Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gerakan Gemar Makan Sayur (“Gemas”) Melalui Olahan Puding Untuk Cegah Stunting Dian Anisia Widyaningrum; Priyoto; Devita Anugrah Anggraini
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2023): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i1.1075

Abstract

Secara global masih dihadapkan permasalahan serius yaitu 22% anak balita mengalami stunting dan Indonesia menjadi negara kelima dengan proporsi balita tertinggi mengalami stunting sebesar 37%. Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak sangat panjang untuk kehidupan seseorang dan berkontribusi 17% dari seluruh kematian anak. Hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting yaitu perbaikan pola asuh, perbaikan sanitasi dan air bersih, serta pola makan. Sayur-sayuran hijau merupakan salah satu makanan yang mengandung kalsium dan dibutuhkan anak-anak untuk mencegah terjadinya stunting. Dan puding merupakan makanan ringan bertekstur kenyal yang sangat digemari oleh anak-anak, sehingga pemilihan menu puding sayuran sebagai makanan tambahan untuk mencegah stunting dipercaya dapat menarik minat anak-anak untuk mengkonsumsinya. Tujuan pengabdian masayarakat ini adalah untuk edukasi gerakan gemar makan sayur (“gemas”) melalui olahan puding untuk cegah stunting. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksaanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan dilakukan pengecekan status gizi balita dan edukasi terkait stunting dan demonstrasi cara pembuatan puding sayur bayam untuk makanan tambahan balita. Hasil pengabdian masyarakat, masyarakat telah memperoleh pengetahuan yang baik tentang stunting dan cara membuat puding sayur. Edukasi masyarakat dalam meningkatkan kegemaran balita mengkonsumsi sayur melalui puding direkomendasikan untuk dapat disebarkan luaskan pada masyarakat sekitar dengan harapan dapat mencegah terjadinya stunting pada balita
Edukasi Upaya Pencegahan Hipertensi Dengan Senam Lansia Dan Relaksasi Otot Progresif Pada Lansia Di Posyandu Lansia Desa Sundul Kecamatan Parang Kabupaten Magetan Devita Anugrah Anggraini; Dian Anisia Widyaningrum
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i2.2046

Abstract

Hypertension is one of the PTM which is a threat, especially the elderly. Sundul Village is one of the villages in Parang District, Magetan Regency, East Java Province. The problem from the results of the study in Sundul Village is that there are still many people, especially the elderly who have hypertension and a lack of understanding in preventing hypertension, which is 75% or 60 out of 80 elderly. The purpose of community service is to increase knowledge related to efforts to prevent hypertension. The implementation method uses health education in the form of knowledge about hypertension with leaflet media given to the elderly and doing elderly gymnastics and progressive muscle relaxation. Previously, blood pressure was measured. Activities carried out on elderly aged> 40 years as many as 30 elderly. The results of the activity are that the elderly know about hypertension prevention, namely 75% of 30 elderly are able to understand and the elderly are able to do elderly gymnastic activities and progressive muscle relaxation. Seniors play an active role in this activity.