Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA BALITA USIA 24 – 59 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS GODEAN 1 SLEMAN Alief Nur Insyiroh
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i1.1007

Abstract

Introduction: The incidence of toddler stunting is one of the nutritional problems experienced by every toddler in the world today. In 2017 22.2% or around 150.8 million toddlers in the world improved stunting. Stunting of stunting toddlers in Indonesia according to Riskesdas data in 2013 amounted to 37.2% or around 9 million under-fives. In the preliminary study conducted in December in the work area of ​​Godean Health Center 1 under-fives unemployed in 20 large cases and 263 short stunting. SDIDTK's target for toddlers in 2017 was 1767 toddlers, while developmental cases in toddlers in the Primary Health Care area in 2016 were 31 cases, increasing in 2017 by 16 cases, and in 2018 being 4 cases. Objective: To determine the relationship of growth with motor development in infants aged 24-59 months. Method: The study in this study was cross sectional. The sample used in this study was toddlers aged 24-59 months, with a total sample of 106 toddlers obtained by taking a sample of simple random sampling, bivariate analysis using the Chi square test. Results: There was a relationship between short growth and fine motor development at the age of 24-59 months with OR 4,826. In the Bivariate analysis between the stunting variables with the only outside variables of education that have a significant relationship with OR 7.744. In the multivariate analysis the most preferred variable is stunting and income. Conclusion : In this study there was a relationship between stunting and the development of delicate mototypes of children aged 24-59 months in the Godean 1 Health Center area of ​​Sleman.
PENERAPAN VIDEO ANIMASI INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN IBU HAMIL MENUJU PERSALINAN SEHAT DAN AMAN Alief Nur Insyiroh; Mita Meilani; Risky Puji Wulandari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 17, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v17i1.1652

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan dan persalinan merupakan suatu proses fisiologis dan berkesinambungan yang dialami oleh seorang Wanita. Pada masa ini perubahan tidak hanya terbatas pada aspek fisik dan biologi, tetapi juga mempengaruhi aspek psikologis dan sosial budaya. Dukungan dan persiapan yang matang dapat membantu ibu hamil mengatasi rasa takut, kecemasan, dan menjalani persalinan dengan lebih positif dan nyaman. Kesiapan persalinan yang sehat dan aman dapat dilakukan dengan pemberian Pendidikan Kesehatan selama kehamilan.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Video Animasi Interaktif Dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Ibu Hamil Menuju Persalinan Sehat dan Aman.Metode : Quasi Eksperiment dengan rancangan penelitian nonequivalent pre-test and post-test control group design Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 94 ibu hamil yang dibagi menjadi 2 kelompok intervensi dan control. Analisa data menggunakan univariat disajikan menggunakan distribusi frekuensi.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh video animasi interaktif  dalam meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil menuju persalinan sehat dan aman. Pada kelompok intervensi rata-rata peningkatan sebesar 1.81 sedangkan pada kelompok control 0.89. Didapatkan hasil dengan uji statistik 0,000 (<0,05) yang berarti ada perbedaan peningkatan kesiapsiagaan ibu hamil menuju persalinan sehat dan aman pada kelompok ibu yang diberikan video animasi yang tidak diberikan video.Simpulan: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pemberian Video Animasi Interaktif ada pengaruhya dalam meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil menuju persalinan sehat dan aman.