Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN RASIO SOLVABILITAS PT UNILEVER INDONESIA TBK BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN PERIODE 2024-2025 Aeni Putri Andryansyah; Abbiegahlan Alief Al’ardie; Ardi Virmansyah; Cikal Elsa Dewi Rinjani; Angga Sanita Putra
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2026): Mei : Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/q9kjg722

Abstract

Solvency ratio analysis is a method for evaluating the sustainable financial health of companies that are listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), particularly in the highly competitive Fast Moving Consumer Goods (FMCG) sector. This research examines the financial impact of a major corporate move by PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). In December 2025, UNVR sold its Ice Cream division for roughly IDR 7 trillion and used some of the funds to pay off IDR 1.45 trillion in bank loans. This study aims to analyze the company's financial stability between 2024 and 2025 by looking at the Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Interest Coverage Ratio (ICR), and Long Term Debt to Equity Ratio (LTDER). The research relies on a quantitative descriptive method using 2025 annual financial data audited by KPMG. The findings indicate substantial improvements. The DER dropped from 6.47 to 3.47 times, while the DAR improved slightly from 0.87 to 0.78. The most significant improvement was seen in the LTDER, which plummeted from 0.96 to 0.29 times. Although the ICR decreased from 52.68 to 38.85 times, the company's ability to cover its interest payments remains incredibly safe. Overall, the sale of the Ice Cream business heavily boosted Unilever's financial strength by increasing its equity. However, the DAR remains above the generic 0.5 benchmark, showing that operational debts still make up a large portion of the company's financial structure and require steady management.
Analisis Rasio Keuangan untuk Menilai Kinerja Keuangan PT. Kalbe Farma Tbk Periode 2024 - 2025 Berdasarkan Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas Indah Ayu Fajriyah; Melda Elizabeth Marta; Muhammad Rafly Sauh Purwandi; Muhammad Zaky Darmawan Putra; Angga Sanita Putra
Business and Investment Review Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/birev.272

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan keuangan dalam rangka menilai kinerja finansial PT. Kalbe Farma Tbk. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan rasio keuangan, termasuk rasio likuiditas dan profitabilitas untuk periode 2024 hingga 2025. Metode penelitian yang dipergunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan memanfaatkan data dari laporan keuangan perusahaan yang diterbitkan di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Kalbe Farma Tbk memiliki likuiditas yang baik dan mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya, serta menunjukkan pengelolaan utang yang hati-hati dengan penurunan ketergantungan pada pendanaan eksternal. Di sisi lain, rasio profitabilitas yang dihitung dengan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) menunjukkan hasil yang cenderung positif. Tetapi, apabila diperbandingkan dengan rata-rata industri yang sama, kinerja keuangan perusahaan masih berada di bawah standar yang ditentukan. Kata Kunci: Rasio Keuangan, Likuiditas, Profitabilitas, Kinerja Keuangan
Analisis Rasio Likuiditas dan Rasio Profitabilitas dalam Mengukur Kinerja Keuangan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Periode 2024-2025 Afifah Nada Thahirah; Aliya Salsabilla; Fiqri Erlansyah; Muhammad Fadhilah Rasya Sanduan; Angga Sanita Putra
Business and Investment Review Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/birev.273

Abstract

Abstract This study evaluates the financial performance of PT Telekomunikasi Indonesia Tbk through an analysis of its financial statements for the 2024–2025 period. Using a descriptive quantitative approach, the research employs secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange (IDX) and the company’s published financial reports. The analysis is conducted using liquidity and profitability ratios, including the Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio, Return on Assets (ROA), and Return on Equity (ROE). The findings indicate that the company experienced a slight improvement in liquidity, reflecting a better ability to meet its short-term obligations. This improvement was supported by prudent debt management, which reduced the company’s dependence on external financing. However, profitability performance showed a declining trend, as evidenced by lower ROA and ROE values during the study period. Furthermore, although the company maintained a relatively stable financial position, its overall financial performance remained below the industry benchmarks used in this study. These results suggest that PT Telekomunikasi Indonesia Tbk needs to improve operational efficiency, optimize the utilization of assets and equity, and strengthen its profit-generation capabilities in order to enhance its competitiveness and achieve better financial performance in the future. Keywords: Financial Statement Analysis, Liquidity Ratios, Profitability Ratios, Financial Performance. Abstrak: Studi ini mengevaluasi kinerja finansial PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. melalui analisis laporan keuangan untuk periode 2024–2025. Dengan menerapkan metode kuantitatif deskriptif, penelitian ini mengolah data sekunder yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menggunakan indikator rasio likuiditas dan profitabilitas. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perusahaan memiliki tingkat likuiditas yang sehat guna menyelesaikan kewajiban jangka pendeknya, didukung oleh manajemen utang yang bijak sehingga mengurangi ketergantungan pada modal eksternal. Meskipun profitabilitas yang diukur melalui Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) bergerak ke arah positif, capaian performa keuangan menyeluruh emiten ini tercatat masih belum mampu melampaui rata-rata standar industri sejenis. Kata Kunci: Analisis Laporan Keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas
Analisis Kemampuan PT Aneka Tambang Tbk dalam Menghasilkan Profit dan Melunasi Kewajiban Jangka Pendek pada Periode Tahun 2024-2025 Laila Nur Hamidah; Keysa Qaulika Putri Koswara; Asep Saepudin; Emyr Ghiyats Bachtiar; Angga Sanita Putra
Business and Investment Review Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/birev.274

Abstract

This study aims to analyze PT Aneka Tambang Tbk's ability to generate profitability and meet its short-term financial obligations (liquidity) for the 2024-2025 period. Amidst fluctuating market dynamics, accounting profit figures are no longer sufficient as a benchmark without considering the company's actual cash flow activity. This study employed a quantitative descriptive method with in-depth analysis of profitability and liquidity ratios (including the current ratio, quick ratio, and cash ratio), with the aim of measuring operational efficiency. The results of this study demonstrate ANTAM's capacity to convert accounting profit into cash flow strength to meet short-term financial obligations in a timely manner. The implications of this study are expected to provide management and investors with an overview of the company's operational financial health. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kemampuan PT Aneka Tambang Tbk dalam menghasilkan profitabilitas serta memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya (likuiditas) pada periode tahun 2024-2025. Di tengah dinamika pasar yang fluktuatif, suatu angka keuntungan akuntansi tidak lagi cukup menjadi acuan tanpa melihat aktivitas arus kas riil perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif dengan analisis mendalam terhadap rasio profitabilitas dan rasio likuiditas (meliputi current ratio, quick ratio, dan cash ratio), dengan tujuan mengukur efisiensi operasional. Hasil dari penelitian ini untuk menunjukkan bagaimana kapasitas ANTAM dalam mengonversi laba akuntansi menjadi kekuatan arus kas guna melunasi kewajiban finansial jangka pendek secara tepat waktu. Implikasi dari penelitian ini diharapkan bertujuan untuk memberikan gambaran kepada manajemen dan investor mengenai kesehatan keuangan operasional perusahaan. Kata kunci: Rasio Profitabilitas, Rasio Likuiditas, PT Aneka Tambang Tbk, Arus Kas, Kewajiban Jangka Pendek.
Analisis Kinerja Keuangan PT Nippon Indosari Corpindo Periode 2024-2025 Berdasarkan Rasio Likuiditas dan Solvabilitas Christine Nathalia Ruliana Harahap; Aenin Aenin; Hamdani Gozi Al Hakim; Mochamad Daryl Fouzan; Angga Sanita Putra
Business and Investment Review Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/birev.275

Abstract

This study aims to examine and analyse the financial performance of PT Nippon Indosari Corpindo Tbk using a quantitative descriptive method based on secondary data in the form of the company’s financial statements for the period 2024–2025. The analysis focuses on assessing financial performance through liquidity and solvency ratios. The results of the study indicate that, despite a fairly significant decline in financial performance compared with the previous year, the company’s business sustainability is still considered to be maintained. Nevertheless, the company is advised to formulate strategies to optimise cash flow and reduce current liabilities and debts. It is hoped that, in this way, the company will be able to maintain the stability of its financial position in the future. Keywords: Liquidity, Solvency, Business Sustainability Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kinerja keuangan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk menggunakan metode deskriptif kuantitatif dari data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan periode 2024–2025. Analisis difokuskan pada penilaian kinerja keuangan melalui pendekatan rasio likuiditas dan rasio solvabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan kinerja keuangan yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, keberlanjutan usaha (business sustainability) perusahaan dinilai masih tetap terjaga. Meski demikian, perusahaan disarankan untuk perlu merumuskan strategi pengoptimalan kas pendanaan dan penekanan atas kewajiban dan utang lancar. Dengan begitu diharapkan perusahaan dapat menjaga stabilitas posisi keuangannya di masa mendatang. Kata Kunci :  Likuiditas, Solvabilitas, Keberlanjutan Usaha
Analisis Pengetahuan Perpajakan dan Kesadaran Pajak dalam Minat Memiliki NPWP Pada Mahasiswa UNSIKA Angkatan 2022-2024 Riska Asti Agustin; Angga Sanita Putra; Arif Rakhman; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6889

Abstract

Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang membutuhkan kesadaran wajib pajak sejak dini, termasuk dari mahasiswa sebagai calon wajib pajak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pengetahuan perpajakan, kesadaran pajak, dan minat mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang angkatan 2022-2024 dalam memiliki NPWP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner terhadap 115 responden yang dipilih melalui purposive sampling, dianalisis menggunakan statistik deskriptif berbantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan perpajakan (rata-rata 3,30) dan kesadaran pajak (rata-rata 3,56) berada pada kategori tinggi, sedangkan minat memiliki NPWP (rata-rata 2,79) berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan dan kesadaran perpajakan yang tinggi belum sepenuhnya mendorong minat memiliki NPWP, yang dipengaruhi oleh faktor kondisi ekonomi, keterbatasan informasi, dan persepsi bahwa NPWP belum menjadi kebutuhan mendesak.
Analisis Perbandingan Rasio Keuangan pada PT Electronic City Indonesia dan PT Erajaya Swasembada Periode 2022–2025 Rohani Nurseha Agustin; Angga Sanita Putra; Arif Rakhman; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan rasio keuangan PT Electronic City Indonesia Tbk dan PT Erajaya Swasembada Tbk periode 2022–2025 menggunakan rasio Total Asset Turnover (TATO), Debt to Equity Ratio (DER), dan Net Profit Margin (NPM). Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan, Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK), dan Management Discussion and Analysis yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) serta situs resmi masing-masing perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan menghitung rasio keuangan menggunakan Microsoft Excel, kemudian menginterpretasikan hasil berdasarkan laporan keuangan, CaLK, dan pembahasan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Erajaya Swasembada Tbk memiliki nilai Total Asset Turnover (TATO) yang lebih tinggi sehingga lebih efektif dalam memanfaatkan aset untuk menghasilkan penjualan. PT Electronic City Indonesia Tbk memiliki Debt to Equity Ratio (DER) yang lebih rendah sehingga menunjukkan struktur pendanaan yang lebih konservatif, sedangkan PT Erajaya Swasembada Tbk lebih banyak memanfaatkan liabilitas untuk mendukung kegiatan operasional dan ekspansi usaha. Dari aspek profitabilitas, PT Erajaya Swasembada Tbk memiliki Net Profit Margin (NPM) yang relatif stabil, sedangkan PT Electronic City Indonesia Tbk mengalami penurunan profitabilitas hingga mencatat rugi bersih pada tahun 2025. Berdasarkan hasil penelitian, PT Erajaya Swasembada Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan PT Electronic City Indonesia Tbk selama periode penelitian, hal tersebut tersebut disebabkan oleh karakteristik model bisnis masing-masing perusahaan.
Penerapan Perangkat Lunak Accurate dalam Penyusunan Laporan Keuangan Klien di PT Vicktori Era Administrasi Mona Risnauli Silitonga; Angga Sanita Putra; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma; Kholida Atiyatul Maula
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alur penyusunan laporan keuangan klien serta menganalisis penerapan dan peran Accurate Accounting Software pada PT Vicktori Era Administrasi (VEA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Accurate Accounting Software mampu mendukung pengolahan data keuangan secara lebih sistematis, terintegrasi, dan efisien. Software ini mempermudah pencatatan transaksi, pengelolaan data, serta penyusunan laporan keuangan sehingga meningkatkan ketepatan dan efisiensi kerja. Namun, pengguna tetap memerlukan ketelitian dalam proses input data dan penyesuaian akun agar laporan keuangan yang dihasilkan tetap akurat.
Penentuan Harga Pokok Produksi pada Usaha Amorfati Veksindo dengan Menerapkan Metode Full Costing dan Variable Costing Canda Marshya Lyana; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode full costing dan variable costing dalam menghitung harga pokok produksi kaos oblong di Amorfati Veksindo serta menilai manfaatnya bagi pengambilan keputusan manajerial. Penelitian dilakukan pada produksi bulan April 2026 dengan data biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik tetap dan variabel. Hasil menunjukkan bahwa metode full costing memberikan HPP yang lebih tinggi dibandingkan variable costing. Kedua metode menghasilkan selisih rata-rata Rp 14.000 per unit. Selisih ini dapat dijadikan bahan evaluasi untuk penetapan harga jual dan margin keuntungan. Dengan demikian, kedua metode diharapkan menjadi alternatif yang lebih informatif bagi UMKM dalam penentuan HPP serta mendukung pengendalian biaya dan strategi penetapan harga.
Analisis Break Even Point Multi Produk sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba pada UMKM Tape Uli Mak Can Gita Lestari; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7132

Abstract

Traditional food micro, small, and medium enterprises (MSMEs) play an important role in Indonesia’s economy; however, many business owners have not yet implemented data-driven profit planning or Break Even Point (BEP) analysis. Tape Uli Mak Can, a traditional Betawi food business located in North Cikarang, Bekasi Regency, has never systematically applied BEP analysis. This study aims to analyze the cost structure, calculate the multi-product BEP based on the sales mix, determine the sales target required to achieve the planned profit, and measure the Margin of Safety (MoS). A quantitative descriptive approach was employed using primary data collected through interviews, observations, and financial documentation over one month. The analysis included cost classification, Contribution Margin Ratio (CMR), Weighted Average Contribution Margin Ratio (WACMR), multi-product BEP, profit planning, and MoS. The results indicate that the total monthly cost was IDR 1,416,111, consisting of 2.83% fixed costs and 97.17% variable costs. The CMR was 14% for Tape and 26% for Uli, resulting in a WACMR of 22%. The overall BEP was achieved at monthly sales of IDR 182,323. To increase profit by 10%, sales need to increase by approximately 9%. An MoS of 90% indicates a very high level of business safety. The multi-product BEP analysis proved to be an effective tool for profit planning and financial decision-making for MSMEs.