Sarpono Sarpono
Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Deskripsi Komunikasi Risiko pada Tenaga Kesehatan dalam Penanganan Covid-19 Tri Winugroho; Arief Budiarto; Sarpono Sarpono
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1: Desember 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i1.1064

Abstract

Penggunaan informasi yang tidak akurat akibat komunikasi risiko yang tidak maksimal pada saat krisis dapat menimbulkan berbagai dampak negatif di masyarakat yang tidak nyaman, merugikan, atau menyinggung komunitas tertentu di masyarakat dan menimbulkan diskriminasi terhadap penderita Covid-19 atau bahkan keluarga dan tenaga kesehatan. Teknik deskriptif kuantitatif dan pendekatan cross-sectional. Metode kuesioner google form digunakan sebagai instrumen dalam pengumpulan data dan variabel dalam penelitian ini adalah pengembangan dari lima pilar WHO International Health Regulation (IHR). Deskripsi karakteristik responden dikategorikan ke dalam beberapa kategori. Jenis kelamin didominasi oleh perempuan dengan persentase 69,5%. Rentang usia 25-30 tahun dan 41-45 tahun dengan persentase 24,1%, diploma didominasi 69,5%. Masa kerja didominasi 8-13 tahun sebesar 32,2%. Pekerjaan didominasi oleh pensiunan/pegawai non-PNS sebesar 59,8%. Tenaga kesehatan didominasi oleh perawat dengan persentase 86,2%. Komunikasi risiko dominan memiliki kategori rata-rata dengan persentase 74,4%.. Masih terdapat risiko mispersepsi dalam penyampaian komunikasi risiko dalam penanganan Covid-19 karena jaringan komunikasi yang ada belum sepenuhnya maksimal baik dari stakeholders hingga masyarakat maupun sebaliknya, masih ada celah kosong yang harus diperbaiki. sehingga penyampaian komunikasi risiko di masa yang akan datang dapat tersampaikan dengan baik. Masyarakat perlu diintensifkan terkait edukasi, sosialisasi komunikasi risiko selama pandemi.
KONSEP DINAMIK KEBAKARAN HUTAN DI RIAU Mushafatul Nurprawitanti; Sarpono Sarpono; Agus Wibowo; Larissa Jusivani; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Wilopo Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.1840-1844

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia merupakan permasalahan yang rutin terjadi setiap tahun, terutama pada musim kemarau.  Riau menduduki 3 besar dengan jumlah titik terbanyak atas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi, terdapat total 8.839 titik dari 2015-2018. Riau memiliki luas lahan gambut sekitar 3,9 juta hektar yang telah banyak beralih fungsi menjadi perkebunan. Sejak tahun 2016, operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau telah melibatkan penggunaan helikopter water bombing. Terdapat 4 helikopter water bombing, 2 pesawat air tractor water bombing, dan 1 pesawat casa hujan buatan yang dikerahkan untuk memadamkan api. Penggambaran konsep dinamik kebakaran hutan di Provinsi Riau menggunakan struktur model Causal Loop Diagram (CLD) dan Stock-Flow Diagram (SFD) terhadap penggunaan lahan melalui aplikasi Powersim Studio 10. Berdasarkan perilaku hasil simultan Tahun 2019 – 2022, dilihat bahwa dampak kebakaran yang ditimbulkan berkurang dikarenakan adanya upaya pemadaman api menggunakan water bombing. Adapun beberapa faktor penurunannya yakni : pengelolaan hutan yang lebih baik, pendekatan pencegahan, kebijakan perlindungan lingkungan, teknologi dan inovasi, kerjasama internasional, dan perubahan iklim. Hal tersebut juga sdejalan dengan alih fungsi lahan yang setiap tahunnya mengalami penurunan. Hal ini diasumsikan karena kebijakan perlindungan lingkungan, kesadaran lingkungan, perubahan struktural ekonomi, kesadaran pemerintah dan regulasi, perubahan iklim, dan tekanan populasi.