Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT-OBATAN DI KAWASAN PESISIR DAN PULAU KECIL Soraya Gigentika; Sitti Hilyana; Nurliah Nurliah; Ibadur Rahman; Edwin Jefri
Jurnal Pepadu Vol 3 No 3 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.434 KB)

Abstract

Tanaman obat seperti kunyit, temulawak, dan jahe berkhasiat untuk meningkatkan sistem imun atau daya tahan tubuh sehingga baik dikonsumsi guna mencegah berbagai penyakit atau pemeliharaan kesehatan, termasuk pemeliharaan kesehatan sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap terjangkitnya virus Covid-19. Selain itu, tanaman obat tersebut sangat mudah dibudidayakan, termasuk di lahan pekarangan rumah. Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat di kawasan pesisir dan pulau kecil terhadap optimalisasi pekarangan rumah untuk ketersediaan obat-obatan keluarga, maka dilakukan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Gili Air Desa Gili Indah Kecamatan Pemanang Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat peserta penyuluhan karena dapat menambah pengetahuan tentang tanaman obat-obatan dan membangun sikap mental dan jiwa kewirausahaan.
UPAYA PENANGGULANGAN BENCANA COVID-19 MELALUI PENDEKATAN PREVENTIF DAN PERSUASIF DI KECAMATAN SAKRA BARAT, LOMBOK TIMUR Jurnal Pepadu; Ibadur Rahman; Zaki Amrullah; Budi Sutono; Adi Kurniawan; Baiq Huswatun Hasanah Hasanah; Baiq Elmazani
Jurnal Pepadu Vol 2 No 2 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i2.2193

Abstract

ABSTRAKCoronavirus 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virusCoronavirus 2 (SARS-CoV-2) dan dapat mengakibatkan sindrom pernapasan akut yang parah.Kasus pertama penyakit ini ditemukan di Wuhan Cina pada Desember 2019, kemudian menyebarluas dan menjadi pandemi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Temuan kasus positif COVID-19di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara dengan 1.589.359 kasus, dimana 9.892di antaranya ditemukan di provinsi Nusa Tenggara Barat. Untuk menekan laju penambahan kasusCOVID-19 diperlukan upaya konkrit, di antaranya: selalu mentaati protokol kesehatan (prokes)yaitu dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan selalu mencuci tangan. Kegiatan KKN inibertujuan untuk memberikan informasi (sosialisasi) kepada masyarakat di Kecamatan Sakra Barat,Kabupaten Lombok Timur mengenai bahaya COVID-19, cara mencegah (upaya preventif) danmenanggulanginya. Metode sosialisasi yang digunakan yaitu dengan pendekatan persuasif baiksecara langsung maupun melalui sejumlah media sosial seperti Instagram, Facebook, Whatsapp,YouTube, dan sebagainya. Melalui serangkaian kegiatan KKN ini masyarakat di Kecamatan SakraBarat, Kabupaten Lombok Timur mendapatkan informasi yang lengkap dan masif mengenaibahaya penyakit COVID-19, dan semakin tersadar untuk senantiasa mentaati protokol kesehatanagar terhindar dari penyakit COVID-19.
ANALYSIS OF CAROTENOID CONTENT IN SEA GRAPE (CAULERPA LENTILIFERA) CULTIVATED WITH LOW PLANT STANDING DIFFERE Neny Arisqia; Sadikin Amir; Ibadur Rahman
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Media Akuakultur Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2357

Abstract

Seaweed is one type of fishery commodity that is widely used both as a raw material for food, industry, medicine, and cosmetics. This causes the economic value of seaweed to help the community's economy and can increase the country's foreign exchange. Seaweed is one of the largest carotenoid producers because green seaweed generally contains chlorophyll a and b compounds and carotene compounds which can function as antioxidants. Factors that affect the content of carotenoids is the spacing of seaweed seeds. The purpose of this study was to determine the effect of spacing in the basic stake system on the carotenoid content of Caulerpa lentilifera and to determine the ideal spacing that gives optimal effect on the carotenoid content of Caulerpa lentilifera. This study used an experimental method with a completely randomized design (CRD) pattern with 6 treatments and 3 replications with treatments namely Control (25 cm spacing), P1 (20 cm spacing), P2 (30 cm spacing), P3 (20 cm spacing). plant 35 cm), P4 (planting distance 40 cm), P5 (planting distance 45 cm). The data obtained was then analyzed using variance (ANOVA) with a 95% confidence level and to find out the best growth a further test was carried out using the BNT test. The results showed that the spacing applied to the basic stake system had no effect on the carotenoid content of Caulerpa lentilifera, but had an effect on the absolute growth and specific growth rates. Spacing of 30 cm is the best distance for the growth of Caulerpa lentilifera with an absolute growth of 128.917 g and a specific growth rate of 4.965%, but the difference in spacing has no effect on the carotenoid content. The conclusion of this study was that the difference in plant spacing of the basic stake system had no effect on the carotenoid content of C. lentilifera, but had an effect on the absolute growth and specific growth rate. There was no ideal spacing to increase carotenoid content in C. lentilifera, because each treatment tended to have relatively the same carotenoid content.