Rochana Ruliyandari
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Kenakalan Remaja di Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan Yogyakarta Solikhah Solikhah; Rochana Ruliyandari; Tri Ani Marwati
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1: Januari 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v3i1.359

Abstract

Secara biologis masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menjadi orang dewasa. Pada masa peralihan tersebut, remaja masih mencari jati diri dan identitas yang sebenarnya termasuk para remaja yang tinggal di panti asuhan. Remaja di panti asuhan memerlukan perhatian ekstra karena mereka kehilangan sosok orang tua pada usia belia. Remaja yang gagal dalam membentuk jati diri akan terlibat dalam perilaku menyimpang termasuk kenakalan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan edukasi pengetahuan dan pencegahan kenakalan remaja kepada remaja di Panti Asuhan Muhammadiyah Prambanan Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah ceramah tatap muka dan diskusi pada tanggal 20-21 Oktober 2022. Langkah untuk mengukur pemahaman remaja terkait materi edukasi tentang kenakalan remaja dan cara pencegahannya, maka dilakukan pre-test dan pos-test untuk mengukur pemahaman mereka tentang kenakalan remaja dan cara pencegahannya. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mereka dalam pencegahan kenakalan remaja sebanyak 21%. Pemahaman kenakalan remaja penghuni panti asuhan menjadi sangat penting dikarenakan remaja merupakan salah satu usia rentan dan masa transisi yang mudah dipengaruhi oleh lingkungan dan teman sebaya. Sebagai salah satu bentuk keluarga baru yang belum mengenal satu sama lain, pemahaman kasih sayang dan perhatian antar penghuni panti perlu ditingkatkan untuk mencegah kenakalan remaja.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video Tentang Seks Pranikah terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap pada Remaja: Literature Review: The Influence of Health Education Using Video Media About Premarital Sex on the Level of Knowledge and Attitudes in Adolescents: Literature Review Irkhamni Nabila Amalia Putri; Sitti Nur Djannah; Rochana Ruliyandari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.5101

Abstract

Latar belakang: Remaja rentan terhadap seks pranikah, dengan 40.5% remaja perempuan dan 38.7% remaja laki-laki telah terlibat dalam perilaku tersebut. Pendidikan kesehatan, terutama melalui media video, penting untuk mengurangi risiko perilaku seks pranikah dan dampak negatifnya pada remaja. Tujuan: Literature review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video tentang seks pranikah terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pada remaja. Metode: Dalam literature review ini, metode PRISMA diterapkan untuk mencari dan menganalisis artikel penelitian terkini (2019-2024) mengenai pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja terkait seks pranikah. Penelusuran dilakukan pada mesin pencarian Google Scholar, Pubmed, dan ProQuest. Kriteria kelayakan dan proses pengkajian digunakan untuk memilih 9 artikel berkualitas tinggi, dengan manajemen referensi dilakukan menggunakan Mendeley. Hasil: Pendidikan kesehatan melalui media video terbukti memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang seks pranikah. Metode video lebih efisien dalam menyampaikan informasi kepada remaja. Selain itu, pendidikan kesehatan melalui media video juga berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja. Namun, beberapa penelitian menyatakan bahwa video edukasi cenderung hanya memengaruhi pengetahuan remaja tanpa berdampak pada sikap remaja. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan melalui video secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah. Meskipun metode video terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, pengaruhnya terhadap sikap remaja cenderung bervariasi.