Ruth Mayasari Simanjuntak
Universitas HKBP Nomensen

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Video Pembelajaran Menggunakan Eksplorasi Motif Lukisan Gorga Suku Batak Toba pada Materi Kekongruenan dan Kesebangunan Darma Indra Gultom; Firman Pangaribuan; Dame Ifa Sihombing; Efron Manik; Tutiarny Naibaho; Ruth Mayasari Simanjuntak
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4068

Abstract

Beberapa permasalahan yang dihadapi siswa dalam memahami dan guru dalam mengajarkan pelajaran matematika materi kekongruenan dan kesebangunan. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh media video pembelajaran menggunakan eksplorasi motif lukisan gorga suku batak toba pada materi kekongruenan  dan materi kesebangunan yang valid, praktis, efektif. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian diperoleh dari validasi media video pembelajaran skoring kelayakan bernilai 4,1;  kepraktisan bernilai 84,6 berarti “setuju” dengan pengembangan media video pembelajaran menggunakan eksplorasi motif lukisan gorga suku batak toba pada materi kekongruenan dan kesebangunan; efektif digunakan dimana keefektifan ini berdasarkan proses pembelajaran yang telah dilaksanakan dapat berjalan dengan efektif, dimana respon siswa positif, serta aktivitas siswa selama pembelajaran efektif, dan hasil nilai tes belajar siswa memenuhi batas ketuntasan di kelas. Melalui media video pembelajaran menggunakan eksplorasi motif lukisan gorga suku batak toba pada materi kekongruenan  dan materi kesebangunan siswa lebih memahami materi matematika dan mendapatkan nuansa baru serta guru lebih mudah menerangkan materi matematika.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Menggunakan Eksplorasi Motif Lukisan Gorga Suku Batak Toba pada Materi Kekongruenan dan Kesebangunan Darma Indra Gultom; Firman Pangaribuan; Dame Ifa Sihombing; Efron Manik; Tutiarny Naibaho; Ruth Mayasari Simanjuntak
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4068

Abstract

Beberapa permasalahan yang dihadapi siswa dalam memahami dan guru dalam mengajarkan pelajaran matematika materi kekongruenan dan kesebangunan. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh media video pembelajaran menggunakan eksplorasi motif lukisan gorga suku batak toba pada materi kekongruenan  dan materi kesebangunan yang valid, praktis, efektif. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian diperoleh dari validasi media video pembelajaran skoring kelayakan bernilai 4,1;  kepraktisan bernilai 84,6 berarti “setuju” dengan pengembangan media video pembelajaran menggunakan eksplorasi motif lukisan gorga suku batak toba pada materi kekongruenan dan kesebangunan; efektif digunakan dimana keefektifan ini berdasarkan proses pembelajaran yang telah dilaksanakan dapat berjalan dengan efektif, dimana respon siswa positif, serta aktivitas siswa selama pembelajaran efektif, dan hasil nilai tes belajar siswa memenuhi batas ketuntasan di kelas. Melalui media video pembelajaran menggunakan eksplorasi motif lukisan gorga suku batak toba pada materi kekongruenan  dan materi kesebangunan siswa lebih memahami materi matematika dan mendapatkan nuansa baru serta guru lebih mudah menerangkan materi matematika.
EKSPLORASI PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBASIS KOMPANG PADA MATERI LINGKARAN DI SEKOLAH DASAR Nurlia Fauzi; Hardi Tambunan; Ruth Mayasari Simanjuntak
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17824

Abstract

Mathematics learning in elementary schools continues to face challenges in connecting abstract mathematical concepts with students' real-life experiences, particularly in learning circle concepts. This condition often limits students' conceptual understanding because instruction tends to emphasize procedural knowledge rather than meaningful contextual learning. Although Realistic Mathematics Education (RME) has been widely recognized as an approach that promotes contextualized mathematics learning, the integration of local cultural contexts into RME remains limited, especially through the use of kompang, a traditional Malay musical instrument with distinctive circular characteristics. Therefore, this study aims to explore the implementation of Realistic Mathematics Education based on kompang in teaching circle concepts at the elementary school level. A qualitative approach employing a case study design was adopted. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, documentation, and analysis of instructional materials. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. This study is expected to provide an in-depth understanding of how kompang can serve as a meaningful contextual basis for implementing RME in teaching circle concepts, while offering practical insights into the integration of local cultural resources in elementary mathematics learning.