUNG Sidhi Laksono; Indira Khairunnisa Effendi
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V10I1.19718

Abstract

Sepertiga dari semua pasien dengan gagal jantung mengalami anemia, dan kehadirannya dikaitkan dengan keparahan gejala, peningkatan angka rawat inap, dan peningkatan angka kematian. Etiologi anemia bersifat multifaktorial, kompleks, dan bervariasi antar pasien. Penyebab utama terjadinya anemia pada gagal jantung adalah faktor inflamasi. Kadar hemoglobin berkorelasi negatif dengan penanda inflamasi seperti tumor necrosis factor-alpha, interleukin-6, dan protein C-reaktif, yang semuanya meningkat pada gagal jantung. Pengobatan anemia pada pasien gagal jantung dengan agen pemicu eritropoiesis telah dievaluasi secara intensif selama beberapa tahun terakhir. Sayangnya, agen ini tidak meningkatkan hasil dan dikaitkan dengan risiko efek samping tromboemboli yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penggunaan ESA (Eritropoiesis-Stimulating Agents) untuk pengobatan anemia pada gagal jantung tidak dapat direkomendasikan. Terapi lain sedang dipelajari dan termasuk agen yang menargetkan reseptor eritropoietin, jalur hepsidin, atau penambah zat besi. Artikel ini berfokus pada patofisiologi anemia pada gagal jantung, evaluasi efektivitas modalitas terapi yang tersedia, dan terapi yang sedang diteliti yang dapat direkomendasikan sebagai pengobatan anemia pada gagal jantung
Dental Management For Patients With Cardiovascular Disease: A Literature Review Sidhi Laksono; Indira Khairunnisa Effendi
Jurnal Kesehatan Gigi Vol 10, No 1: Juni 2023
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkg.v10i1.9290

Abstract

The high prevalence of heart disease makes dentists often meet patients with this condition. Cardiac disorders commonly encountered in dental practice include hypertension, ischemic heart disease, cardiac arrhythmias, infective endocarditis, and arrhythmias. These patients required special consideration and adequate understanding of the cardiovascular conditions necessary to provide safe and effective dental care. Based on the heart condition, proper modification in dental care is very important. This article will discuss common heart conditions, how these diseases can affect dental care and prophylactic management and treatments that can be done to provide safe and optimal dental care.
Tamponade Kardiak: Penegakan Diagnosis dan Manajemen Tatalaksana Sidhi Laksono; Indira Khairunnisa Effendi
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v4i1.13381

Abstract

Abstrak: Pendahuluan: Tamponade jantung adalah kondisi serius akibat akumulasi cairan secara berlebihan di ruang perikardial. Keadaan tersebut menyebabkan gangguan pengisian diastolik ventrikel yang menyebabkan penurunan curah jantung, dan pada akhirnya menyebabkan hipotensi dan henti jantung. Metode: Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah tinjauan literature. Menggunakan GoogleScholar, pencarian elektronik menyeluruh dilakukan. Pencarian dibatasi untuk publikasi berbahasa Inggris hingga tahun 2022. Hasil: Diagnosis tamponade jantung adalah diagnosis klinis berdasarkan riwayat sugestif dan presentasi klinis dengan sesak yang memburuk, vena jugularis yang membesar, bunyi jantung yang teredam, dan pulsus paradoxus, dan harus dikonfirmasi dengan ekokardiografi. Kesimpulan: Tamponade jantung adalah sindrom yang mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan segera dengan perikardiosentesis. Perikardiosentesis harus dilakukan dengan panduan dari ekokardiografi atau panduan fluoroskopi yang dilakukan oleh operator berpengalaman dan membawa berbagai risiko komplikasi. Artikel ini akan membahas bagaimana mengetahui etiologi, patofisiologi, penegakan diagnosis dan manajemen tatalaksana pada tamponade jantung.