Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN METODE TOPSIS PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SANTUNAN KAUM DHUAFA DI DESA BLINGOH Gentur Wahyu Nyipto Wibowo; Zaenal Arifin; Beni Ernando; Syamsul Ma'arif; Nadia Annisa Maori
Jurnal Disprotek Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v11i2.1994

Abstract

Love Alms Community is a social institution that manages humanitarian funds, alms and alms. The distribution of compensation for the poor in the Love Alms Community had previously been running but still using the manual method, data collection of prospective beneficiaries using paper media so that it takes a long time and the risk of data loss or damage and the occurrence of differences of opinion between members with one another in determining the acceptance of the impacted compensation wrong target in the distribution of compensation. So that research is conducted for the application of the Topsis method in the application of decision support systems aimed at assisting in determining who is entitled to compensation quickly and accurately. The system development method used is RAD (Rapid Application development) with UML (Unified Modeling Language) and PHP modeling notation as a programming language using the CodeIgniter framework. The results of this application can accelerate and facilitate the work of admins in managing prospective recipient data accurately, effectively, and efficiently. This application needs to be developed into the Android system and add other methods.
KOMPARASI DETEKSI PENYAKIT GINJAL KRONIS MENGGUNAKAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE DAN RANDOM FOREST Khasan Galuh Ramadhan; Gentur Wahyu Nyipto Wibowo; Nadia Annisa Maori
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 8 No. 1 (2025): JIRE APRIL 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v8i1.1288

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) adalah masalah kesehatan global yang signifikan dan seringkali tidak terdeteksi hingga mencapai stadium lanjut. PGK juga menjadi salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) penyebab kematian terbanyak dalam lingkup global. Oleh karena itu, deteksi dini PGK sangat penting untuk mencegah risiko komplikasi. Studi ini membandingkan dua algoritma klasifikasi, yaitu Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest (RF). Algoritma SVM dikenal karena tingkat akurasinya yang tinggi, efisien dalam penggunaan memori, dan kemampuannya untuk menangani data dengan distribusi yang tidak normal. Sementara itu, algoritma RF dikenal karena kemampuannya dalam mengatasi overfitting dan menghasilkan prediksi yang lebih akurat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pasien PGK yang diperoleh dari UCI Machine Learning Repository, yang terdiri dari 400 catatan pasien dengan 25 fitur. Optimalisasi parameter dilakukan menggunakan GridSearchCV untuk mendapatkan parameter terbaik untuk kedua algoritma. Hasil penelitian ini, algoritma Random Forest (RF) menunjukkan performa yang lebih baik daripada algoritma SVM, dengan akurasi sebesar 98,75%, precision 98,48%, recall 98,96%, dan F1-score 98,70%. Algoritma Random Forest (RF) lebih efektif dalam klasifikasi PGK pada dataset ini dibandingkan SVM. Studi ini menekankan pentingnya pemilihan algoritma yang tepat dan optimasi parameter dalam mengembangkan model klasifikasi yang andal dan akurat. Penyakit Ginjal Kronis (PGK) adalah masalah kesehatan global yang signifikan dan seringkali tidak terdeteksi hingga mencapai stadium lanjut. PGK juga menjadi salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) penyebab kematian terbanyak dalam lingkup global. Oleh karena itu, deteksi dini PGK sangat penting untuk mencegah risiko komplikasi. Studi ini membandingkan dua algoritma klasifikasi, yaitu Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest (RF). Algoritma SVM dikenal karena tingkat akurasinya yang tinggi, efisien dalam penggunaan memori, dan kemampuannya untuk menangani data dengan distribusi yang tidak normal. Sementara itu, algoritma RF dikenal karena kemampuannya dalam mengatasi overfitting dan menghasilkan prediksi yang lebih akurat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pasien PGK yang diperoleh dari UCI Machine Learning Repository, yang terdiri dari 400 catatan pasien dengan 25 fitur. Optimalisasi parameter dilakukan menggunakan GridSearchCV untuk mendapatkan parameter terbaik untuk kedua algoritma. Hasil penelitian ini, algoritma Random Forest (RF) menunjukkan performa yang lebih baik daripada algoritma SVM, dengan akurasi sebesar 98,75%, precision 98,48%, recall 98,96%, dan F1-score 98,70%. Algoritma Random Forest (RF) lebih efektif dalam klasifikasi PGK pada dataset ini dibandingkan SVM. Studi ini menekankan pentingnya pemilihan algoritma yang tepat dan optimasi parameter dalam mengembangkan model klasifikasi yang andal dan akurat.
OPTIMIZATION OF SUPPORT VECTOR MACHINE WITH SMOTE AND BAYESIAN METHOD FOR HEART FAILURE CLASSIFICATION Doni Agung Prasetyo; Harminto Mulyo; Nadia Annisa Maori
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 11 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v11i3.4057

Abstract

Abstract: This study applies an integrated approach to optimize heart failure classification. The main objective is to address the challenge of class imbalance in medical datasets and to improve the accuracy, sensitivity, and generalization of the classification model. The urgency of this issue is emphasized by statistics showing that cardiovascular diseases cause approximately 17.9 million deaths worldwide each year. Using a quantitative experimental approach, this study analyzes the "Heart Failure Prediction Dataset" from Kaggle, which consists of 918 records. The data were processed through normalization and encoding, followed by the application of SMOTE on the training set to balance class distribution. This step successfully increased model accuracy from 88.41% to 90.22% and minority class recall from 0.82 to 0.88. Furthermore, Bayesian Optimization was employed to refine the hyperparameters of SVM, resulting in a final model with an accuracy of 89.13% that demonstrated better generalization. This integrated approach significantly enhances the stability, sensitivity, and generalization of the model, making it a reliable tool for clinical decision support systems in predicting heart failure. Keywords: bayesian optimization; heart failure; machine learning; SMOTE; SVM. Abstrak: Penelitian ini menerapkan pendekatan terintegrasi untuk mengoptimalkan klasifikasi gagal jantung. Tujuan utama studi ini adalah untuk mengatasi tantangan ketidakseimbangan kelas dalam dataset medis dan meningkatkan akurasi, sensitivitas, serta generalisasi model klasifikasi. Urgensi ini ditegaskan oleh statistik yang menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular menyebabkan sekitar 17,9 juta kematian setiap tahun secara global. Menggunakan pendekatan eksperimental kuantitatif, penelitian ini menganalisis "Heart Failure Prediction Dataset" dari Kaggle, yang terdiri dari 918 catatan. Data diproses dengan normalisasi dan encoding, lalu SMOTE diterapkan pada data pelatihan untuk menyeimbangkan distribusi kelas. Langkah ini berhasil meningkatkan akurasi dari 88,41% menjadi 90,22% dan recall kelas minoritas dari 0,82 menjadi 0,88. Selanjutnya, Bayesian Optimization menyempurnakan hyperparameter SVM, menghasilkan model akhir dengan akurasi 89,13% yang menunjukkan generalisasi lebih baik. Pendekatan terintegrasi ini secara signifikan meningkatkan stabilitas, sensitivitas, dan generalisasi model. Hasil penelitian ini menjadikannya alat yang andal untuk sistem pendukung keputusan klinis dalam prediksi gagal jantung. Kata kunci: bayesian optimization; gagal jantung; machine learning; SMOTE; SVM
INTEGRATING LARAVEL 8 AND NODE.JS FOR DEVELOPING WHATSAPP COMMUNICATION MEDIA FOR NEW STUDENT ENROLLMENT IN THE FACULTY OF SCIENCE AND TECHNOLOGY Harminto Mulyo; Nadia Annisa Maori
Science and Technology (SciTech) The 3rd National Seminar and Proceedings Scitech 2024
Publisher : Science and Technology (SciTech)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The promotional process is a crucial initial stage for higher education institutions. New student admissions are a critical aspect that serves as a benchmark for enhancing the institution's appeal and reputation. To improve efficiency and effectiveness, this study proposes a WhatsApp-based communication system integrated with Laravel 8 and Node.js, ensuring faster, consistent, and easily accessible responses. Using the Define-Design-Develop-Disseminate (4D) Model, this study integrates Laravel 8 and Node.js to develop a WhatsApp communication system for new student admissions. This approach includes identifying needs, designing the system, developing a prototype, conducting large-scale testing, and dissemination. The proposed system architecture consists of two main components: a backend developed with Laravel 8 and a WhatsApp communication module managed using Node.js and Baileys. Laravel 8 handles the WhatsApp bot, including keyword processing, message sending, and contact management. Meanwhile, Node.js with Baileys directly interacts with the WhatsApp API, facilitating real-time message delivery and reception. The integration of Laravel 8 and Node.js in the WhatsApp communication application at the Faculty of Science and Technology, UNISNU Jepara, has proven to be efficient and responsive. This system enhances message management, bot functionality, and contact handling, significantly improving response speed and efficiency in addressing prospective student inquiries.