Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELATIHAN CARA MEMBEDAKAN TULISAN MUSHAF CETAKAN INDONESIA DENGAN MUSHAF CETAKAN MADINAH PADA JAMAAH PENGAJIAN MASJID JAMI DARUSSALAM PONDOK LABU Eddy Saputra; Nur Ali; Ahmad Haris
Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 6 (2022): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v5i6.12720

Abstract

Hampir dapat dipastikan seleluruh umat Islam dapat membaca kitab suci al qur’an, meskipun dalam membacanya ada yang lancar dan ada yang terbata-bata. Dari setiap huruf yang dibaca Allah swt menjanjikan banyak terdapat pahala terlepas dari menegerti atau tidaknya dari huruf-huruf yang dibaca. Oleh karena itu banyak dari kalangan masyarakat yang belum dapat membaca al qur’an terdorong memiliki keinginan yang kuat untuk belajar agar bisa membaca al qur’an. Ada beberapa cetakan mushaf yang apabila sipembaca belum menguasai ilmu tajwid menjadi sedikit bingung, terutama pada mushaf cetakan Madinah. Perbedaan-perbedaan inilah yang akan kami sampaikan pada jamaah pengajian Masjid Jami Darussalam Ponddok Jakarta Selatan. Semangat membaca al qur’an jangan sampai terhambat di karenanakan terdapat hukum-hukum bacaan didalamnya, dengan memberikan pelatihan pada jamaah masjid tentang perbedaan mushaf cetakan Madinah dan Indonesia agar para jamaah dapat mempermudah untuk belajar membaca al qur’an, terutama al qur’an cetakan Indonesia yang memiliki metodologi lebih mudah bagi para pemula.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Guru Terbaik Berbasis Netbeans dengan Metode Weighted Product pada SMP XYZ Bojonggede Dovi Liwaul Hamdi; Andreas Adi Trinoto; Nur Ali
Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) Vol 4, No 04 (2023): Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jrami.v4i04.9152

Abstract

Pemilihan guru terbaik merupakan langkah krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sebuah sekolah. Namun proses pemilihan yang dilakukan secara manual sering kali menghadapi kendala dalam objektivitas dan efisiensi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis netbeans untuk membantu dalam pemilihan guru terbaik pada SMP XYZ Bojonggede. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Weighted Product (WP). Metode ini dipilih karena mampu mengatasi masalah pengambilan keputusan dalam metode WP dilakukan dengan mengalikan bobot dari setiap kriteria dengan nilai kriteria yang dimiliki oleh setiap guru, kemudian menjumlahkan hasil perkalian tersebut untuk mendapatkan skor akhir dari setiap guru. Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan lingkungan pengembangan netbeans, yang merupakan platform yang handal dan mudah digunakan dalam mengembangkan aplikasi berbasis Java. Dengan demikian, pengembangan sistem pendukung keputusan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi SMP XYZ Bojonggede dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan akhirnya meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Selain itu, sistem ini dapat menjadi contoh penerapan teknologi informasi dalam pengambilan keputusan di bidang pendidikan yang dapat diadaptasi oleh sekolah lain untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi proses pemilihan guru terbaik.
Peningkatan Kualitas Pendidikan pada Satuan Pendidikan Melalui Perencaan Berbasis Data Eddy Saputra; Rayung Wulan; Nur Ali; Hasan Özalp
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol. 10 No. 2 (2025): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v10i2.698

Abstract

Improving the quality of education is the main focus in efforts to create superior and adaptive educational units to the dynamics that occur. One of the strategic approaches currently being promoted by the government is the implementation of Data-Based Planning (PBD). This approach allows educational units to make decisions that are more objective, measurable, and in accordance with real needs in the field. With the effective implementation of Data-Based Planning, educational units are expected to be able to improve the quality of learning, educational services, and the achievement of student learning outcomes in a sustainable manner. The research method used is qualitative with a case study approach that is intended to find out in detail the problems faced. This study aims to examine the implementation of Data-Based Planning in improving the quality of education in the Central Jakarta 1 Senior High School environment, as well as to identify the challenges faced and strategies that can be developed. The results of the study show that although most schools have access to educational data, its use in the planning process is still not optimal. Factors such as low data literacy, limited training, and lack of a reflection-based work culture are the main obstacles. Therefore, it is necessary to strengthen the capacity of human resources and support systems that encourage maximum data utilization in the planning and evaluation of school programs.
Sosialisasi Penerapan Tanda Waqaf Dalam Al-Qur’an Rasm Utsmani Di Kecamatan Tajur Halang Fajar Erlangga; Fery Rahmawan Asma; Muhammad Soleh Ritonga; Nur Ali
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 : April (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Most Muslims often make mistakes in applying waqaf signs in Al-Qur'an, resulting in an inability to maintain the correct flow and meaning of the text during recitation. Therefore, the aim of this Community Service (Abdimas) is to enhance community understanding and awareness in correctly applying waqaf signs in Al-Qur'an, particularly the one in Uthmani rasm. The method employed in the Abdimas was lecture-based method, involving direct interaction with the local community, specifically the congregation of Musholla Al-Jihad in Tajur Halang District. This method was supported by some stages including pre-preparation, planning, execution, and evaluation. The results demonstrated a significant improvement in understanding and positive responses from the congregation towards the structured learning modules. This program has not only succeeded in improving Qur'anic reading skills but also in fostering awareness of the importance of Tajwid literacy and waqaf signs among Muslims. The implication of this dissemination include serving as a model for similar programs that can strengthen the relationship between Abdimas activities and the community, enhancing the quality of their religious life in the future.
Pelatihan Bacaan Idzhar Pada Al-Qur’an Juz 30 Bagi Jama’ah Musholla Di Perumahan Grand Mulia, Kalisuren Muhammad Soleh Ritonga; Fery Rahmawan Asma; Fajar Erlangga; Nur Ali
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 : Oktober (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Idzhar is one of the recitation rules frequently found in Al-Qur’an. Therefore, proper understanding and practice are essential to ensure that verses containing this rule are recited correctly and in accordance with Tajwid principles. However, many people remain unfamiliar with Idzhar, both in theory and practice. This was observed among the congregation of Musholla Al-Jihad, Grand Mulia Kalisuren Housing Complex, Tajurhalang, Bogor. Observations revealed that most members of the congregation were still unable to apply the Idzhar rule accurately in their recitation. To address this issue, the Community Service (Adbimas) team conducted a training program on Idzhar recitation in Juz 30 of Al-Qur’an for the congregation of Musholla Al-Jihad. The program aimed to provide theoretical explanations while simultaneously developing participants’ practical skills in applying Idzhar. During the sessions, the congregation responded positively and gradually improved their ability to recite Idzhar correctly. This activity is expected not only to enhance the quality of the congregation’s Al-Qur’an recitation during and outside sholat but also to contribute to strengthening religious literacy within the community.