Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Perhitungan Pendapatan Bunga Kredit Pensiun Berdasarkan Variasi Tenor Pada PT Bank Mandiri Taspen KCP Karawang Firda Septiani Husnia; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7259

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perhitungan pendapatan bunga kredit pensiun berdasarkan variasi tenor pada PT Bank Mandiri Taspen. Kredit pensiun merupakan salah satu produk pembiayaan yang memiliki pertumbuhan stabil dan memiliki kontribusi penting terhadap pendapatan bunga bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode perhitungan bunga kredit pensiun yang di terapkan, sistem angsuran yang digunakan, serta perbedaan pendapatan bunga yang diperoleh bank berdasarkan variasi tenor kredit pensiun. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data statistik deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi pada PT Bank Mandiri Taspen KCP Karawang serta studi pustaka berdasarkan sumber-sumber terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode perhitungan bunga kredit pensiun menggunakan metode anuitas, yaitu metode dengan jumlah angsuran tetap setiap bulan yang mencakup angsuran pokok dan bunga. Hasil perhitungan menunjukan bahwa nilai angsuran yang diperoleh relatif mendekati simulasi perhitungan dari pihak bank dengan selisih kecil akibat pembulatan dan penyesuaian sistem internal perbankan. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunujukan bahwa variasi tenor dapat mempengaruhi besarnya angsuran dan besarnya pendapatan bunga yang diperoleh bank, dimana semakin Panjang jangka waktu kredit maka semakin besar total pendapatan bunga yang diperoleh. kredit pensiun juga memiliki kestabilan pembayaran yang relatif baik karena pembayaran angsuran dilakukan melalui sistem auto-debit dari manfaat pensiun debitur sehingga risiko keterlambatan pembayaran relatif rendah.
Analisis Manajemen Risiko Gagal Bayar pada Pembiayaan KPR dengan Akad Murabahah di Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi (Tahun 2022-2025) Ayu Nuriswal; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Nesti Hapsari; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiayaan KPR Griya dengan akad murabahah merupakan salah satu produk pembiayaan perumahan berbasis syariah yang memiliki risiko gagal bayar dari nasabah. Risiko tersebut dapat memengaruhi kualitas pembiayaan sehingga diperlukan penerapan manajemen risiko yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab gagal bayar, manajemen risiko yang diterapkan, serta upaya penanganan risiko gagal bayar pada pembiayaan KPR Griya di BSI KCP Karawang Kertabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagal bayar dipengaruhi oleh penurunan pendapatan, kehilangan pekerjaan, kondisi usaha yang tidak stabil, serta kurangnya kemampuan nasabah dalam mengelola keuangan. Untuk meminimalkan risiko tersebut, bank menerapkan analisis pembiayaan berdasarkan prinsip 5C+1S, monitoring dan pengawasan pembiayaan secara berkala, serta melakukan penanganan melalui pemberian surat peringatan, restrukturisasi pembiayaan, penjadwalan kembali pembayaran, hingga pelelangan jaminan sebagai langkah terakhir. Penerapan manajemen risiko tersebut membantu bank dalam mengendalikan risiko gagal bayar dan menjaga kualitas pembiayaan KPR Griya.
Analisis Penerapan Akuntansi Cicil Emas Berdasarkan PSAK 102 di PT Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi Nadira Ayuni Azahra; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan akad yang digunakan dalam produk cicil emas di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Karawang Kertabumi, bagaimana penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi dan bagaimana kesesuain dengan PSAK 102 pada transaksi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Adapun analisis yang digunakan yaitu dengan mendeskripsikan apa yang diteliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi menerapkan akad murabahah berdasarkan pesanan yang diterapkan sesuai prinsip syariah. Selama proses akad berlangsung, pihak bank menjelaskan secara rinci seperti margin, uang muka, biaya administrasi, serta konsekuensi keterlambatan pembayaran. Selain itu, penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi telah sesuai dengan ketentuan PSAK 102 tentang akuntansi murabahah. Kesesuaian tersebut terlihat pada pengakuan aset murabahah, pencatatan piutang murabahah, pengakuan margin keuntungan, serta perlakuan akuntansi terhadap uang muka yang dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.
Analisis Penerapan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Pada Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi Nasywa Aulia Khairunnisa; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pelaksanaan serta mengevaluasi tingkat kepatuhan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 pada Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi dalam transaksi pengadaan barang operasional. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan dokumentasi berupa data transaksi, bukti potong elektronik (E-Bupot), serta laporan perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PPh Pasal 22 telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku, mulai dari proses pengadaan barang, identifikasi objek pajak, perhitungan Dasar Pengenaan Pajak (DPP), pemotongan tarif sebesar 1,5%, pembuatan E-Bupot, penyetoran pajak, hingga pelaporan SPT Masa melalui sistem Coretax. Penggunaan sistem digital seperti Coretax dan E-Bupot mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi administrasi perpajakan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti gangguan sistem dan potensi kesalahan input data yang dapat memengaruhi ketepatan pelaksanaan pajak. Secara keseluruhan, penerapan PPh Pasal 22 di Balai/Pusat Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi telah berjalan dengan baik dan sesuai peraturan perpajakan, meskipun masih diperlukan upaya optimalisasi untuk meningkatkan efektivitas administrasi dan kepatuhan perpajakan.
PENGARUH PENGETAHUAN PAJAK, TINGKAT PENDAPATAN, DAN SOSIALISASI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA BEKASI Kayla Faritza Hani; Suhono Suhono; Angga Sanita Putra
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/zpxdwc19

Abstract

Motor vehicle taxpayer compliance is an important factor in increasing regional tax revenue. However, the level of motor vehicle taxpayer compliance in Bekasi City still faces various challenges influenced by both internal and external factors. This study aims to analyze the effect of tax knowledge, income level, and tax socialization on motor vehicle taxpayer compliance in Bekasi City. This research employed a quantitative approach using a survey method. Primary data were collected through questionnaires distributed to 400 motor vehicle taxpayers registered at the Bekasi City SAMSAT Office using a five-point Likert scale. Data analysis techniques included validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, coefficient of determination (R²), F-test, and t-test. The results indicate that tax knowledge has a positive and significant effect on motor vehicle taxpayer compliance with a coefficient value of 0.251 and a significance level of <0.001. Income level has a positive and significant effect on motor vehicle taxpayer compliance with a coefficient value of 0.305 and a significance level of <0.001. Tax socialization also has a positive and significant effect on motor vehicle taxpayer compliance with a coefficient value of 0.287 and a significance level of <0.001. Simultaneously, tax knowledge, income level, and tax socialization significantly affect motor vehicle taxpayer compliance with a significance level of <0.001 and explain 52.3% of the variation in taxpayer compliance. These findings indicate that improving tax knowledge, income level, and tax socialization can enhance motor vehicle taxpayer compliance in Bekasi City.
Analisis Inventory Turnover Terhadap Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya Periode 2020 – 2024 Rachel Katrin Togatorop; Nesti Hapsari; Madjidainun Rahma; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7311

Abstract

Penelitian ini mengambil objek penelitian suatu perusahaan retail yaitu PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart). Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perusahaan ritel tersebut mengelola Inventory Turnover, yang mencakup beban pokok pendapatan dan persediaan, serta laba bersihnya dari tahun ke tahun. Periode yang dipilih adalah 2020-2024, mengingat pada rentang waktu tersebut perekonomian mengalami tekanan berat akibat pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Pokok Pendapatan, Rata-rata Persediaan, Inventory Turnover, dan Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya meningkat signifikan selama masa pandemi COVID-19, khususnya pada 2020, 2021, 2023, dan 2024. Namun, Inventory Turnover pada 2022 tercatat kurang baik akibat kenaikan drastis Beban Pokok Pendapatan yang tidak sebanding dengan Rata-rata Persediaan, sehingga turun 0,4% dari 2021. Di sisi lain, Laba Bersih tetap meningkat setiap tahun, menunjukkan bahwa penurunan Inventory Turnover tidak berdampak pada kinerja laba perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa kinerja perusahaan mengalami fluktuasi selama masa pengamatan. Sebelum dan sesudah Covid-19, kinerja perusahaan mengalami peningkatan.
Analisis Tingkat Kesehatan pada PT Bank Tabungan Negara Tbk menggunakan Metode RBBR periode 2021-2025 Mutya Sekar Kinasih; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan PT Bank Tabungan Negara Tbk selama periode 2021-2025 menggunakan metode RBBR berdasarkan pendekatan RGEC yang mencakup aspek Risk Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, dan Capital. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan PT Bank Tabungan Negara Tbk periode 2021-2025. Penilaian dilakukan melalui analisis rasio Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Return on Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), Capital Adequacy Ratio (CAR), serta hasil self-assessment GCG. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kesehatan PT Bank Tabungan Negara Tbk secara keseluruhan berada pada kategori sehat sepanjang periode penelitian. Dari aspek Risk Profile, rasio NPL berada dalam kategori sehat dengan kecenderungan menurun, sedangkan rasio LDR termasuk kategori cukup sehat. Aspek GCG memperoleh predikat sehat berdasarkan hasil penilaian internal perusahaan. Pada aspek Earnings, rasio ROA menunjukkan kategori cukup sehat, sementara rasio NIM tetap berada pada kategori sehat meskipun mengalami penurunan pada tahun 2024. Sementara itu, aspek Capital mencerminkan kondisi sangat sehat karena rasio CAR secara konsisten berada di atas batas minimum yang ditetapkan regulator. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa PT Bank Tabungan Negara Tbk memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola risiko, menerapkan tata kelola perusahaan yang efektif, menjaga stabilitas profitabilitas, serta mempertahankan kecukupan modal untuk mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Analisis Pencatatan Persediaan Barang Pada Aplikasi SAKTI di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi Mufidah Syahrani; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7315

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) dengan fokus pada proses pendataan persediaan barang menggunakan aplikasi SAKTI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendataan persediaan pada aplikasi SAKTI telah sesuai dengan prosedur yang berlaku sehingga mempermudah pencatatan dan pelaporan persediaan. Penggunaan aplikasi SAKTI juga meningkatkan efisiensi dan keteraturan dalam pengelolaan persediaan barang.
Analisis Peran Pegadaian terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Karawang Retno Anjani; Angga Sanita Putra; Arif Rakhman; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11568

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan perekonomian lokal. Meskipun demikian, sebagian besar UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan akses terhadap sumber pembiayaan formal akibat persyaratan administrasi, agunan, dan proses pengajuan kredit yang relatif rumit. Kondisi tersebut mendorong sebagian pelaku usaha memanfaatkan sumber pembiayaan informal maupun ilegal yang berisiko tinggi terhadap keberlangsungan usaha. Dalam konteks tersebut, Pegadaian hadir sebagai salah satu lembaga keuangan yang menawarkan alternatif pembiayaan berbasis gadai dengan proses yang cepat, mudah, dan legal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pegadaian dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengkaji dampak pembiayaan yang diberikan terhadap pertumbuhan usaha. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap pelaku UMKM yang memanfaatkan layanan pembiayaan Pegadaian. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pengalaman, manfaat, dan perubahan yang dirasakan oleh informan setelah memperoleh pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM menghadapi berbagai kendala operasional, seperti kekurangan modal kerja, fluktuasi penjualan, dan kesenjangan arus kas. Pembiayaan Pegadaian terbukti berperan sebagai solusi yang cepat, mudah diakses, dan memiliki kepastian hukum, sehingga mampu membantu menjaga kelangsungan usaha, mempertahankan ketersediaan persediaan, memenuhi kebutuhan modal kerja, serta meningkatkan pendapatan harian dan kapasitas usaha. Dengan demikian, Pegadaian memiliki kontribusi penting dalam memperkuat keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM melalui penyediaan akses pembiayaan yang inklusif.
Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang Ardiana Zahrani Pratiwi; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis rasio efektivitas dan rasio kontribusi berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan realisasi anggaran pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penerimaan PBB-P2 berada pada kategori sangat efektif dengan rata-rata rasio sebesar 101,32%. Capaian tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah daerah mampu merealisasikan penerimaan PBB-P2 sesuai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan pada sebagian besar periode penelitian. Meskipun demikian, pada tahun 2025 terjadi penurunan efektivitas menjadi 90,84%, namun masih termasuk dalam kategori efektif. Dari sisi kontribusi terhadap PAD, PBB-P2 memiliki rata-rata kontribusi sebesar 25,94% dengan kategori sedang. Kontribusi tertinggi terjadi pada tahun 2024 sebesar 31,21% dengan kategori cukup baik, sedangkan kontribusi terendah terjadi pada tahun 2021 sebesar 18,27% dengan kategori sangat rendah. Fluktuasi kontribusi dipengaruhi oleh perubahan realisasi penerimaan PBB-P2, peningkatan target penerimaan setiap tahun, serta perkembangan sumber-sumber PAD lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pengelolaan dan pemungutan PBB-P2 di Kabupaten Karawang telah berjalan sangat efektif, kontribusinya terhadap PAD masih perlu dioptimalkan. Upaya yang dapat dilakukan meliputi peningkatan kepatuhan dan kesadaran wajib pajak, optimalisasi pendataan objek pajak, pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi perpajakan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik guna mendukung peningkatan penerimaan PAD secara berkelanjutan.