Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Komunikasi Pekerja Lokal Dan Asing Pada PT. Virtue Dragon Nickel Industry Dian Trianita Lestari; Sultrayansa Sultrayansa; Rahman Ako
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 12 No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v12i1.8794

Abstract

Virtue Dragon Nickel Industry/VDNI merupakan perusahaan smelter asal Tiongkok yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tenggara. Sejalan dengan hal tersebut, harapan masyarakat adalah dengan adanya perusahaan asing tersebut dapat memberikan dampak positif terutama bagi perekonomian masyarakat lokal. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya kegiatan perusahaan justru terkadang menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalis model komunikasi antara pekerja lokal dan asing pada PT. Virtue Dragon Nickel Industry sehingga mampu diketahui penyebab konflik yang terjadi di antara kedua jenis pekerja tersebut. Penelitian ini menggunakan teori Anxiety/Uncertainty Management untuk melihat gambaran model komunikasi serta peran masyarakat serta pihak-pihak terkait dalam penguraian konflik pada objek penelitian. Sementara itu, jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang bersumber dari wawancara dan studi pustaka Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi penyebab konflik yang terjadi antara pekerja lokal dan pekerja asing asal China pada perusahaan yakni, pertama; kesalahan intepretasi makna verbal yaitu perbedaan Bahasa yang digunakan dan non-verbal yakni cara berkomunikasi pekerja asing dengan gerak tubuh, intonasi, mimik dan pendukung komunikasi verbal lainnya juga terdapat perbedaan yang signifikan sehingga dapat menjadi pemicu konflik karena kesalahpahaman, kedua; perbedaan upah antara pekerja lokal dan pekerja asing pada PT. Virtue Dragon Nickel Industry, dimana upah pekerja lokal tidak sebanding dengan upah pekerja asal China, hal ini dapat memengaruhi kondisi psikologis dan kinerja pekerja yang dapat menjadi pemicu terjadinya konflik dalam perusahaan. Dengan adanya noise dalam proses komunikasi tersebut maka solusi yang diberikan oleh penulis agar PT. VDNI mengadakan kegiatan pemahaman budaya untuk para tenaga kerja asing termasuk di dalamnya menngikuti kursus Bahasa Indonesia serta proporsional dalam penetapan upah.
Peran Citizen Journalism dalam Partisipasi Publik pada Pilkada 2024 di Kabupaten Wakatobi Sultrayansa Sultrayansa; Sarinah Sarinah
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2636

Abstract

Citizen journalism in the 2024 Regional Head Election in Wakatobi Regency is an interesting phenomenon as a form of public participation in the democratic process. With the development of digital technology, people no longer only act as consumers of information, but also as producers of political information through social media and digital platforms. This research aims to identify the role of citizen journalism in increasing public participation in the implementation of Regional Head Elections in Wakatobi Regency. This research uses a qualitative approach with a descriptive study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and content analysis of citizen journalism circulating during the 2024 Regional Head Election campaign period. The research subjects involved citizen journalism actors, active voters, and stakeholders. Data analysis techniques were carried out through data reduction. The results showed that citizen journalism contributed significantly to increasing transparency, political education and social control during the Wakatobi Regional Head Election. People were more active in voicing issues of violations, political discrimination, and mass mobilization through videos and social media posts. However, the main challenge remains low digital literacy and the risk of spreading disinformation. Synergy between professional journalists and citizen journalism is needed to ensure the accuracy and objectivity of information. With citizen journalism, the people of Wakatobi have shown a role transformation from passive voters to active actors in maintaining the integrity of the democratic process. This research recommends the need for increased media literacy capacity and multi-stakeholder synergy so that citizen journalism can become a tool for strengthening inclusive and responsible local democracy.